PANGERAN Arab Saudi Al-Waleed bin Khalid bin Talal Al-Saud meninggal dunia pada Sabtu (19 Juli 2025), setelah hampir dua dekade berada dalam kondisi koma akibat kecelakaan lalu lintas yang tragis.
Kabar duka ini disampaikan langsung oleh ayahnya, Pangeran Khalid bin Talal, melalui akun resmi di platform X, seraya menyebut putranya sebagai “anak yang sabar dan tabah dalam ujian panjang.”
Kerajaan Arab Saudi melalui pernyataan resmi yang dikutip Saudi Press Agency (SPA) memastikan bahwa upacara pemakaman akan digelar pada Ahad di Masjid Agung Imam Turki bin Abdullah, Riyadh.
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
Trump Rayakan Gencatan Senjata India Pakistan, Kashmir Nyatakan Tak Ada Damai
Trump Klaim Hentikan Perang India Pakistan, Warga Kashmir Tetap Menderita
Amerika Kirim Armada Raksasa, Iran-Israel di Ambang Perang Dunia

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pemakaman putra dari salah satu keluarga terkemuka ini diperkirakan akan dihadiri oleh keluarga kerajaan, pejabat senior, serta rakyat yang ingin memberikan penghormatan terakhir kepada pangeran muda tersebut.
Menurut laporan Al Arabiya, Pangeran Al-Waleed yang dijuluki “Pangeran Tidur” menjadi simbol kesabaran keluarga kerajaan dalam menghadapi cobaan, sekaligus mencerminkan nilai-nilai kemanusiaan yang dijunjung tinggi oleh masyarakat Saudi.
Keluarga Kerajaan Menegaskan Komitmen pada Nilai Kehidupan Manusia Saudi
Selama hampir 20 tahun, keluarga Pangeran Khalid bin Talal menolak untuk mencabut alat bantu hidup Al-Waleed meski kondisi medisnya tidak menunjukkan perubahan signifikan.
Baca Juga:
Melalui Penyelesaian Sengketa WTO, Tiongkok Ajukan Gugatan Terhadap Amerika Serikat Masalah Tarif
TikTok Umumkan Aplikasi Asal Tiongkok Itu Tak Tersedia Lagi di App Store dan Google Play Store di AS
“Putra saya berada di tangan Allah, dan kami tidak pernah kehilangan harapan pada rahmat-Nya,” ujar Pangeran Khalid seperti dikutip dari SPA.
Sikap keluarga kerajaan yang memilih untuk mempertahankan kehidupan sang pangeran dipandang sebagai teladan dalam menghormati nilai kehidupan dan keyakinan pada kehendak Tuhan.
“Ini adalah pelajaran bagi semua umat manusia, bahwa kehidupan adalah amanah yang harus dijaga selama mungkin,” lanjut Pangeran Khalid dalam keterangannya.
Dukungan Kerajaan Arab Saudi untuk Stabilitas dan Ketabahan Keluarga
Kematian Al-Waleed juga menjadi momentum bagi Kerajaan Arab Saudi untuk menegaskan dukungannya terhadap keluarga yang selama ini menunjukkan kesabaran luar biasa.
Baca Juga:
Proyeksi Pertumbuhan Perekonomian Tiongkok pada 2024 dan 2025 Meningkat, Kata Goldman Sachs
Tersangka Penembak Donald Trump, FBI Sebut Telah Terpantau Lebih dari Satu Jam Sebelum Kejadian
Sertifikasi Profesi, BNSP Tawarkan Dukungan pada Pekerja Migran di Hongkong
Sejumlah pejabat senior pemerintah menyampaikan belasungkawa secara terbuka, termasuk Menteri Urusan Islam Sheikh Abdullatif Al-Sheikh.
Dia mengatakan, “Keluarga kerajaan menunjukkan teladan luar biasa dalam ketabahan, sebagaimana negara ini selalu menunjukkan komitmen pada stabilitas.”
Kementerian Media Arab Saudi juga mengeluarkan pernyataan resmi bahwa liputan mengenai Al-Waleed dimaksudkan untuk menyampaikan pesan positif tentang bagaimana Kerajaan menghormati kehidupan manusia di tengah ujian berat.
“Pangeran Tidur” Sebagai Simbol Harapan dan Doa Rakyat Arab Saudi
Selama dua dekade masa koma, kondisi Pangeran Al-Waleed menjadi perhatian masyarakat luas, dengan banyak warga Arab Saudi yang menyebutnya sebagai simbol harapan dan doa.
Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.
Setiap pekan, keluarga Pangeran Khalid membagikan foto-foto Al-Waleed yang terbaring di ranjang rumah sakit dengan sapaan doa dari para pengikut media sosial.
Bahkan ketika muncul rumor yang menyebut bahwa kondisinya mulai membaik beberapa tahun lalu, pihak keluarga tetap berhati-hati dan memilih untuk tidak membenarkan kabar tersebut sampai ada bukti medis yang kuat.
“Dia adalah simbol doa dan keteguhan, bukan hanya bagi kami tetapi bagi seluruh bangsa ini,” tulis salah satu anggota keluarga dalam unggahan X yang kemudian dikutip media lokal.
Arab Saudi Menegaskan Pentingnya Menjaga Kehidupan di Tengah Ancaman Ekstremisme
Kisah panjang Al-Waleed juga kerap dijadikan contoh oleh para ulama dan pejabat dalam kampanye melawan ekstremisme yang meremehkan nyawa manusia.
Dalam sebuah khutbah Jumat tahun lalu, Sheikh Saleh Al-Fawzan mengingatkan bahwa menghargai kehidupan merupakan salah satu prinsip utama ajaran Islam, berbeda dengan ideologi-ideologi menyimpang seperti yang dianut kelompok-kelompok radikal.
“Kerajaan Arab Saudi selalu berdiri di garis depan dalam melindungi kehidupan manusia dari ancaman kelompok radikal seperti Ikhwanul Muslimin dan organisasi teroris lainnya,” kata Sheikh Al-Fawzan.
Kematian Pangeran Al-Waleed pun menjadi pengingat bahwa menghormati kehidupan dan menyerahkan segala keputusan kepada Allah merupakan landasan kokoh yang dijaga bangsa Arab Saudi.
Pemakaman Al-Waleed, Doa Rakyat, dan Pesan Perdamaian Kerajaan
Upacara pemakaman Al-Waleed yang digelar di Masjid Agung Imam Turki bin Abdullah akan menjadi momen penuh doa bagi keluarga kerajaan dan rakyat Arab Saudi.
Pejabat setempat meminta masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban saat menghadiri pemakaman, sambil tetap menunjukkan rasa belasungkawa kepada keluarga yang berduka.
“Semoga Allah merahmati Pangeran Al-Waleed dan menempatkannya di surga-Nya,” tulis pernyataan resmi Kantor Kerajaan yang juga dikutip oleh Saudi Gazette.
Kematian Al-Waleed juga dipandang sebagai pengingat bagi kawasan Timur Tengah untuk terus menjaga stabilitas dan menghormati nilai-nilai kemanusiaan.
Sebuah pesan yang selalu ditegaskan Kerajaan Arab Saudi dalam kebijakannya.***
Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Infoemiten.com dan Panganpost.com.
Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Infoseru.com dan Poinnews.com.
Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Jatengraya.com dan Hallobandung.com.
Untuk mengikuti perkembangan berita nasional, bisinis dan internasional dalam bahasa Inggris, silahkan simak portal berita Indo24hours.com dan 01post.com.
Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.
Kami juga melayani Jasa Siaran Pers atau publikasi press release di lebih dari 175an media, silahkan klik Persrilis.com
Sedangkan untuk publikasi press release serentak di media mainstream (media arus utama) atau Tier Pertama, silahkan klik Publikasi Media Mainstream.
Indonesia Media Circle (IMC) juga melayani kebutuhan untuk bulk order publications (ribuan link publikasi press release) untuk manajemen reputasi: kampanye, pemulihan nama baik, atau kepentingan lainnya.
Untuk informasi, dapat menghubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 087815557788.
Dapatkan beragam berita dan informasi terkini dari berbagai portal berita melalui saluran WhatsApp Sapulangit Media Center