404 Not Found
Maaf, halaman yang anda cari tidak tersedia atau URL yang Anda inputkan salah
Huawei Luncurkan Intelligent RAIL 2.0, Percepat Transformasi Digital di Sektor Perkeretaapian Global
BERLIN, 30 September 2026 /PRNewswire/ — Huawei memperkenalkan Intelligent RAIL 2.0, solusi generasi baru yang mendukung transformasi cerdas di industri perkeretaapian global, dalam ajang InnoTrans 2026 yang digelar pada 22–25 September. Dalam peluncuran tersebut, Huawei mempertemukan asosiasi industri seperti UIC (International Union of Railways) dan UITP (International Association of Public Transport), bersama pelanggan dan mitra ekosistem dari berbagai negara, untuk membahas arah masa depan industri perkeretaapian.
Jean-Michel Evanghelou, Director Digital Systems & Innovation, and Financial Control & Project Operations dari UIC, mengatakan, FRMCS akan menjadi langkah awal bagi operator kereta api dalam membangun fondasi digital yang kuat. Menurut dia, penerapan AI akan semakin berkembang dan terintegrasi dengan sistem inti industri perkeretaapian sehingga standardisasi penerapan AI juga menjadi semakin penting.
Mohamed Mezghani, Secretary-General, UITP, dan Lidia Signor, Head, Multimodal Transport, UITP, turut hadir dalam acara tersebut. Lidia Signor menyampaikan paparan bertajuk "Global Metro AI Intelligence and Automation". Dalam paparannya, ia menjelaskan, UITP bersama China Association of Metro (CAMET) telah menerbitkan laporan riset "AI-Driven Smart Rail Transport". Laporan tersebut mengulas penerapan solusi AI dalam berbagai aspek, mulai dari pembangunan hingga pengoperasian dan pemeliharaan kereta api perkotaan yang berkontribusi terhadap peningkatan efisiensi operasional dan keselamatan sistem transportasi kereta api.

President of Huawei’s Smart Rail BU, Raymond Zuo
Dalam paparannya, Raymond Zuo, President, Smart Rail BU, Huawei, mengatakan, perkembangan menuju era teknologi cerdas mendorong semakin banyak pemangku kepentingan mengintegrasikan teknologi digital dan cerdas ke dalam proses bisnis inti guna mengatasi berbagai persoalan lama di industri. Menurut dia, perubahan tersebut akan terlihat di berbagai lini: infrastruktur akan beralih dari GSM-R ke FRMCS, pemeliharaan peralatan yang bergerak menuju pendekatan berbasis kondisi dan prediktif, angkutan barang yang menuju model logistik berbasis layanan secara terpadu dan mencakup transportasi multimoda, sedangkan layanan penumpang mengarah pada pengalaman perjalanan yang lebih lancar. Di sisi lain, pembangunan infrastruktur juga akan semakin memanfaatkan teknologi digital dan cerdas untuk meningkatkan keselamatan serta efisiensi operasional.
Berbekal pengalaman menerapkan inovasi bersama pelanggan terkemuka di berbagai negara, Huawei memperkenalkan strategi inovasi "intelligent RAIL". Strategi ini memanfaatkan teknologi digital dan cerdas untuk meningkatkan empat aspek utama perkeretaapian, yakni keselamatan (Reliable), efisiensi (Automated), layanan terintegrasi (Integrated-serviced), dan evolusi jangka panjang (Long-termed). Dalam ajang tersebut, Huawei juga memperkenalkan intelligent RAIL 2.0, generasi terbaru yang mencakup 20 solusi berbasis skenario. Solusi tersebut mencakup tiga area utama, yakni pembangunan, transportasi penumpang dan barang, serta pemeliharaan fasilitas dan peralatan, untuk menjawab berbagai tantangan yang telah lama dihadapi industri. Huawei mengembangkan solusi ini bersama para mitra dengan pembagian peran yang jelas: Huawei menangani platform komunikasi dan digital, sedangkan mitra berfokus pada aplikasi industri. Dengan pendekatan tersebut, solusi dapat dirancang secara modular dan dikombinasikan sesuai kebutuhan pelanggan serta skenario bisnis tertentu.
Hingga kini, Huawei telah melayani lebih dari 50 pelanggan utama sektor perkeretaapian di seluruh dunia dan lebih dari 300 jalur kereta perkotaan dengan cakupan lebih dari 180.000 kilometer jalur. Selain menjadi penyedia produk TIK terkemuka secara global, Huawei juga memosisikan diri sebagai mitra dalam transformasi digital di era teknologi cerdas. Ke depan, Huawei akan melanjutkan strategi "platform + ekosistem" dengan memperkuat kerja sama bersama pelanggan dan mitra global, memperdalam kolaborasi industri, mengikuti perkembangan teknologi di sektor perkeretaapian, serta mendorong penerapan teknologi mutakhir pada berbagai skenario perkeretaapian. Melalui pengembangan dan inovasi solusi secara berkelanjutan, Huawei menargetkan transportasi kereta api global bergerak menuju masa depan yang lebih aman, efisien, dan ramah lingkungan.
DongCheng Tercantum dalam Daftar “Asia’s 500 Most Influential Brands” Selama Tiga Tahun Berturut-turut
NANTONG, Tiongkok, 30 September 2026 /PRNewswire/ — DongCheng, produsen perkakas listrik profesional, kembali tercantum dalam daftar "Asia’s 500 Most Influential Brands" untuk ketiga kalinya. Perusahaan tersebut kini menempati peringkat ke-452 di Asia, serta menjadi satu-satunya perusahaan dari industri perkakas listrik Tiongkok yang tercatat dalam daftar itu selama tiga tahun berturut-turut.
DongCheng Named to Asia’s 500 Most Influential Brands for Third Consecutive Year
Kinerja tersebut mencerminkan posisi DongCheng yang terus mempertahankan status sebagai pemimpin pasar.
Penjualan Tertinggi di Asia, Terverifikasi Frost & Sullivan
Frost & Sullivan menobatkan DongCheng sebagai merek dengan volume penjualan terbesar di pasar perkakas listrik Asia selama tiga tahun berturut-turut pada 2022–2024. Pada periode yang sama, DongCheng juga menduduki peringkat pertama dunia berdasarkan volume penjualan angle grinder selama tiga tahun berturut-turut.
Di pasar Tiongkok, DongCheng telah menempati posisi pertama berdasarkan volume penjualan selama 13 tahun berturut-turut. Pada 2025, pendapatan penjualan perusahaan mencapai RMB6,865 miliar atau sekitar US$960 juta. Dari jumlah tersebut, RMB1,379 miliar atau sekitar US$193 juta berasal dari pasar luar negeri. Sepanjang tahun lalu, DongCheng menjual 29,47 juta unit perkakas listrik.
Lebih dari 3.300 Pengajuan Paten dan 900 Model Produk
Portofolio DongCheng kini mencakup berbagai kategori, mulai dari perkakas listrik, peralatan berkebun, dan perkakas tangan hingga aksesori, dengan lebih dari 900 model. Perusahaan terus meningkatkan investasi R&D yang berfokus pada teknologi inti, termasuk motor, baterai, dan sistem kendali elektronik. Hingga akhir 2025, DongCheng telah mengajukan lebih dari 3.300 permohonan paten di seluruh dunia. Jumlah tersebut mencakup lebih dari 1.200 permohonan paten invensi dan lebih dari 140 paten internasional PCT. Produk DongCheng telah dipasarkan di lebih dari 80 negara dan wilayah, dengan dukungan lebih dari 10.000 brand corner eksklusif di toko-toko luar negeri.
Tentang DongCheng
Didirikan pada 1995 dan berkantor pusat di Nantong, Tiongkok, Jiangsu Dongcheng Power Tools Co., Ltd. menaungi merek DongCheng, DCA untuk kebutuhan profesional, serta DCK untuk aplikasi industri heavy-duty. Untuk ketiga kalinya secara berturut-turut, DongCheng tercantum dalam daftar "The Asia’s 500 Most Influential Brands". Pencapaian ini mencerminkan kekuatan merek serta kemampuan perusahaan menjalankan pengembangan berkelanjutan, serta menegaskan hasil inovasi dan pengembangan merek DongCheng dalam jangka panjang.
Informasi lebih lanjut: https://global.dongcheng.com
Segway Powersports Ajak Media dan Kreator Konten Amerika Latin dan Kanada Menjelajahi Proses Produksi hingga Medan “Off-Road”
CHANGZHOU, Tiongkok, 30 September 2026 /PRNewswire/ — Segway Powersports mengajak 14 perwakilan media dan kreator konten asal Kanada, Cile, Peru, Panama, Brasil, dan Argentina untuk mengikuti ajang SEGWAY POWERSPORTS CHINA TOUR-2026 LATAM & CANADA EDITION pada 14–19 September. Program ini membawa peserta melihat langsung proses produksi di balik layar sekaligus menjajal seluruh lini kendaraan off-road di berbagai medan.
Rangkaian kegiatan dimulai dari fasilitas produksi Segway Powersports di Changzhou, Tiongkok. Para peserta menyaksikan proses produksi dan perakitan, pengujian kendaraan, hingga pemeriksaan akhir. Kunjungan ini memberikan gambaran langsung mengenai proses manufaktur, pengendalian mutu, serta sistem penelusuran produk yang diterapkan pada kendaraan Segway Powersports.
Perjalanan peserta kemudian berlanjut ke Kabupaten Keping, Aksu, Xinjiang. Di sana, peserta membawa seluruh lini kendaraan Segway Powersports melintasi medan gurun, jalur berkerikil, hingga lintasan air. Kesempatan mengendarai berbagai model dalam kondisi berbeda membuat peserta merasakan langsung penyaluran tenaga, pengendalian, kemampuan kendaraan saat menghadapi berbagai medan, begitu pula dengan kenyamanannya. Pengalaman tersebut memberikan gambaran langsung tentang hubungan antara proses produksi dan performa kendaraan di kondisi nyata.

Segway Powersports off-road test drive
Tak hanya mengunjungi pabrik dan menjajal kendaraan, program ini juga membuka ruang pertukaran informasi antara Segway Powersports dan para tamu internasional. Peserta berbagi pandangan mengenai kondisi medan berkendara di wilayah masing-masing, ekspektasi pengguna, serta kebutuhan produk dengan tim pemasaran, produk, R&D, dan layanan purnajual Segway Powersports. Masukan dari enam pasar tersebut lalu menjadi bagian dari pembahasan bersama.
"Melihat langsung proses pembuatan kendaraan tentu berbeda dengan merasakan performanya di medan nyata," kata Ethan Zhang, Vice President, Marketing & Sales, Segway Powersports. "Dengan menggabungkan kedua pengalaman tersebut, kami ingin memberikan pemahaman yang lebih utuh kepada media dan kreator konten mengenai produk kami. Pada saat yang sama, perspektif lokal dari mereka membantu kami memahami kebutuhan pengendara di berbagai pasar dengan lebih baik."
Segway Powersports berencana memperluas program serupa ke lebih banyak pasar. Langkah ini dapat mempererat hubungan dengan media dan kreator konten sekaligus membawa perspektif pengguna di lapangan ke dalam pengembangan produk dan layanan secara berkelanjutan.
Tentang Segway Powersports
Segway merupakan pemimpin solusi micro-mobility, powersport, dan consumer robotic di pasar global yang dikenal atas inovasi serta produk berorientasi pengguna. Segway Powersports secara khusus berfokus pada desain dan manufaktur kendaraan powersport generasi baru, termasuk ATV (all-terrain vehicle) dan kendaraan side-by-side (SxS) untuk kebutuhan utilitas maupun olahraga. Sebagai perusahaan teknologi mutakhir, Segway Powersports mengintegrasikan rantai pasok unggulan dengan kemampuan manufaktur mandiri, serta mengelola seluruh siklus hidup produk—mulai dari riset dan pengembangan hingga penjualan dan layanan purnajual.
Informasi lebih lanjut: https://powersports.segway.com
Greta Garbo kembali-membintangi inisiatif SKF untuk mengatasi gesekan
GOTHENBURG, Swedia, 30 September 2026 /PRNewswire/ — Greta Garbo kembali ke SKF. Lebih dari seabad setelah kampanye pertamanya untuk mempromosikan SKF, salah satu figur paling ikonis pada zaman kita kembali menjadi wajah perusahaan. Dengan menggunakan teknologi AI, sosok Garbo telah diciptakan kembali. Kali ini, ia menarik perhatian pada bantalan magnet inovatif yang berpotensi menghilangkan gesekan sepenuhnya. Pada saat yang sama, SKF memperkenalkan kembali model pembayaran yang dipelopori perusahaan pada tahun 1919.

SKF Pay like it’s 1919 – with your energy savings. Global campaign featuring Greta Garbo and SKF Magnetic bearing solutions.
Sebelum menjadi ikon global, Greta Garbo tampil dalam salah satu film kampanye industri Swedia yang ditujukan kepada khalayak internasional. SKF merupakan salah satu perusahaan yang ditampilkan dalam film tersebut. Namun, bagi SKF, Garbo tidak hanya merepresentasikan hubungan historis dengan masa-masa awal perusahaan. Perjalanan hidupnya mencerminkan nilai-nilai yang selalu menjadi pendorong SKF: tekad untuk terus berpikir secara berbeda dan keberanian untuk menantang kebiasaan yang telah mapan seiring perubahan dunia. Saat ini, sekitar 20 persen energi global digunakan untuk mengatasi gesekan pada mesin dan proses industri. Hal ini menjadikan gesekan sebagai salah satu tantangan terbesar dunia dalam bidang keberlanjutan. Untuk mengatasi tantangan ini, SKF telah mengembangkan teknologi tanpa gesekan.
""Industri menghadapi tuntutan yang semakin besar untuk mengurangi konsumsi energi, meningkatkan daya saing, dan memenuhi kebutuhan operasional yang semakin intensif dalam penggunaan energi. Bantalan magnetik inovatif kami yang menggunakan prinsip levitasi menghilangkan gesekan sepenuhnya. Namun, seperti yang kami lakukan seabad lalu, kami perlu menemukan cara baru untuk mengurangi hambatan penerapan dan membuat teknologi ini lebih mudah diakses", ujar Rickard Gustafson, Presiden dan CEO.
Tantangan ini bukanlah hal baru. Pada tahun 1919, SKF telah menghadapi situasi serupa. Solusi yang ditawarkan memungkinkan pelanggan membiayai investasi mereka melalui penghematan energi yang dihasilkan oleh teknologi tersebut dari waktu ke waktu. Kini, SKF kembali menerapkan prinsip yang sama untuk membuat teknologi hemat energi generasi berikutnya lebih mudah diakses serta mempercepat penerapan solusi yang mengurangi konsumsi energi dan dampak terhadap iklim.
"Hanya sedikit perusahaan di dunia yang lebih unggul dalam mengatasi gesekan dibandingkan SKF. Namun, memiliki teknologi paling inovatif atau model pembayaran yang paling berorientasi pada pelanggan saja tidaklah cukup. Cara kami berkomunikasi juga harus sama inovatif dan inspiratifnya. Dengan menghadirkan kembali Greta, kami berharap dapat membuka lebih banyak mata terhadap teknologi tanpa gesekan dan hemat energi. Terkadang, kita perlu melihat ke belakang untuk menemukan jalan terbaik ke depan," ujar Per Nilsson, Kepala Global Komunikasi dan Merek.
Bantalan magnetik SKF digunakan di pusat data, sistem pendingin, aplikasi semikonduktor, dan berbagai aplikasi lain yang membutuhkan banyak energi. Dengan melayangkan poros yang berputar dalam medan magnet tanpa kontak fisik, teknologi ini dapat mengurangi konsumsi energi, keausan, dan kebutuhan pemeliharaan, sekaligus meningkatkan ketersediaan operasional.
Jika dipadukan dengan pemantauan kondisi berbasis AI, teknologi ini juga memberikan wawasan operasional untuk pengelolaan aset yang lebih cerdas. Dengan menggabungkan teknologi hemat energi, kecerdasan digital, dan model bisnis baru, SKF bertujuan mengurangi hambatan investasi serta mempercepat penerapan solusi yang lebih kompetitif dan berkelanjutan.
Inisiatif ini dikembangkan melalui kolaborasi dengan keluarga Greta Garbo dan Harriet Brown & Company Inc., yang dukungannya memastikan warisan Greta Garbo dikelola secara bertanggung jawab.
Baca lebih lanjut tentang inisiatif ini di sini: http://www.skf.com/fighting-friction
Sejak tahun 1907, SKF telah memproduksi berbagai bantalan, seal, sistem pelumasan, solusi pemantauan kondisi, dan layanan paling inovatif di dunia untuk mengurangi gesekan. Lebih sedikit gesekan berarti lebih sedikit energi yang dibutuhkan. Dengan menguranginya, kami menjadikan industri lebih cerdas, kompetitif, dan hemat energi, sekaligus membangun masa depan yang lebih berkelanjutan agar kita semua dapat melakukan lebih banyak dengan sumber daya yang lebih sedikit. SKF hadir di sekitar 130 negara dan memiliki sekitar 17.000 lokasi distributor di seluruh dunia. Penjualan tahunan pada tahun 2025 mencapai SEK 91.583 juta, dengan jumlah karyawan sebanyak 37.271 orang. www.skf.com
® SKF is a registered trademark of the SKF Group.
CTM dan Huawei Luncurkan Jaringan IP Komunikasi QKD Terintegrasi Pertama di Dunia, Perkuat Keamanan Digital di Greater Bay Area
MAKAU, 30 September 2026 /PRNewswire/ — CTM memperkuat strategi menghadapi tantangan keamanan jaringan pada era komputasi kuantum dengan mengadopsi strategi kuantum nasional. Perusahaan tengah mengembangkan kerangka keamanan berbasis kuantum sebagai fondasi jaringan komunikasi QKD terintegrasi, serta memperkuat seluruh sistem perlindungan terhadap transmisi data vital. CTM juga berencana menyediakan jaringan privat dengan sistem keamanan kuantum bagi sektor korporasi dan pemerintahan untuk membuka peluang pertumbuhan baru, mendukung "Digital Macao", serta memperkuat keamanan digital di seluruh Greater Bay Area. Bersama Huawei, CTM merintis pengembangan jaringan IP terintegrasi untuk komunikasi QKD, inovasi pertama di dunia, serta turut mendorong perkembangan rantai industri komputasi kuantum di kawasan tersebut.

Perkembangan pesat komputasi kuantum membawa perubahan besar pada lanskap keamanan jaringan global. Data terenkripsi yang sebelumnya membutuhkan waktu hingga triliunan tahun untuk dibobol sistem komputer konvensional kini berpotensi ditembus hanya dalam hitungan menit menggunakan komputasi kuantum. Ancaman tersebut menimbulkan tantangan yang luar biasa terhadap perlindungan aset digital vital dan data sensitif. Untuk memperkuat sistem keamanan digital Tiongkok, Rencana Pembangunan Lima Tahun Tiongkok Ke-15 menetapkan teknologi kuantum sebagai salah satu industri strategis masa depan.
CTM dan Huawei kini meluncurkan jaringan target komunikasi QKD terintegrasi pertama di dunia. Teknologi ini menggabungkan saluran kuantum, negosiasi, dan komunikasi dalam satu sistem, serta menyatukan jaringan komunikasi dan jaringan kuantum ke dalam satu jaringan. Integrasi tersebut membentuk fondasi jaringan komunikasi generasi baru dengan keamanan berbasis kuantum. Jaringan ini dirancang untuk melindungi layanan inti dan sensitif, termasuk layanan pemerintahan, transaksi keuangan, dan infrastruktur vital, dari ancaman komputasi kuantum sekaligus menjaga keamanan transmisi data secara terpadu.
Menurut CEO CTM Poon Fuk Hei, CTM selama ini berperan sebagai penggerak transformasi digital dan cerdas Makau, serta mitra tepercaya yang menjaga keamanan komunikasi. Ia menjelaskan, CTM telah lama berfokus pada pembangunan dan penguatan jaringan komunikasi lokal, serta ikut mendorong pengembangan dan penerapan fondasi jaringan yang menopang "Digital and Intelligent Macao". Sejalan dengan tujuan strategis nasional dan kebutuhan keamanan digital regional Makau, CTM secara proaktif membangun fondasi jaringan lokal dengan keamanan kuantum dan mempercepat penerapan teknologi keamanan kuantum mutakhir di Makau.
Leon Wang, President, Data Communication Product Line, Huawei, mengatakan, keamanan dan ketahanan merupakan salah satu dari tiga karakteristik utama jaringan IP bearer. Dalam aspek keamanan kuantum yang menjadi bagian penting dari keamanan dan ketahanan jaringan, Huawei terus berinvestasi dan berinovasi di bidang perangkat keras, perangkat lunak, algoritma, dan teknologi terkait lainnya. Huawei, misalnya, menjadi pelopor router pertama di industri yang dilengkapi QKD terintegrasi. Inovasi tersebut membantu operator menekan total biaya kepemilikan (TCO) hingga lebih dari 60%. Teknologi ini juga membantu CTM membangun fondasi jaringan dengan keamanan kuantum melalui integrasi komunikasi QKD sehingga memperkuat perlindungan bagi transformasi digital serta transmisi data inti milik pelanggan pemerintah dan perusahaan.
Ke depan, CTM dan Huawei akan memperluas kemitraan strategis dalam pengembangan industri dan inovasi teknologi. Kedua perusahaan juga akan merancang produk khusus untuk jaringan privat dengan keamanan kuantum sekaligus mempercepat penerapannya pada jaringan yang telah beroperasi. Dengan memanfaatkan keunggulan geografis dan keahlian teknis Makau, CTM dan Huawei akan mendorong pengembangan bersama, inovasi teknologi, serta penerapan teknologi keamanan kuantum di kawasan Guangdong-Hong Kong-Macao Greater Bay Area. Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat fondasi keamanan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi digital yang bermutu tinggi.
RevitaLash® Cosmetics Memperkenalkan RevitaLash Peptide Complex+ Time Release Eyelash Conditioner, Serum Bulu Mata Revolusioner Tanpa Kandungan Analog Prostaglandin
Dikembangkan oleh dokter spesialis mata dan teruji secara klinis, formula baru dengan kekuatan peptida ini memadukan teknologi pelepasan bertahap yang canggih dengan perawatan intensif untuk bulu mata
VENTURA, California, 30 September 2026 /PRNewswire/ — RevitaLash® Cosmetics, pemimpin yang diakui secara internasional dalam perawatan bulu mata, alis, dan rambut, kembali menghadirkan inovasi dalam perawatan bulu mata melalui peluncuran RevitaLash Peptide Complex+ Time Release Eyelash Conditioner, serum perawatan bulu mata multipeptida pertama di dunia dengan teknologi pelepasan bertahap yang dikembangkan oleh dokter spesialis mata.

RevitaLash Peptide Complex+ Time Release Eyelash Conditioner
Didukung oleh teknologi berbasis sains dan telah teruji secara klinis, formula baru ini menghadirkan perawatan intensif bagi konsumen yang mendambakan bulu mata yang tampak lebih kuat, sehat, tebal, dan tidak mudah rapuh, tanpa menggunakan prostaglandin.
Formula ini mengandalkan RevitaLash Peptide Complex yang mengandung Revitasome® Technology, Troxerutin, dan MP17, perpaduan antioksidan pelindung dan peptida sinyal biomimetik yang dihantarkan secara bertahap melalui sistem liposomal. Dirancang untuk bekerja secara bertahap selama delapan jam agar terserap secara lembut dan optimal oleh bulu mata, formula kaya peptida dan nutrisi ini membantu membuat bulu mata tampak lebih bervolume secara alami sekaligus memperkuatnya sehingga tampak tidak mudah rontok dan patah. Hasilnya, bulu mata tampak lebih berkilau, kuat, lentur, dan terawat indah.
"Kami bangga memperkenalkan inovasi pertama di kelasnya ini sebagai bagian terbaru dari rangkaian serum bulu mata kami. Dengan memadukan sains mutakhir dan teknologi pelepasan bertahap yang inovatif, formula ini dirancang untuk menjawab kebutuhan konsumen masa kini yang terus berkembang," ujar Lori Jacobus, Presiden dan Global CMO RevitaLash® Cosmetics. "RevitaLash Peptide Complex+ menawarkan cara baru untuk mendapatkan bulu mata yang tampak lebih kuat, sehat, dan terawat indah, dengan tetap menghadirkan performa, inovasi, dan keahlian yang telah menjadi andalan konsumen dari RevitaLash Cosmetics."
Dalam studi konsumen selama 12 minggu yang melibatkan 160 pengguna, RevitaLash Peptide Complex+ menunjukkan hasil nyata dalam meningkatkan tampilan dan kondisi bulu mata. Hanya dalam enam minggu, 90% peserta melaporkan bahwa bulu mata mereka tampak lebih baik dan 90% menyatakan bulu mata mereka terlihat lebih sehat. Selain itu, 89% peserta merasakan tampilan bulu mata yang lebih baik setelah enam minggu, meningkat menjadi 92% setelah 12 minggu. Sebanyak 89% peserta juga merasa bulu mata mereka lebih terawat setelah enam minggu, dan angkanya meningkat menjadi 96% setelah 12 minggu.
Peluncuran ini menambah pilihan dalam rangkaian kondisioner bulu mata tepercaya dari RevitaLash Cosmetics, yang mencakup RevitaLash® Advanced, RevitaLash® Advanced Sensitive, dan RevitaLash® Advanced Pro Eyelash Conditioner. Dengan demikian, konsumen kini memiliki lebih banyak pilihan produk perawatan bulu mata berbasis sains dari RevitaLash Cosmetics.
RevitaLash Peptide Complex+ dikembangkan oleh dokter spesialis mata, telah ditinjau oleh dokter spesialis kulit, serta bersifat hipoalergenik, tidak menyebabkan iritasi, ramah vegan, dan bebas dari pengujian pada hewan. Formula ini juga diformulasikan tanpa kandungan paraben, ftalat, gluten, minyak, dan analog prostaglandin.
RevitaLash Peptide Complex+ Time Release Eyelash Conditioner (4,0 mL / 0,135 fl. oz.) ditawarkan dengan harga eceran yang disarankan sebesar $90,00 dan akan tersedia secara global mulai 1 Oktober 2026 melalui salon dan spa resmi, peritel khusus, serta revitalash.com.
Tentang RevitaLash® Cosmetics
RevitaLash Cosmetics merupakan pemimpin global dalam menghadirkan rangkaian produk kecantikan premium dan inovatif untuk bulu mata, alis, dan rambut. Didirikan pada 2006 oleh dokter spesialis mata Michael Brinkenhoff, M.D., merek ini lahir dari keinginannya untuk membantu sang istri tetap merasa cantik selama berjuang melawan kanker payudara. Kini, RevitaLash Cosmetics hadir di lebih dari 70 negara dan telah dikenal secara global berkat produk-produknya yang memenangkan berbagai penghargaan, inovasi terdepan, komitmen terhadap keamanan, serta kepeduliannya dalam mendukung berbagai inisiatif kanker payudara. Melalui komitmen jangka panjang Eternally Pink®, RevitaLash Cosmetics telah memberikan kontribusi lebih dari $14 juta hingga saat ini.
Cambridge English Educational Partners Dukung Kemampuan Bahasa Inggris Pelajar Usia Dini Malaysia pada Era AI
SINGAPURA, 30 September 2026 /PRNewswire/ — Perkembangan akal imitasi (AI) mendorong taman kanak-kanak dan sekolah bahasa di Malaysia untuk memperkuat kemampuan berkomunikasi pelajar usia dini dalam bahasa Inggris sebagai bekal menghadapi kebutuhan masa depan.
Cambridge English Educational Partners mendukung upaya tersebut melalui pendekatan terpadu dalam proses belajar dan mengajar, serta asesmen bahasa Inggris. Selain itu, para mitra memanfaatkan buku dan materi belajar, program pelatihan dan kualifikasi guru, serta tes dan ujian Cambridge English yang telah diakui secara global. Dengan pendekatan ini, Cambridge English turut memperkuat standar pembelajaran sekaligus membantu pelajar usia dini mengembangkan dan membuktikan kemampuan bahasa Inggris.
Jacelyn Tan, Academic Principal, KLC Language Centre, salah satu Cambridge English Educational Partner di Malaysia, menjelaskan langkah lembaganya dalam mempersiapkan anak-anak sejak usia dini untuk menghadapi masa depan yang semakin dipengaruhi teknologi AI.
"Berbeda dari pusat bahasa pada umumnya di Malaysia, KLC menghadirkan lingkungan belajar yang terarah dengan jumlah siswa yang terbatas dalam setiap kelas. Pendekatan ini memadukan pendampingan guru secara intensif dengan kurikulum yang terstruktur dan unik. Dengan demikian, anak-anak usia dini dapat membangun kepercayaan diri dalam berkomunikasi sehari-hari, serta memperoleh kualifikasi berstandar global melalui Cambridge English."
Tan Shi Yunn, Deputy Head, Kindergartens, Young’s Kingdom, menjelaskan pemanfaatan sumber daya Cambridge English oleh jaringan taman kanak-kanak tersebut untuk mendukung pembelajaran bahasa Inggris anak-anak usia 3–6 tahun.
"Kurikulum kami menggabungkan pembelajaran tematik dengan berbagai kegiatan praktik yang mendorong kreativitas, kemampuan memecahkan masalah, dan rasa ingin tahu. Melalui eksplorasi yang dibimbing pengajar kami, anak-anak dapat menikmati proses belajar dan menumbuhkan kecintaan terhadap sekolah.
"Kami mendukung perkembangan anak secara holistis dengan menyeimbangkan aspek akademik, emosional, sosial, dan fisik.
"Integrasi sumber daya Cambridge English ke dalam kurikulum Young’s Kingdom telah meningkatkan kualitas belajar-mengajar bahasa Inggris. Materi yang terstruktur, asesmen, serta kesempatan pengembangan profesional bagi guru membantu siswa kami membangun kepercayaan diri, kemampuan berkomunikasi, dan kesiapan akademik dalam bahasa Inggris."
Kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Inggris menjadi salah satu bekal penting bagi anak-anak untuk menghadapi masa depan. Cambridge English Educational Partners mendukung institusi seperti KLC Language Centre dan Young’s Kingdom melalui materi belajar, pengembangan kompetensi guru, serta kualifikasi yang diakui secara global untuk memperkuat kualitas belajar-mengajar bahasa Inggris.
KLC Language Centre, Malaysia
Kelas dengan Jumlah Siswa Terbatas: KLC menerapkan kelas dengan jumlah siswa terbatas agar guru dapat memberikan pendampingan secara lebih intensif melalui kurikulum yang terstruktur. Pendekatan ini membantu anak-anak mengikuti tahapan CEFR dan mencapai tahapan asesmen Cambridge dalam waktu hanya empat bulan.
Kepercayaan Diri dalam Komunikasi Sehari-hari: Pengajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa dan pendekatan pembelajaran yang terstruktur membantu anak-anak membangun kepercayaan diri untuk berkomunikasi dalam situasi sehari-hari, serta memperoleh kualifikasi yang diakui secara internasional.
"Sebagai Cambridge English Educational Partner pertama di Malaysia, kerja sama jangka panjang kami dengan Cambridge turut meningkatkan standar literasi di seluruh cabang KLC. Kami mengintegrasikan kerangka pembelajaran Cambridge English ke dalam pembelajaran digital maupun kegiatan di kelas untuk membantu puluhan ribu anak usia dini meraih kualifikasi yang diakui secara global. Asesmen Cambridge juga memberikan tolok ukur yang jelas dan terukur bagi orang tua untuk memahami kemampuan bahasa Inggris anak berdasarkan standar internasional."
Jacelyn Tan
Academic Principal
Young’s Kingdom, Malaysia
Young’s Kingdom merupakan jaringan lembaga pendidikan anak usia dini dan taman kanak-kanak swasta di Johor Bahru, Malaysia, yang menyediakan pendidikan holistis bagi anak-anak berusia 3 hingga 6 tahun.
Belajar Sambil Bermain
Kegiatan tematik dan praktik langsung mengasah kreativitas, kemampuan memecahkan masalah, rasa ingin tahu, serta minat anak untuk terus belajar.
Kemampuan Tiga Bahasa
Anak-anak mempelajari bahasa Inggris, bahasa Melayu, dan Mandarin. Bahasa Inggris menjadi bahasa utama dalam berkomunikasi.
Fondasi Akademik yang Kuat
Program utama mencakup bahasa, Matematika, Sains, Jolly Phonics, serta Cambridge English bagi anak usia 6 tahun sebagai bekal memasuki sekolah dasar.
"Integrasi sumber daya Cambridge English telah memperkuat kualitas pengajaran bahasa Inggris kami. Materi yang terstruktur, asesmen, dan pengembangan kompetensi guru membantu siswa membangun kepercayaan diri, kemampuan berkomunikasi, dan kesiapan akademik. Pada saat yang sama, para guru mendapatkan dukungan untuk menerapkan praktik pengajaran yang sesuai dengan standar internasional."
Teacher Tan Shi Yunn
Deputy Head of Kindergarten
EarthCare Foundation Gelar Subforum sebagai Rangkaian dari ASEAN-China Environmental Cooperation Forum 2026, Dorong Masyarakat Tangguh Hadapi Perubahan Iklim
NANNING, Tiongkok, 28 September 2026 /PRNewswire/ — EarthCare Foundation (ECF) turut menggelar subforum "Vision 2030 for a Resilient Future" sebagai rangkaian dari ASEAN-China Environmental Cooperation Forum 2026 yang berlangsung di Nanning, Guangxi, pada 16–17 September.

Ms. Ho Sau Fong delivered the keynote address.
Acara ini digelar bersama Kementerian Ekologi dan Lingkungan Hidup Tiongkok serta Pemerintah Daerah Otonom Guangxi Zhuang dengan dukungan Sekretariat ASEAN dan UNICEF China. Lebih dari 200 perwakilan otoritas lingkungan hidup asal Tiongkok dan negara-negara ASEAN, perwakilan diplomatik, organisasi internasional, lembaga penelitian, serta dunia usaha menghadiri acara ini. Telah digelar 15 kali sejak 2011, ajang regional ini memperkuat kerja sama di bidang lingkungan hidup antara ASEAN dan Tiongkok. Pihak penyelenggara juga meluncurkan "Framework of ASEAN-China Environmental Cooperation Strategy and Action Plan 2026–2030" dalam ajang tahun ini.
Subforum tersebut membahas ketahanan kota dalam menghadapi perubahan iklim, mata pencaharian yang berkelanjutan, serta ketahanan masyarakat pesisir. Menurut Direktur ECF Ho Sau Fong, Hong Kong berperan sebagai penghubung antara pengalaman di lapangan, riset, kebutuhan masyarakat, dan sumber daya filantropi di Tiongkok dan negara-negara ASEAN.
Didirikan di Hong Kong, Tiongkok, pada 2001, ECF telah mendukung lebih dari 100 proyek amal dengan total pendanaan lebih dari HK$300 juta. Kegiatan ECF meliputi pendidikan lingkungan hidup, pangan dan pertanian berkelanjutan, mata pencaharian yang berkelanjutan, serta pelestarian lingkungan hidup di Tiongkok dan Asia.
Ho memaparkan Climate-Friendly Rice Project yang dijalankan ECF sejak 2021 bersama sejumlah mitra di Yunnan, Sichuan, Heilongjiang, Hunan, Jiangxi, dan Guangdong. Melalui pembuatan alur dan guludan, pengelolaan air dan nutrisi secara terpadu, budi daya berbasis mulsa, serta penyesuaian mesin pertanian, peserta program dari kalangan rumah tangga dan koperasi berhasil meningkatkan hasil panen dan pendapatan setidaknya 10%. Program tersebut ikut memperkuat ketahanan peserta program dalam menghadapi kekeringan dan curah hujan tinggi.
Dr. Sudawadee Limpaibul, Programme Coordinator ECF, memaparkan program reboisasi ECF di Thailand, serta proyek berbasis masyarakat di desa-desa pesisir Indonesia. Ia menjelaskan bahwa ECF bekerja bersama mitra dan masyarakat setempat untuk memadukan program pelestarian alam dan mata pencaharian yang berkelanjutan dengan penguatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi risiko iklim dan lingkungan hidup.
Ke depan, ECF akan memperluas pertukaran pengetahuan antarmasyarakat, mempererat kerja sama berbasis komunitas, serta melibatkan pemerintah, lembaga penelitian, organisasi filantropi, sektor swasta, dan mitra masyarakat. ECF menilai bahwa masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat, namun juga berperan sebagai peserta dan mitra yang menciptakan pendekatan yang sesuai dengan kondisi setempat. Dengan menghubungkan hasil riset, kebutuhan masyarakat lokal, dan sumber daya filantropi, ECF berupaya mendorong aksi yang dipimpin masyarakat serta membangun kemitraan yang praktis dan berkelanjutan guna mewujudkan kawasan yang lebih berkelanjutan dan tangguh menghadapi perubahan iklim.
NARAHUBUNG:
Du Bowen
bwdu@earthcare.foundation
+852 5226 2940
Memperingati World School Milk Day, Tetra Pak Soroti Peran Teknologi dalam Memperkuat Program Pemberian Makanan di Sekolah
Berbekal pengalaman lebih dari 60 tahun dalam mendukung program pemberian makanan di sekolah, Tetra Pak bekerja sama dengan pelanggan dan mitra untuk menerapkan teknologi pengolahan dan pengemasan pangan yang mendukung penyaluran susu secara aman dan andal melalui program pemberian makanan di sekolah.
JAKARTA, Indonesia, 30 September 2026 /PRNewswire/ — Akses terhadap pangan yang aman dan bergizi merupakan hal penting di berbagai kondisi distribusi. Dengan pengalaman lebih dari 60 tahun dalam mendukung program pemberian makanan dan gizi di sekolah, bertepatan dengan World School Milk Day tahun ini, Tetra Pak membagikan bagaimana teknologi Ultra-High Temperature (UHT), kemasan aseptik, serta praktik keamanan pangan dapat membantu memperluas akses terhadap susu yang aman.

World School Milk Day
Tetra Pak telah mendukung program pemberian makanan di sekolah sejak 1962, dimulai di Meksiko, ketika keahlian Tetra Pak dalam teknologi UHT membantu memungkinkan penyediaan susu yang aman tanpa memerlukan pendinginan. Sejak saat itu, Tetra Pak terus bekerja sama dengan pelanggan serta berkolaborasi dengan pemerintah, organisasi non-pemerintah (NGO), dan badan-badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam mendukung program pemberian makanan di sekolah di berbagai negara. Kolaborasi ini mencakup dukungan terhadap implementasi dan evaluasi program, serta pemberian saran terkait keamanan pangan dan pengendalian mutu di sekolah.
Pengalaman ini terus berkembang. Pada tahun 2025, sebanyak 68 juta anak di 52 negara menerima susu atau minuman bergizi lainnya dalam kemasan Tetra Pak selama tahun ajaran berlangsung.[1] Skala tersebut mencerminkan pengalaman praktis Tetra Pak dalam mendukung berbagai pemangku kepentingan terkait aspek keamanan pangan, pengendalian mutu, pengemasan, serta distribusi yang perlu diperhatikan dalam menyediakan susu bagi anak-anak di berbagai kondisi.
Dalam konteks yang lebih luas ini, susu UHT tetap menjadi salah satu format yang relevan untuk menjangkau masyarakat dengan kondisi distribusi yang beragam. Susu UHT dapat didistribusikan dan disimpan sebelum dibuka tanpa pendinginan, sesuai dengan spesifikasi produk yang telah divalidasi serta petunjuk penyimpanannya. Hal ini menjadikannya pilihan yang praktis bagi program dan masyarakat di wilayah yang mungkin menghadapi keterbatasan dalam menjaga rantai dingin (cold chain) secara konsisten. Susu UHT merupakan salah satu bagian dari ekosistem produk susu yang beragam, dan melengkapi, bukan menggantikan, format susu lainnya yang tersedia bagi konsumen.
"Memastikan ketersediaan susu UHT yang aman dan berkualitas dalam skala besar membutuhkan lebih dari sekadar teknologi," ujar Edward Enrico Kasim, Services Director, Tetra Pak Malaysia, Singapore, Philippines and Indonesia (MSPI). " Diperlukan sistem yang terintegrasi, mulai dari desain higienis dan proses yang divalidasi, hingga pengisian secara aseptik, pengendalian mutu, dan tenaga operasional yang terampil. Semua elemen tersebut perlu bekerja secara terpadu untuk membantu menjaga kualitas dan keamanan produk sesuai peruntukannya, di mana pun produk tersebut didistribusikan."
Teknologi di balik susu UHT pada prinsipnya cukup sederhana, namun penerapannya membutuhkan ketelitian. Proses UHT menggunakan suhu tinggi dalam waktu singkat, dengan kondisi yang terkendali dan telah divalidasi, untuk membantu mencapai kondisi steril komersial. Produk kemudian diisi ke dalam kemasan yang telah disterilkan dalam lingkungan aseptic. Kedua langkah membantu menjaga susu tetap aman untuk dikonsumsi hingga kemasan dibuka, dengan syarat kemasan tetap utuh serta disimpan dan ditangani sesuai petunjuk pada produk.
Penyediaan susu UHT yang aman dan berkualitas membutuhkan setiap bagian dari sistem untuk bekerja secara terpadu. Mulai dari pengelolaan bahan baku, desain peralatan yang higienis, proses yang telah divalidasi, pengendalian mutu yang kuat, pengisian secara aseptik, integritas kemasan, hingga distribusi yang tepat, setiap tahapan memiliki peran masing-masing. Penanganan yang tepat setelah kemasan dibuka juga tidak kalah penting. Konsistensi di seluruh rantai nilai membantu menjaga kualitas dan keamanan produk yang diharapkan, mulai dari peternakan hingga konsumsi akhir," tambah Enrico.
Sebagai mitra jangka panjang dalam pengolahan, pengemasan, dan layanan industri pangan, Tetra Pak berkomitmen untuk berbagi keahlian dan berkolaborasi di seluruh rantai nilai bersama pelanggan, pemerintah, NGO, dan badan-badan PBB. Bersama-sama, kita dapat membantu memperluas ketersediaan pangan yang aman di berbagai pasar dan kondisi distribusi. "Hal ini mencerminkan tujuan kami untuk membuat pangan aman dan tersedia di mana saja, sekaligus melindungi apa yang baik: pangan, manusia, dan planet.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai program pemberian makanan di sekolah Tetra Pak, kunjungi halaman: Program Pemberian Makanan di Sekolah | Tetra Pak Indonesia
ABOUT TETRA PAK
We’re here to make food safe and available. It’s why we provide advanced food production systems. In collaboration with our customers and suppliers, driven by more than 24,000 dedicated employees worldwide, we protect food sustainably every day for hundreds of millions of people in more than 160 countries. Because we’re here to fulfil a purpose: We commit to making food safe and available, everywhere, and we promise to protect what’s good: food, people and the planet.
More information about Tetra Pak is available at tetrapak.com
Youtube.com/user/tetrapak
@tetrapak
https://www.linkedin.com/company/tetra-pak/
China (Guangzhou) International Building Decoration Fair Siapkan Ekspansi Global Menuju 2027
GUANGZHOU, Tiongkok, 29 September 2026 /PRNewswire/ — China (Guangzhou) International Building Decoration Fair 2026 (CBD Fair Guangzhou) resmi berakhir di Canton Fair Complex dengan jumlah peserta pameran yang terus meningkat di tengah tekanan pasar global. Ajang ini mencatat 11.473 pengunjung dari luar negeri, naik 33,4% dibandingkan tahun sebelumnya. Pengunjung asing tersebut berasal dari 147 negara dan kawasan. Pihak penyelenggara kini menyiapkan edisi 2027 dengan fokus yang lebih kuat pada transformasi industri dan ekspansi jejaring global.

China (Guangzhou) International Building Decoration Fair Siapkan Ekspansi Global Menuju 2027
Menavigasi Tantangan Transformasi Industri
Industri furnitur rumah dan dekorasi bangunan kini memasuki babak baru. Pertumbuhan yang selama ini banyak ditopang sektor properti mulai bergeser. Pasar kini semakin didorong oleh kebutuhan renovasi dan peningkatan kualitas hunian. Dukungan kebijakan ekspor dan pertumbuhan pasar negara berkembang juga membuka peluang baru bagi industri. Di sisi lain, pelaku industri masih menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari ekspansi merek ke pasar global yang masih belum memadai, ketidaksesuaian antara kebutuhan pasokan dan proses pengadaan, hingga rantai layanan yang belum sepenuhnya terintegrasi.
Menurut Chen Penghan, Sales Head, CBD Fair, pelaku industri perlu menggali peluang baru melalui renovasi, peningkatan kualitas produk, inovasi berbasis teknologi pintar, dan perluasan kanal distribusi.
Fokus 2027
Untuk beradaptasi dengan perubahan tersebut, CBD Fair Guangzhou mempercepat transformasinya menjadi platform terintegrasi yang melayani perdagangan domestik dan internasional. Pada edisi 2027, ajang ini akan mempertemukan berbagai merek dengan daya saing internasional yang lebih kuat sekaligus mengembangkan inisiatif "CBD World-Connect" untuk menarik pembeli dari pasar negara berkembang, serta memperkuat layanan dan matchmaking sepanjang tahun melalui berbagai kanal.
CBD Fair Guangzhou 2027 akan mengelompokkan 21 aula pameran ke dalam tiga sektor utama yang lebih terfokus.
Sektor INTERIOR akan berfokus pada renovasi dan peningkatan kualitas hunian melalui konsep "Good House" di Tiongkok. Area ini mencakup beragam solusi, mulai dari kustomisasi bahan logam dan hunian terintegrasi hingga renovasi parsial, peningkatan hunian yang ramah bagi lansia, serta kebutuhan hunian untuk berbagai fase kehidupan. Sektor ini juga akan menghadirkan sentra-sentra industri utama dari berbagai wilayah di Tiongkok.
Sektor EXTERIOR akan memperluas cakupan produk luar ruang, termasuk sistem peneduh, produk aluminium, material komposit kayu-plastik, dan hunian terintegrasi. Sektor ini juga akan mencakup solusi untuk pintu dan jendela serta proyek komersial. Selain itu, pelestarian bangunan bersejarah akan diangkat sebagai bagian dari upaya revitalisasi kawasan pedesaan, pengembangan pariwisata budaya, dan pelestarian warisan budaya.
Sektor MATECH akan memperluas keterlibatan pelaku industri dari Tiongkok dan mancanegara. Fokusnya mengarah pada perangkat keras pintar, integrasi teknologi rumah pintar, serta solusi CMF. Sesi business matchmaking dengan mitra dari luar negeri juga akan terus dilakukan di luar periode pameran.
Melalui berbagai program tersebut, CBD Fair Guangzhou 2027 menargetkan hubungan bisnis yang lebih berkelanjutan sepanjang tahun sekaligus membuka peluang lebih luas di pasar domestik dan internasional.
CBD Fair Guangzhou 2027 akan berlangsung pada 8–11 Juli 2027 dan mempertemukan pelaku industri untuk membangun koneksi serta menjajaki peluang bisnis baru.
Informasi lebih lanjut: https://www.cbdfair-gz.com/en.
Johnson Controls Bergabung dengan Sustainable Tropical Data Centre Testbed 2.0, Perkuat Infrastruktur AI Generasi Baru
- Seiring dengan langkah Singapura meningkatkan kapasitas pusat data, STDCT 2.0 mengkaji strategi untuk memperluas pemanfaatan AI secara efisien di tengah keterbatasan sumber daya, termasuk daya, air, dan ruang.
- Johnson Controls menyumbangkan keahlian dalam bidang manajemen termal, sistem kontrol, rekayasa, dan operasional untuk mengkaji cara mengurangi konsumsi daya dan air sekaligus meningkatkan kapasitas komputasi.
- Hasil riset kolaboratif ini akan menjadi masukan bagi pengembangan desain infrastruktur yang lebih efisien, baik di Singapura maupun pasar tropis lainnya.
SINGAPURA, 29 September 2026 /PRNewswire/ — Johnson Controls (NYSE: JCI), perusahaan global yang menyediakan solusi manajemen termal, sistem bangunan untuk fasilitas kritis, efisiensi energi, dan dekarbonisasi, bergabung dengan Sustainable Tropical Data Centre Testbed (STDCT) 2.0 di College of Design and Engineering (CDE), National University of Singapore (NUS). Program ini hadir ketika Singapura terus memperluas infrastruktur digital rendah karbon, termasuk melalui tambahan alokasi kapasitas pusat data sebesar 200 MW. STDCT 2.0 akan menguji teknologi AI dan pusat data generasi baru dalam cuaca tropis. Johnson Controls akan menyumbangkan teknologi manajemen termal, sistem kontrol cerdas, keahlian rekayasa, serta pengalaman operasional untuk mendukung pengembangan infrastruktur yang mampu menjalankan AI dalam skala besar dengan efisiensi lebih tinggi dan konsumsi sumber daya lebih rendah.

(From Left to Right) Dr. Ursula Oesterle, vice president (Industry) at the National University of Singapore, Professor Lee Poh Seng, programme director of the Sustainable Tropical Data Centre Testbed (STDCT) and head of Department of Mechanical Engineering at the College of Design and Engineering at the National University of Singapore, Ali Badreddine, vice president and general manager for Southeast Asia Business and Asia Pacific Data Centre Solutions, Johnson Controls and Austin Domenici, president, Data Centre Solutions, Johnson Controls, at the STDCT 2.0 signing ceremony.
Berlokasi di Jurong Island, STDCT 2.0 mempertemukan industri dan akademisi untuk menguji teknologi AI dan pusat data yang sedang berkembang dalam kondisi tropis. Program ini merupakan bagian dari inisiatif yang lebih luas bersama JTC Corporation dan mitra industri untuk menjadikan Jurong Island lokasi uji coba bagi infrastruktur generasi baru yang rendah karbon dan siap mendukung AI. Suhu dan kelembapan tinggi menjadi tantangan tersendiri bagi kinerja sistem pendinginan sehingga kebutuhan infrastruktur yang efisien dan andal semakin penting. Hasil riset program ini akan menjadi masukan bagi pengembangan desain pusat data di Singapura dan pasar tropis lainnya.
Menjawab Tantangan Infrastruktur AI
Johnson Controls membantu operator pusat data mengatasi sejumlah kendala utama dalam pengembangan AI yang bertanggung jawab, termasuk ketersediaan daya, konsumsi air, dan kapasitas infrastruktur. Melalui portofolio teknologi manajemen termal yang terintegrasi, Johnson Controls mengoptimalkan seluruh ekosistem termal untuk meningkatkan efisiensi sekaligus menambah kapasitas komputasi dengan memanfaatkan sumber daya daya dan infrastruktur yang telah tersedia. Dalam simulasi desain, pendekatan ini berpotensi memangkas konsumsi energi non-TI hingga 50% dibandingkan dengan metode pendinginan konvensional.
Johnson Controls juga mengembangkan kapasitas komputasi AI tambahan dengan memanfaatkan energi yang sebelumnya terbuang sebagai panas. Dalam desain pusat data berkapasitas 1 gigawatt, desain referensi absorption chiller Johnson Controls berpotensi mengubah 57% energi yang biasanya terbuang sebagai panas dari fasilitas pembangkit listrik di lokasi menjadi pendinginan yang produktif. Pendekatan tersebut dapat menghasilkan tambahan kapasitas komputasi AI hingga 97 MW dari infrastruktur daya yang telah tersedia, serta memangkas kebutuhan listrik untuk pendinginan hingga 44%.
"Johnson Controls menilai kebutuhan komputasi canggih membutuhkan pendekatan baru terhadap infrastruktur," kata Austin Domenici, President, Data Centre Solutions, Johnson Controls. "Peningkatan beban kerja AI membuat indikator kesuksesan tidak hanya bergantung pada kemampuan komputasi, namun juga pada efisiensi pengelolaan sumber daya pendukungnya. Johnson Controls menguasai keahlian di seluruh ekosistem termal untuk membantu pelanggan meningkatkan efisiensi, menghemat konsumsi sumber daya, dan menambah kapasitas komputasi. Lewat kolaborasi ini, kami dapat menguji dan memvalidasi pendekatan baru terhadap infrastruktur yang dapat mendukung perkembangan AI pada masa depan."
Membangun Platform Inovasi untuk Masa Depan
Selain menguji teknologi generasi baru, STDCT 2.0 juga akan mendukung riset, pengembangan SDM, dan kolaborasi industri. Johnson Controls dan NUS CDE akan memperluas peluang di bidang riset lanjutan, pelatihan tenaga kerja, inovasi, dan berbagi pengetahuan untuk mendukung pertumbuhan berkelanjutan di sektor pusat data.
"Pertumbuhan AI mendorong kebutuhan baru terhadap infrastruktur di Asia Pasifik. Karena itu, pengembangan riset, SDM, dan kolaborasi industri akan menjadi faktor penting dalam memenuhi pertumbuhan tersebut secara bertanggung jawab," kata Ali Badreddine, Vice President and General Manager for Southeast Asia Business and Asia Pacific Data Centre Solutions, Johnson Controls. "STDCT 2.0 menyatukan berbagai elemen tersebut guna mendorong pengembangan infrastruktur yang siap mendukung kebutuhan AI di Singapura dan kawasan Asia Pasifik secara lebih luas."
"AI secara fundamental mengubah batasan desain pusat data. Peningkatan kepadatan rak kini memunculkan beban yang luar biasa pada sistem pendinginan, pasokan daya, sistem kontrol, dan efisiensi penggunaan sumber daya," kata Profesor Lee Poh Seng, Programme Director, Sustainable Tropical Data Centre Testbed, dan Head of the Department of Mechanical Engineering, NUS CDE. "STDCT 2.0 tidak hanya menguji teknologi secara individual, namun juga mengevaluasi bagaimana berbagai sistem tersebut dapat diintegrasikan dan dioptimalkan sebagai satu platform infrastruktur dalam kondisi operasional di cuaca tropis. Johnson Controls membawa keahlian luas di bidang manajemen termal, sistem kontrol, dan infrastruktur untuk fasilitas kritis ke dalam kolaborasi ini. Kami bekerja sama untuk menerjemahkan hasil riset menjadi solusi yang tervalidasi dan siap diterapkan untuk meningkatkan kapasitas komputasi di tengah keterbatasan sumber daya, termasuk daya dan air. Kolaborasi ini juga bertujuan memperkuat kapabilitas, basis SDM, dan kepemimpinan Singapura dalam pengembangan infrastruktur AI yang berkelanjutan."
Pengumuman ini disampaikan menjelang Data Centre World Asia 2026 yang berlangsung pada 29–30 September di Marina Bay Sands Expo and Convention Centre, Singapura. Johnson Controls akan hadir di Booth V20 untuk membahas peran solusi manajemen termal, sistem kontrol, dan inovasi infrastruktur dalam menopang pertumbuhan AI, serta mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya daya, pendinginan, dan infrastruktur yang telah tersedia.
Tentang Johnson Controls:
Johnson Controls, perusahaan global yang menyediakan solusi manajemen termal, sistem bangunan untuk fasilitas kritis, efisiensi energi, dan dekarbonisasi, yang membantu pelanggan menggunakan energi secara lebih produktif, mengurangi emisi karbon, serta menjalankan operasional dengan presisi dan ketahanan di industri yang berkembang pesat, seperti pusat data, layanan kesehatan, farmasi, manufaktur maju, dan pendidikan tinggi.
Selama lebih dari 140 tahun, Johnson Controls menghadirkan solusi dan kinerja di berbagai bidang yang penting bagi kehidupan dan aktivitas masyarakat. Dengan dukungan teknologi canggih, layanan sepanjang siklus operasional, dan jaringan tim lapangan yang luas, perusahaan membantu pelanggan meningkatkan kinerja, mengubah target menjadi hasil nyata, dan mendorong kemajuan masyarakat.
Informasi lebih lanjut tersedia di johnsoncontrols.com dan akun @JohnsonControls di berbagai platform media sosial.
Tentang Sustainable Tropical Data Centre Testbed (STDCT 2.0):
Sustainable Tropical Data Centre Testbed (STDCT) merupakan inisiatif riset kolaboratif yang dipimpin National University of Singapore (NUS) dan dijalankan oleh College of Design and Engineering bersama sejumlah mitra industri terkemuka.
STDCT 2.0 mengembangkan desain pusat data yang hemat energi dan dapat beroperasi secara andal di iklim tropis. Program ini menyediakan lingkungan pengujian nyata untuk mengevaluasi, memvalidasi, dan menerapkan inovasi berkelanjutan yang dapat mengurangi konsumsi energi dan air, serta mendukung operasional pusat data dengan kepadatan komputasi tinggi untuk beban kerja AI.
Informasi lebih lanjut: https://cde.nus.edu.sg/stdct/
GOVWARE 2026 HADIRKAN PEMIMPIN KEAMANAN SIBER GLOBAL DI TENGAH PERKEMBANGAN AGENTIC AI
Perkembangan AI dari sekadar menjawab pertanyaan menjadi sistem yang mampu mengambil keputusan dan bertindak memunculkan tantangan baru bagi organisasi, terutama dari sisi keamanan, tata kelola, dan akuntabilitas.
SINGAPURA, 29 September 2026 /PRNewswire/ — Perkembangan AI kini memasuki tahap baru. Teknologi ini tidak lagi sekadar menghasilkan jawaban, namun mulai mampu mengambil keputusan dan menjalankan tindakan secara mandiri. Perubahan tersebut turut mengubah cara organisasi mengelola keamanan, infrastruktur, dan lingkungan perusahaan. Dalam GovWare Conference and Exhibition 2026 pada 13-15 Oktober 2026, para pemimpin keamanan siber dari berbagai negara akan membahas perubahan yang diperlukan, serta prinsip-prinsip yang harus selalu menjadi pijakan ketika dunia siber memasuki era Agentic AI.

GovWare Conference & Exhibition 2026
GovWare 2026 akan berlangsung di Sands Expo and Convention Centre, Singapura, sebagai pameran dagang utama dalam Singapore International Cyber Week (SICW) yang didukung Cyber Security Agency of Singapore (CSA). Ajang ini diperkirakan menarik lebih dari 15.000 peserta dari lebih dari 90 negara dan kawasan, serta menghadirkan lebih dari 300 pembicara dan 300 peserta pameran dari kalangan pemerintah, industri, dan komunitas keamanan siber.
"Keamanan siber membutuhkan waktu beberapa dekade untuk berkembang dari isu teknologi yang awalnya hanya menjadi perhatian kalangan spesialis hingga menjadi tanggung jawab yang diemban seluruh sektor ekonomi. Kini, AI mendorong transformasi berikutnya dengan kecepatan yang jauh lebih tinggi," kata Richard Ireland, CEO GovWare. "Setelah sistem semakin mampu mengambil keputusan dan menjalankan tindakan secara mandiri, tidak ada organisasi yang dapat menghadapi dampaknya sendirian. Karena itu, pemerintah, industri, dan praktisi kini semakin perlu berbagi pengetahuan, serta membangun kemitraan yang tepercaya."
Tema GovWare tahun ini, "Anchored in Unchanging Principles: Cyber at Agentic Velocity", menggambarkan perubahan tersebut. Sistem cerdas semakin mampu menangkap berbagai sinyal, membantu pengambilan keputusan, dan memicu tindakan. Akibatnya, jeda antara munculnya sinyal, proses pengambilan keputusan, dan dampaknya semakin singkat. Perubahan ini memunculkan pertanyaan baru mengenai kewenangan yang dapat didelegasikan ke AI, penilaian manusia, dan akuntabilitas.
Selama tiga hari, agenda acara ini akan mengulas penerapan keamanan siber di era agentic AI, mulai dari melindungi sistem inti menghadapi ancaman yang terus berkembang dan membangun arsitektur yang aman serta siap menghadapi masa depan, hingga memperkuat tata kelola, sumber daya manusia, dan aksi bersama ketika risiko siber semakin melampaui batas organisasi, sektor, dan negara.
Lebih dari 300 pembicara dari sektor publik dan swasta akan berbagi perspektif, antara lain Jonathan Zanger, Chief Technology Officer, Check Point Software Technologies; Therese Quieta, Head of System Engineering, Centre for Advanced Technologies in Online Safety (CATOS), A*STAR; David Koh, Deputy Chairman, Ensign InfoSecurity; Bartley Richardson, Chief AI and Autonomous Systems Officer, CrowdStrike; Hoo Chuan Wei, Chief Information Security Officer, StarHub; Snehal Antani, Co-founder and CEO, Horizon3.ai; Kavitha Mariappan, Chief Transformation Officer, Rubrik; serta Amir Ben-Efraim, Co-founder and Executive Chairman, Menlo Security.
GovWare 2026 juga akan mengkaji dampak perkembangan tersebut terhadap sektor-sektor yang gangguan sibernya dapat menimbulkan konsekuensi ekonomi dan sosial yang lebih luas. Pembahasan akan berlangsung melalui forum tertutup Critical Information Infrastructure (CII) untuk sektor jasa keuangan dan kesehatan.
Financial Services CII Forum akan membahas tata kelola AI, kesiapan pada era pasca-komputasi kuantum, risiko konsentrasi teknologi, serta keberlangsungan layanan keuangan ketika terjadi gangguan, termasuk melalui simulasi insiden bertajuk "Keeping Money Moving". Sementara itu, Healthcare CII Forum akan membahas keselamatan pasien dan kesinambungan layanan kesehatan, mulai dari adopsi AI dan risiko pihak ketiga hingga ketahanan operasional. Forum ini juga menghadirkan "Keeping Care Running: Operational & Cyber Resilience in Action", diskusi berbasis skenario mengenai upaya menjaga layanan kesehatan tetap berjalan saat terjadi gangguan siber.
Jangkauan internasional GovWare juga akan terlihat di area pameran melalui paviliun negara dari Republik Ceko, Finlandia, Prancis, dan untuk pertama kalinya, Italia. Paviliun tersebut mempertemukan perusahaan serta kapabilitas keamanan siber dari berbagai negara Eropa dan menjadi wadah bagi inovasi serta keahlian internasional untuk terhubung dengan komunitas keamanan siber di kawasan.
Inovasi keamanan siber dari Singapura turut hadir melalui pameran bersama CyberSG Research & Development Programme Office (CRPO) dan CyberSG Talent, Innovation and Growth (TIG) Collaboration Centre. Pameran khusus ini akan menghadirkan 10 inovator keamanan siber, termasuk StrongKeep, AI Guardian, dan AgentSure. Teknologi yang ditampilkan mencakup keamanan AI, akuntabilitas agentic AI, dan kesiapan pasca-komputasi kuantum, serta memperlihatkan penerapan hasil riset dan inovasi dari Singapura dalam berbagai penggunaan nyata.
GovWare 2026 akan mempertemukan perspektif dari berbagai pasar dan sektor sepanjang konferensi dan pameran, mencerminkan tantangan keamanan siber yang kini semakin bersifat global dan saling terhubung.
Pendaftaran GovWare 2026 telah dibuka. Informasi terbaru mengenai agenda, pembicara, dan berbagai sorotan pameran tersedia di www.govware.sg.
Tentang GovWare Conference and Exhibition
Selama lebih dari 30 tahun, GovWare telah menjadi platform tepercaya yang mempertemukan pembuat kebijakan, inovator teknologi, dan pengguna teknologi di Asia dan seluruh dunia. GovWare mendukung pertukaran gagasan, kemitraan, dan koneksi untuk menciptakan pertumbuhan dan inovasi. Keberhasilan GovWare terwujud berkat kepercayaan komunitas di industri keamanan siber, serta dukungan mitra-mitra organisasi yang memiliki nilai dan misi serupa untuk memperkuat ekosistem keamanan siber.
Midea Perkenalkan “Power-Cooling Hyperconvergence Architecture” Pertama di Industri di Ajang Data Center World Asia 2026
SINGAPURA, 29 September 2026 /PRNewswire/ — Midea Building Technologies (MBT) akan berpartisipasi dalam Data Centre World Asia 2026 yang berlangsung pada 29-30 September di Marina Bay Sands, Singapura. Di Booth T10, MBT akan memperkenalkan tiga inovasi utama, yakni power-cooling hyperconverged architecture pertama di industri, solusi pendinginan pusat data berbasis AI (AI data centre/AIDC) yang mencakup tiga produk unggulan, serta kolaborasi strategis dengan Keppel. Pada sore hari 29 September, MBT juga akan meluncurkan white paper yang disusun Omdia atas permintaan Midea.

Welcome to Booth T10 and Midea’s Launch Event
Lonjakan beban kerja AI membuat densitas daya pada rak pusat data jauh melampaui rancangan era CPU. Kondisi ini menghadirkan dua tantangan utama bagi operator pusat data, yakni menyalurkan daya yang cukup ke fasilitas dan membuang panas secara efisien. Selama ini, desain konvensional menangani kedua kebutuhan tersebut secara terpisah. Namun, pendekatan tersebut semakin sulit diterapkan seiring meningkatnya kebutuhan daya pada setiap rak.
Untuk menjawab kedua tantangan itu, MBT akan meluncurkan "AIDC Converged Infrastructure White Paper" yang disusun bersama CLOU Electronics. Publikasi ini menyoroti hyperconverged architecture sebagai salah satu arah pengembangan pusat data pada masa depan. Arsitektur tersebut mengintegrasikan pasokan listrik, penyimpanan energi, sumber pendinginan berbasis magnetic bearing, serta sistem liquid-cooling CDU dalam satu sistem terpadu. Dengan mengoordinasikan daya, penyimpanan energi, dan pendinginan pada level sistem, pendekatan ini menawarkan solusi untuk membangun pusat data AI dengan densitas dan efisiensi tinggi sekaligus menekan emisi karbon.
MBT juga akan menampilkan solusi pendinginan AIDC full-stack yang mencakup sumber pendinginan, distribusi, hingga pembuangan panas pada terminal untuk lingkungan komputasi dengan densitas dan suhu tinggi serta keterbatasan sumber daya air. Magnetic CDU menjadi salah satu produk utama dalam solusi tersebut. Dengan memadukan sumber pendinginan berbasis magnetic bearing dan distribusi coolant dalam satu sistem, produk ini memangkas kebutuhan ruang peralatan hingga 70%, mempercepat fase implementasi, serta mendukung PUE di bawah 1,2 dalam kondisi operasional yang sesuai. Dua produk lainnya melengkapi jajaran tersebut, yakni Air-Cooled Magnetic Bearing Centrifugal Chiller dengan COP hingga 5,4 dan Industrial-Grade CDU dengan kapasitas pendinginan 2,6 MW.
MBT juga menjalin kerja sama strategis dengan Keppel dalam proyek ikonik Gui’an Midea Cloud Data Centre. Proyek tersebut menyatukan kemampuan HVAC MBT dengan keahlian Keppel di bidang infrastruktur digital dan mampu menyediakan hingga 7.654 jam free cooling per tahun dengan PUE yang stabil di bawah 1,2. Proyek ini menjadi salah satu contoh penerapan desain dan operasional hemat energi dalam skala besar.
MBT mengundang pelanggan, mitra, dan praktisi industri untuk mengunjungi Booth T10 dan melihat langsung inovasi manajemen termal pada level sistem yang menjawab kebutuhan pusat data di era AI dengan densitas komputasi tinggi.
ADVAN dan bolttech bermitra meluncurkan ADP Protection untuk pelanggan AIR NEO
JAKARTA, Indonesia, 29 September 2026 /PRNewswire/ — ADVAN, salah satu merek teknologi terdepan di Indonesia, bermitra dengan bolttech Indonesia (PT Bolttech Insurance Broker), bagian dari perusahaan insurtech global bolttech, untuk meluncurkan ADP Protection, yang disertakan pada pembelian yang memenuhi syarat untuk ADVAN AIR NEO, laptop AI-ready terbaru dari ADVAN.
Program ini menandai pertama kalinya ADVAN menghadirkan perlindungan perangkat tingkat lanjut bagi pelanggannya dan menjadi bagian dari rencana yang lebih luas untuk memperluas penawaran perlindungan tersebut ke model laptop lainnya di masa mendatang.
Didukung oleh bolttech, program perlindungan perangkat yang terintegrasi ini dirancang untuk memberikan rasa aman dan kepercayaan lebih bagi pelanggan selama masa garansi, sekaligus mencerminkan komitmen bersama ADVAN dan bolttech dalam menciptakan pengalaman kepemilikan perangkat yang lebih menyeluruh melalui kombinasi teknologi inovatif dan solusi perlindungan yang berfokus pada pelanggan.
ADP Protection mencakup perlindungan selama 12 bulan terhadap kerusakan akibat kecelakaan (accidental damage) dan kerusakan akibat cairan (liquid damage) untuk pembelian ADVAN AIR NEO yang memenuhi syarat. Pada tahap awal, program ini akan tersedia melalui berbagai kanal marketplace online tertentu sebelum diperluas ke kanal penjualan ADVAN yang memenuhi syarat serta mitra ritel yang berpartisipasi.
Program ini didukung oleh PT Bolttech Insurance Broker sebagai broker asuransi dan PT Sompo Insurance Indonesia sebagai penyedia asuransi.
"Di ADVAN, kami terus berupaya menghadirkan produk yang menggabungkan performa, inovasi, dan keandalan," ujar Chandra Tansri, CEO ADVAN. "Melalui kemitraan kami dengan bolttech, kami meningkatkan pengalaman pelanggan dengan menghadirkan ADP Protection pada pembelian AIR NEO yang memenuhi syarat, sehingga pelanggan dapat menggunakan perangkat mereka dengan rasa percaya diri dan ketenangan pikiran yang lebih besar."
"Kami sangat senang dapat bermitra dengan ADVAN dalam peluncuran AIR NEO," ujar Andrew Cons, Director, Strategic Initiatives, bolttech. "Kemitraan ini mencerminkan komitmen bolttech dalam menghadirkan solusi perlindungan terintegrasi yang meningkatkan pengalaman kepemilikan perangkat. Dengan mengintegrasikan ADP Protection pada pembelian AIR NEO yang memenuhi syarat, kami memberikan cara yang mudah dan praktis bagi pelanggan untuk melindungi perangkat mereka sekaligus menikmati ketenangan pikiran yang lebih baik."
ADVAN AIR NEO kini tersedia melalui sejumlah marketplace online terpilih. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi: https://shopee.co.id/product/919692407/54216835339/
Tentang ADVAN
ADVAN merupakan salah satu merek teknologi terkemuka di Indonesia yang menyediakan beragam perangkat digital, termasuk laptop, tablet, smartphone, dan berbagai produk teknologi konsumen lainnya. ADVAN berkomitmen untuk menghadirkan teknologi inovatif yang lebih dekat dengan masyarakat Indonesia melalui produk-produk yang dirancang untuk mendukung produktivitas, konektivitas, dan gaya hidup digital.
Tentang bolttech
bolttech adalah perusahaan insurtech global dengan misi membangun ekosistem perlindungan dan asuransi berbasis teknologi terdepan di dunia. bolttech melayani pelanggan di 39 pasar yang tersebar di Asia, Eropa, Amerika Utara, dan Afrika.
Dengan rangkaian kapabilitas digital dan berbasis data yang lengkap, bolttech menghubungkan perusahaan asuransi, distributor, dan pelanggan, sehingga proses pembelian dan penjualan produk asuransi serta perlindungan menjadi lebih mudah dan efisien.
Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi www.bolttech.io.
Furniture China dan Maison Shanghai 2026 Sukses Besar di Pudong, Shanghai
Lima hari, dua lokasi pameran utama, satu industri global yang saling terhubung. Total kunjungan mencapai 180.448, termasuk rekor 37.394 kunjungan dari luar negeri.
SHANGHAI, 29 September 2026 /PRNewswire/ — Ajang 31st China International Furniture Expo (Furniture China 2026) dan Maison Shanghai 2026 ditutup dengan sukses besar setelah dihelat selama lima hari di Pudong, Shanghai. Dua pameran yang digelar oleh CNFA dan IM Sinoexpo tersebut berlangsung pada 7-11 September di Shanghai New International Expo Centre (SNIEC) dan Shanghai World Expo Exhibition & Convention Center (SWEECC). Kedua ajang tersebut menempati area pameran seluas 350.000 meter persegi yang mencakup 50 aula. Lebih dari 3.200 merek dan peserta pameran mencatat total 180.448 kunjungan dari 184 negara dan kawasan, naik 10,3% dibandingkan tahun sebelumnya.
Sekilas Capaian Edisi 2026
Jumlah kunjungan dari luar negeri mencapai rekor 37.394, naik 14,6%, termasuk 22.080 pengunjung internasional. Asia, di luar Timur Tengah, menyumbang 53,82% dari total kunjungan tersebut, sedangkan Eropa menyumbang 21,26%. Korea Selatan, Rusia, dan Jepang menjadi negara dengan jumlah pengunjung terbesar dari kawasan tersebut. Di pasar domestik, kedua ajang ini mencatat 143.054 kunjungan. Shanghai, Zhejiang, dan Jiangsu menjadi daerah asal pengunjung terbanyak. Pembeli profesional serta desainer dan institusi desain menyumbang lebih dari tiga perempat total pengunjung. Dari keseluruhan pengunjung, 25,43% datang untuk mencari pemasok dan mitra bisnis, 24,79% mengumpulkan informasi pasar, 21,14% mencari produk dan tren baru, sementara 11,49% melakukan pemesanan langsung di lokasi.
Platform Terpadu untuk Pengadaan, Desain, dan Inovasi
Furniture China 2026 menghadirkan berbagai segmen dalam rantai nilai industri furnitur, mulai dari merek internasional dan desain orisinal hingga furnitur berlapis kain, furnitur luar ruang, furnitur kantor dan komersial, material, serta manufaktur cerdas. Pameran tersebut mempertemukan lebih dari 1.000 merek global dan pabrik pemasok. Sementara itu, Maison Shanghai di SWEECC mengangkat tema desain, gaya hidup, dan masa depan hunian melalui rangkaian pameran kurasi serta kehadiran berbagai merek desain orisinal.
Membangun Relasi Bisnis Setelah Pameran Usai
Berbagai agenda yang digelar sepanjang pekan, termasuk layanan business matching, forum, dan penghargaan, mempertemukan pembeli dan peserta pameran untuk bertukar gagasan sekaligus membangun kemitraan bisnis jangka panjang. Pihak penyelenggara menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta pameran, pembeli, desainer, dan mitra yang berkontribusi dalam penyelenggaraan ajang tahun ini. Laporan pascapameran yang memuat data lebih rinci mengenai pengunjung dan pasar akan tersedia melalui situs resmi.
Furniture China dan Maison Shanghai Kembali Hadir pada 2027
Furniture China dan Maison Shanghai akan kembali digelar di Pudong, Shanghai, pada 7-11 September 2027. Kedua pameran tersebut kembali mempertemukan pelaku industri untuk menjajaki peluang pengadaan, desain, inovasi, dan bisnis.
https://dts.jiagle.com/furniturechina/
Situs Resmi Maison Shanghai:
https://dts.jiagle.com/maisonshanghai/
Aplikasi DTS FurnitureChina:
https://dts.jiagle.com/furniturechina/dtsapp
Sampai bertemu kembali di Shanghai!
GROHE SPA Aqua Sanctuary: Menghadirkan Masa Depan Kemewahan di Asia Pasifik Lewat Ritual Air yang Personal dan Menyejahterakan
Pengalaman imersif dan forum thought leadership di Bangkok menunjukkan bagaimana air, desain, dan kustomisasi membentuk masa depan sektor residensial mewah dan hospitality.
BANGKOK, 28 September 2026 /PRNewswire/ — GROHE SPA memperkenalkan Aqua Sanctuary, sebuah instalasi imersif sekaligus forum thought leadership, di jantung kota Bangkok. Menyusul kesuksesan acara dan instalasi GROHE SPA yang mendapat pujian kritikus di Milan dan New York, GROHE SPA terus menggerakkan diskusi bersama para pemimpin industri dari bidang arsitektur, desain, pengembang properti mewah, dan media mengenai masa depan kemewahan personal melalui desain dan kesejahteraan yang berpusat pada air, yang dikurasi secara khusus.
Permintaan akan pengalaman kesejahteraan yang personal terus tumbuh signifikan di kawasan Asia Pasifik. Air semakin menjadi medium utama dalam menghadirkan pengalaman kemewahan yang berbeda bagi pemilik rumah yang memiliki selera tinggi, sekaligus nilai komersial bagi para pengembang. GROHE SPA memberdayakan para desainer untuk membentuk masa depan kemewahan melalui penawaran dan solusi yang dapat disesuaikan, dengan material dan finishing terbaik.
GROHE SPA Aqua Sanctuary menghadirkan gambaran masa depan tersebut melalui sebuah perjalanan pengalaman yang mengubah Nai Lert Park yang ikonik menjadi sanctuary personal bagi kesejahteraan menyeluruh yang utuh. Melalui tiga sanctuary yang saling terhubung, merek ini dengan berani menghadirkan visi masa depan di mana kamar mandi tidak lagi sekadar ruang fungsional, melainkan berkembang menjadi ruang multisensori yang dirancang dengan intensi untuk memberi dampak positif bagi vitalitas manusia.
Antoine Besseyre des Horts, Leader, LIXIL Global Design, Asia, mengatakan, "Di seluruh Asia, properti residensial dan hospitality kelas atas kini perlu menghadirkan pengalaman yang semakin personal sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi penggunanya. GROHE SPA Aqua Sanctuary hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut dengan memanfaatkan kekuatan transformatif air, sekaligus menunjukkan bagaimana sebuah ruang dapat diubah menjadi tempat yang memberikan pengalaman sensori dan rasa nyaman melalui pilihan warna, material, dan finishing yang dapat disesuaikan. Instalasi ini mengedepankan personalisasi dan kesejahteraan, sekaligus menjadi sumber inspirasi serta ruang untuk berdiskusi dan berkolaborasi bersama komunitas desain dan mitra industri. Melalui GROHE SPA Aqua Sanctuary, kami ingin bersama-sama mengeksplorasi bagaimana konsep kemewahan yang personal dapat terus berkembang, baik saat ini maupun di masa depan."
Perjalanan melalui Aqua Sanctuary dihadirkan melalui tiga sanctum yang berbeda:

GROHE SPA Icon 3D
Sanctum 1:
Sanctum pertama menghadirkan inspirasi melalui konsep shower futuristik Rainshower Icon 3D yang menjuntai layaknya cabang-cabang pohon, meniru suasana hutan dan alam. Langit-langit Oculus berubah secara dinamis dari fajar hingga senja, menghadirkan suasana yang bertransformasi dari reset di pagi hari menjadi pelepasan di malam hari. Perpaduan keran GROHE SPA Icon 3D dengan permainan air dan cahaya menegaskan bagaimana desain ruang berbasis air dapat memperkaya pengalaman personal untuk ketenangan dan kesejahteraan menyeluruh.

GROHE SPA Atrio Private Collection Basin Mixer In Different Finishes

GROHE SPA x Buster + Punch
Sanctum 2:
Sanctum kedua mengeksplorasi keselarasan visual dan kolaborasi, dengan GROHE SPA Atrio Private Collection yang menjadi elemen utama dan dilengkapi aksen handle berbahan quartz dari Caesarstone. Ruang ini juga menampilkan kolaborasi GROHE SPA x Buster + Punch melalui konsep desain yang menyatu, memadukan hardware, pencahayaan, dan elemen air dalam empat pilihan finishing: Brushed Warm Sunset, Brushed Cool Sunrise, Supersteel, dan Phantom Black.
Koleksi ini memberikan keleluasaan bagi desainer dan pemilik hunian untuk menciptakan ruang bergaya spa dengan setiap elemen yang selaras, sekaligus menghadirkan pengalaman yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan selera pribadi, serta tampilan yang elegan dan timeless.

GROHE SPA Allure Gravity and GROHE SPA Rainshower Aqua Tiles
Sanctum 3:
Sanctum ketiga menghadirkan tiga ritual perawatan diri yang terinspirasi dari pengalaman menggunakan air: Preparation, Relaxation, dan Rejuvenation. Setiap ruang dipersonalisasi dengan koleksi GROHE SPA Allure Gravity dalam warna Phantom Black, dipadukan dengan detail Caesarstone Vanilla Noir, Rainshower Aqua Tiles modular, serta kontrol Grohtherm yang tersembunyi. Cover plate berbahan kaca dan quartz yang dapat diganti memberikan keleluasaan bagi desainer untuk menyesuaikan setiap elemen dengan desain ruang di sekitarnya. Fleksibilitas ini semakin diperkuat dengan berbagai pilihan konfigurasi mixer dan rangkaian lengkap GROHE Colors. Hasilnya adalah koleksi yang tidak hanya berfungsi sebagai perlengkapan kamar mandi, tetapi juga menjadi bagian dari keseluruhan desain ruang – dengan bentuk yang presisi, sculptural, dan dapat dipersonalisasi sesuai karakter setiap ruang.
Acara ini juga menjadi wadah berbagi wawasan dan bertukar pandangan bagi para pelaku industri, melalui sesi keynote dan diskusi panel yang membahas berbagai tren desain dan bisnis yang membentuk perkembangan proyek hospitality dan hunian mewah di kawasan Asia.
Audrey Yeo, Leader, LIXIL Water Technology APAC, menjelaskan, "Di sektor properti kelas atas di Asia Pasifik, prestise sebuah ruang kini semakin ditentukan oleh kemampuannya dalam mendukung kenyamanan dan kesejahteraan penghuninya. GROHE SPA memadukan desain modular, pengerjaan yang presisi, serta material dan finishing berkualitas untuk membantu desainer dan pengembang menciptakan ruang yang benar-benar personal. Dengan menjadikan master suite pribadi sebagai sebuah ‘Aqua Sanctuary’, ruang yang menjadi bagian penting dari hunian dapat diubah menjadi wujud kemewahan yang memiliki karakter tersendiri. Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan pengalaman penghuni, tetapi juga dapat menambah nilai properti tanpa menghadirkan kompleksitas yang tidak diperlukan."
Para arsitek, desainer, dan pengembang dapat mengakses koleksi lengkap GROHE SPA beserta dukungan spesifikasi khusus melalui LIXIL Experience Centers (LEC) dan showroom flagship di seluruh kawasan.
Untuk informasi produk yang lebih lengkap serta materi pers, silakan kunjungi LINK berikut.
Ikuti kami di media sosial melalui Facebook, Instagram, LinkedIn, dan YouTube.
Tentang GROHE
GROHE adalah brand global terkemuka untuk solusi kamar mandi lengkap dan perlengkapan dapur. Sejak 2014, GROHE menjadi bagian dari portofolio brand LIXIL yang kuat, sebuah produsen produk air dan hunian yang inovatif. Untuk menghadirkan "Pure Freude an Wasser", setiap produk GROHE dibangun di atas nilai-nilai brand berupa kualitas, teknologi, desain, dan keberlanjutan.
Brand ini menghadirkan solusi produk dan layanan yang meningkatkan kualitas hidup melalui portofolio khususnya, yaitu GROHE QuickFix, GROHE Professional, dan sub-brand mewahnya, GROHE SPA. Ketiganya dirancang untuk memenuhi kebutuhan spesifik mitra bisnis profesional GROHE beserta target pasar mereka yang beragam.
Dengan air sebagai inti bisnisnya, brand ini turut berkontribusi pada LIXIL’s Impact Strategy melalui rantai nilai yang hemat sumber daya: mulai dari produksi netral CO2*, penghapusan penggunaan plastik yang tidak perlu pada kemasan produk, hingga teknologi produk hemat air dan energi seperti GROHE Everstream, shower dengan sistem resirkulasi air.
Tentang LIXIL
LIXIL (Kode TSE 5938) menghadirkan produk air dan hunian yang inovatif untuk menjawab tantangan nyata sehari-hari, mewujudkan hunian yang lebih baik bagi semua orang, di mana pun mereka berada. Berbekal warisan Jepang, kami menciptakan teknologi kelas dunia dan berinovasi menghadirkan produk berkualitas tinggi yang mengubah wajah hunian. Namun yang membedakan LIXIL adalah caranya mewujudkan hal tersebut; melalui desain yang bermakna, semangat kewirausahaan, komitmen untuk meningkatkan aksesibilitas bagi semua orang, serta pertumbuhan bisnis yang bertanggung jawab. Pendekatan kami dihadirkan melalui brand-brand terkemuka di industri ini, termasuk INAX, GROHE, American Standard, dan TOSTEM. Sekitar 53.000 kolega yang beroperasi di lebih dari 150 negara dengan bangga menciptakan produk yang menyentuh kehidupan lebih dari satu miliar orang setiap harinya. Informasi lebih lanjut dapat diakses di www.lixil.com.
Endurance Energy Tutup Partisipasinya di Ajang Gastech 2026 dengan Fokus pada Solusi Pencairan Gas Berbasis Rangka Modular dan Layanan Lokal di Asia Tenggara
CHONGQING, Tiongkok, 28 September 2026 /PRNewswire/ — Ajang Gastech 2026 di Bangkok International Trade Exhibition Centre menarik kehadiran 59.468 pengunjung dari lebih dari 150 negara. Dari sekitar 1.000 pengunjung yang berkunjung ke stan Endurance Energy, perusahaan ini mencatat lebih dari 100 prospek bisnis. Asia Tenggara menjadi salah satu kawasan yang menjadi fokus utama.

Indian buyer delegation visiting Endurance Energy booth at Gastech 2026 in Bangkok
Salah satu tantangan yang kerap dihadapi Thailand, Indonesia, dan negara-negara di sekitarnya adalah pengembangan ladang gas skala kecil serta proyek biogas yang secara teknis memiliki potensi, namun belum layak secara komersial karena biaya pengembangannya masih terlalu tinggi. Akibatnya, sebagian potensi gas belum dapat dimanfaatkan secara optimal, bukan karena keterbatasan cadangan, melainkan komposisinya yang tidak memenuhi spesifikasi untuk diproses dengan fasilitas konvensional.
Endurance Energy menawarkan solusi dengan memindahkan sebagian besar proses kompleks tersebut ke fasilitas produksi. Teknologi desulfurisasi, dekarbonisasi, dehidrasi, dan penghilangan merkuri diintegrasikan dengan unit pencairan gas dalam konfigurasi berbasis rangka modular. Unit lalu dikirim dalam kondisi lengkap dan dapat segera menjalani proses uji coba di lokasi proyek. Melalui pendekatan ini, pengembangan ladang gas skala kecil secara bertahap dapat dilakukan dengan pertimbangan teknis dan ekonomi yang lebih realistis.
"Proyek skala kecil jarang gagal karena persoalan teknis," kata David Li, Vice President, Global Business Development Group, Endurance Energy. "Biasanya, persoalannya terletak pada jadwal dan siapa yang akan menangani masalah ketika terjadi gangguan."
Pendekatan serupa diterapkan pada berbagai solusi yang ditampilkan di stan Endurance Energy, mulai dari pabrik liquefaction LNG, rangka modular yang terintegrasi dengan LNG/L-CNG, unit pengisian bahan bakar tipe box, peralatan CNG yang mudah berpindah, hingga solusi hidrogen. Seluruh solusi tersebut mengandalkan proses yang terintegrasi sejak tahap awal, mulai dari prefabrikasi di pabrik, pengiriman unit secara lengkap, hingga proses uji coba secara cepat di lokasi.
Dari luar Asia Tenggara, Endurance Energy juga membawa pengalaman yang telah diterapkan langsung di lapangan, termasuk di Afrika. Dalam program Abuja CNG Hub di Nigeria, perusahaan menjadi salah satu pemasok utama yang menyediakan paket peralatan lengkap, mulai dari sistem kompresi untuk stasiun induk CNG dan subsistem pengisian bahan bakar hingga integrasi stasiun. Endurance Energy juga menurunkan tim teknis untuk menangani instalasi dan uji coba, menerapkan standar operasi dan pemeliharaan (O&M), serta melatih tenaga kerja lokal.
Pada Mei, salah satu hub station yang dipasok Endurance Energy mulai beroperasi secara komersial, dan peralatan tahap pertama beroperasi secara stabil. Sejumlah perusahaan Nigeria kemudian menyatakan minat untuk menjalin kerja sama dengan Endurance Energy.
Saat ini, Endurance Energy mengoperasikan lebih dari 500 stasiun pengisian bahan bakar di lebih dari 15 negara. Pengalaman tersebut membuktikan peran dari desain modular dan dukungan layanan lokal dalam mempercepat adopsi energi bersih.
Tentang Endurance Energy
Endurance Energy Equipment Co., Ltd. berdiri pada 1997 dan merupakan perusahaan teknologi mutakhir berskala nasional di Tiongkok. Perusahaan ini juga menjadi salah satu dari beberapa produsen yang menyediakan peralatan terintegrasi untuk pemrosesan, pencairan gas alam, dan pengisian bahan bakar gas alam serta hidrogen. Solusi perusahaan juga mencakup pemurnian, pencairan gas alam, penyimpanan, peak shaving, vaporisasi, pengisian bahan bakar, dan metering.
Informasi selengkapnya: www.endurance-energy.com.
Forum Kerja Sama Energi Tiongkok-ASEAN 2026 dan Upacara Pembukaan Pameran Energi Cerdas “Karbon Ganda” serta Pameran Kendaraan Energi Baru dan Kendaraan Terhubung Cerdas CAEXPO ke-23 Digelar Secara Meriah
NANNING, Tiongkok, 28 September 2026 /PRNewswire/ — Pada 17–18 September, Pameran Energi Cerdas "Karbon Ganda" dan Pameran Kendaraan Energi Baru dan Kendaraan Terhubung Cerdas CAEXPO ke-23 serta Forum Kerja Sama Energi Tiongkok–ASEAN 2026 digelar secara meriah di Nanning. Sekitar 500 perwakilan dari pemerintah, organisasi industri, lembaga penelitian, dan perusahaan ternama di bidang energi dari Tiongkok dan negara-negara ASEAN menghadiri forum energi tersebut, sementara lebih dari 200 perwakilan menghadiri upacara pembukaan pameran.

Lokasi Forum
Forum edisi kali ini mengusung tema "Menggabungkan Energi Hijau, Menghubungkan ASEAN". Wakil Ketua Eksekutif Dewan Perusahaan Listrik Tiongkok, Yang Kun, dalam pidatonya pada forum dan upacara pembukaan menyatakan bahwa Tiongkok dan ASEAN telah membangun 16 jalur transmisi listrik lintas negara bertegangan 110 kV ke atas, dengan pertukaran listrik lintas negara melebihi 75 miliar kWh dan porsi listrik hijau mencapai lebih dari 90%. China Electricity Council (CEC) bersama Kementerian Perindustrian dan Perdagangan Laos serta Dewan Lingkungan Thailand menandatangani nota kesepahaman kerja sama pada forum tersebut, guna mendorong secara menyeluruh kerja sama yang mendalam dan efektif antara kedua pihak dalam hal saling pengakuan standar, berbagi teknologi, pengembangan tenaga ahli, kerja sama proyek, serta berbagi informasi.
Pameran Energi Cerdas "Karbon Ganda" serta Pameran Kendaraan Energi Baru dan Kendaraan Terhubung Cerdas untuk pertama kalinya menghadirkan zona khusus Sistem Tenaga Listrik Baru. Berbagai capaian terdepan dipamerkan secara terpusat, antara lain "Hualong Satu" versi 2.0, "Guohe Satu", platform pengendalian terintegrasi "udara-angkasa-darat" untuk bendungan pembangkit listrik tenaga air, penyimpanan energi dan hidrogen, energi digital, pembangkit listrik virtual, serta interaksi jaringan kendaraan. Perusahaan Listrik Negara Tiongkok memiliki kapasitas terpasang 408 juta kW, dengan porsi energi terbarukan mencapai 42%; Perusahaan Listrik Tiongkok Huadian memiliki total kapasitas terpasang di ASEAN sebesar 4,76 juta kW; Proyek pembangkit listrik tenaga surya 1.000 MW milik Perusahaan Nuklir Umum Tiongkok di Laos dan pembangkit listrik tenaga air Longtan milik Perusahaan Listrik Tiongkok Datang dengan teknologi kembar digital, antara lain, menunjukkan capaian unggul dalam pengembangan energi hijau dan kerja sama dengan ASEAN. Perusahaan kendaraan energi baru seperti Grup Otomotif Guangxi, SAIC-GM-Wuling, Dongfeng Liuzhou Motor, dan Gotion High-Tech juga memamerkan teknologi dan produk berstandar industri kelas dunia di bidang pembuatan kendaraan utuh, baterai daya, kendaraan terhubung cerdas, komponen, serta robot las cerdas.
Pameran edisi kali ini menonjolkan penerapan "AI+", perusahaan penggerak utama rantai industri, pola "perusahaan besar membimbing perusahaan kecil", serta keterhubungan rantai pasok lintas negara, guna mendorong kerja sama energi dan otomotif Tiongkok–ASEAN dari ekspor produk menuju sinergi menyeluruh dalam hal standar, teknologi, layanan, dan lokalisasi.
PR Newswire Luncurkan Fitur Baru yang Mengukur Visibilitas Merek Berdasarkan AEO & GEO pada Platform AI di Asia Pasifik
Solusi ini membantu tim humas, pemasaran, dan hubungan investor memantau serta mengelola visibilitas merek pada platform penelusuran informasi berbasis AI generatif melalui satu platform amplifikasi terpadu
HONG KONG, 28 September 2026 /PRNewswire/ — Platform penelusuran informasi (answer engine) dan jawaban generatif berbasis AI mengubah cara audiens menemukan dan menilai sebuah merek. Kondisi ini membuat praktisi komunikasi membutuhkan data yang lebih relevan untuk memahami persepsi dan visibilitas merek dalam lanskap digital yang terus berubah. Menjawab kebutuhan tersebut, PR Newswire memperkenalkan AEO & GEO Brand Report, fitur baru yang terintegrasi dalam platform PR Newswire Amplify™. Fitur ini membantu praktisi humas, pemasaran, dan hubungan investor memahami serta mengukur bagaimana model AI menyebut dan memosisikan suatu merek dengan tolok ukur yang melampaui metrik SEO. Berbekal analisis tersebut, pelanggan tidak hanya melihat jejak merek di berbagai platform AI, namun juga mengambil langkah untuk membangun visibilitas merek melalui jaringan distribusi rilis berita PR Newswire yang paling tepercaya di dunia.
Pelajari Dukungan PR Newswire Amplify untuk AEO dan GEO dalam Setiap Tahap Kampanye Kehumasan
Lihat Rilis Berita Multikanal yang interaktif melalui tautan: https://www.multivu.com/prnewswire-apac/9422451-in-prnewswire-launches-aeogeo-report4ai-brand-visibility-in-apac-region
Temuan Penting dari Platform Penelusuran Informasi Berbasis AI bagi Praktisi Komunikasi
Didukung Trajaan, platform search intelligence yang baru saja diakuisisi Cision, fitur ini menggabungkan tiga kategori data untuk memberikan gambaran menyeluruh mengenai visibilitas merek di platform AI:
- Mentions: mencakup share of voice, ranking position, visibilitas merek untuk model AI tertentu, serta tren yang tercatat secara berkala.
- Sources: meliputi domain, URL, dan pengaruh trafik yang turut membentuk jawaban yang dihasilkan AI.
- Answers: menampilkan respons aktual yang menunjukkan bagaimana model bahasa besar (LLM) menjawab pertanyaan mengenai suatu organisasi.

Gunakan AEO & GEO Brand Report untuk melihat penyebutan merek, sumber informasi, dan jawaban AI atas pertanyaan utama terkait merek Anda.
Dengan menghadirkan fitur ini secara langsung di Amplify, pengguna dapat mengidentifikasi kesenjangan visibilitas merek pada platform AI, serta mengambil langkah untuk mengatasinya melalui Multichannel Amplification™ yang lebih terarah.
"Bagi praktisi humas modern, memahami bagaimana model AI menyebut dan menggambarkan sebuah merek bukan lagi sekadar kebutuhan strategis. Hal ini juga membuka peluang untuk menata narasi merek di tengah perubahan cara orang mencari informasi," ujar Matt Brown, President, PR Newswire.
"Rilis berita tetap menjadi salah satu cara efektif untuk membangun visibilitas merek pada platform penelusuran informasi berbasis AI, karena menyajikan informasi tepercaya yang menjadi rujukan model bahasa besar (LLM). Dengan memadukan AEO & GEO Brand Report, jaringan distribusi kami yang luas, dan solusi Multichannel Amplification™, kami membantu tim humas agar tidak hanya menyebarkan konten, namun juga mengambil keputusan berdasarkan data," lanjut Brown.
Meningkatkan Persepsi Merek pada Era AI
AEO & GEO Brand Report membantu organisasi mengatasi kesenjangan visibilitas yang muncul akibat terbatasnya sarana untuk mengukur dan memengaruhi bagaimana merek mereka ditampilkan dalam penelusuran informasi berbasis AI.
Dengan memadukan platform PR Newswire yang dirancang untuk kebutuhan kehumasan dan data search intelligence dari Trajaan, praktisi komunikasi dapat mencermati posisi konten mereka dalam penelusuran informasi yang dihasilkan platform AI. Analisis dari AEO & GEO Brand Report membantu tim merancang strategi konten yang lebih tepat, menyesuaikan pesan agar lebih mudah muncul pada platform penelusuran informasi dan jawaban generatif berbasis AI, serta memperluas distribusi konten melalui berbagai kanal untuk memperkuat kredibilitas merek.
"Dengan memadukan kekuatan jaringan distribusi PR Newswire dan search intelligence berbasis AI dari Trajaan, kami membantu organisasi meningkatkan jangkauan pesan mereka pada platform penelusuran informasi berbasis AI dan model bahasa besar," kata Matthieu Danielou, CEO Trajaan & VP Product, Cision. "Saat ini, kehadiran merek semakin dipengaruhi oleh sistem AI. PR Newswire membantu organisasi menyampaikan dan memperkuat narasi mereka, sementara Trajaan menyediakan data untuk mengukur dampaknya terhadap kemunculan merek di LLM dan kinerja bisnis yang nyata."
Informasi lebih lanjut mengenai fitur baru ini dan fitur lain dalam modul Amplify Report tersedia di situs PR Newswire: https://www.prnewswire.com/apac/products/amplify-report-module/.
Tentang PR Newswire
PR Newswire adalah mitra distribusi rilis berita yang terkemuka di industri. PR Newswire memiliki jangkauan global terbaik yang mencakup lebih dari 500.000 newsroom, situs, direct feed, jurnalis, dan influencer di lebih dari 170 negara dan 40 bahasa. Mulai dari platform PR Newswire Amplify™ yang didukung AI, Layanan Konten yang sukses meraih penghargaan, integrated media newsroom dan produk microsite, rangkaian layanan Investor Relations, paid placement, serta sarana social sharing, PR Newswire memiliki katalog solusi Multichannel Amplification™ terlengkap yang memenuhi kebutuhan tim humas dan komunikasi modern. Selama lebih dari 70 tahun, PR Newswire membantu berbagai perusahaan yang ingin menyebarluaskan materi berita terpenting ke seluruh dunia.
Tentang Cision
Cision adalah pemimpin global dalam solusi consumer and media intelligence, media engagement, serta komunikasi. Cision membekali praktisi humas dan komunikasi perusahaan, praktisi pemasaran, serta praktisi media sosial dengan perangkat penting untuk mencapai kesuksesan di dunia modern yang mengutamakan data. Cision memiliki pengalaman luas, kemitraan data eksklusif, serta produk-produk pemenang penghargaan, termasuk CisionOne, Brandwatch, PR Newswire, dan Trajaan. Produk-produk Cision mendukung lebih dari 75.000 perusahaan dan organisasi, termasuk 84% perusahaan yang tercantum dalam daftar "Fortune 500". Cision membantu klien agar bisa memahami dan dipahami oleh audiensnya.
Untuk informasi lebih lanjut, hubungi Tim PR Newswire melalui apacmedia@cision.com
Giti Tire Sukses Antar “VW ID.Buzz World Tour” Raih Rekor Dunia
HANNOVER, Jerman, 26 September 2026 /PRNewswire/ — Ban GitiSynergyH2 dari Giti Tire yang terpasang pada VW ID.Buzz dipakai Rainer Zietlow menempuh perjalanan sejauh 99.800 km. Dalam perjalanan tersebut, Rainer mengunjungi 92 negara secara berturut-turut dan mencatat rekor dunia baru untuk perjalanan keliling dunia nonstop dengan menggunakan mobil listrik berbasis baterai.
Berkolaborasi dengan Volkswagen Commercial Vehicles (VWCV), Rainer, seorang penjelajah dunia profesional, memimpin perjalanan yang berlangsung selama 16 bulan dan melintasi Eropa, Asia, Australia, Afrika, Amerika Selatan, Amerika Utara, serta Timur Tengah.
Perjalanan panjang tersebut berawal dari Hannover, Jerman, pada 1 Juli 2025. Giti Tire berfokus pada aspek keselamatan dan keandalan dalam perjalanan, serta menghubungkan Rainer dengan jaringan globalnya.
Giti Tire menyiapkan dua set ban GitiSynergyH2 yang melakukan penggantian ban pada pertengahan perjalanan untuk memastikan kendaraan tetap siap menyelesaikan seluruh rute yang memecahkan rekor dunia tersebut. Hasil pemeriksaan akhir menunjukkan bahwa lebih dari separuh ketebalan tapak ban masih tersisa.
VW ID.Buzz menggunakan ban depan berukuran 235/60 R18 dan ban belakang 255/55 R18, sesuai kesepakatan Original Equipment (OE) antara Giti Tire dengan VWCV yang berlaku sejak September 2023.
Ban yang meraih label AA Eropa tersebut menggunakan kompon tapak generasi terbaru untuk mengurangi hambatan gulir secara signifikan, serta menjaga daya tahan ban maupun keselamatan berkendara, grip maksimal dan pengendalian kendaraan di permukaan basah dan kering.
Perjalanan tersebut berakhir di ajang IAA Transportation di Hannover pada 14 September 2026. Dalam kesempatan tersebut, Rainer menerima sertifikat yang secara resmi mengakui rekor baru dunia untuk mobil listrik (EV) tersebut.
Rainer mengatakan, "Setelah menempuh perjalanan hampir 100.000 km, saya dapat mengatakan dengan penuh keyakinan bahwa ban GitiSynergyH2 memberikan pengalaman berkendara dengan kualitas premium."
"Rolling Resistance yang rendah membantu kami menempuh sekitar 400 kilometer dalam setiap pengisian daya. Kami juga menghadapi hujan yang sangat deras, terutama di Asia Tenggara, tanpa mengalami aquaplaning sama sekali. Semua itu kami rasakan dengan ban premium. Luar biasa."
Chris Bloor, Executive Director, Giti Tire, menambahkan, "Kami ingin membuktikan kemampuan teknologi ban EV Giti Tire dalam kondisi nyata, serta menegaskan komitmen jangka panjang terhadap daya tahan ban, keselamatan berkendara, inovasi, dan keberlanjutan. Perjalanan ini kembali membuktikan kemampuan tersebut."
Giti Tire juga sukses mencatat rekor dunia setelah YANGWANG U9 Xtreme (U9X) mencapai kecepatan tertinggi 496,22 km/jam dengan menggunakan ban GitiSport e.GTR2 Pro. Pencapaian tersebut menjadikan U9X mobil tercepat di dunia.

Petr Cajka, Sales & Marketing Director Europe, Giti Tire; Rainer Zietlow; Lena Kuhlmann, Official Adjudicator, Guinness World Records; Lars Krause, Head of Sales & Marketing, VWCV.
SapuLangit Media Center Perluas Distribusi Siaran Pers ke Lebih dari 200 Media Online untuk Manajemen Reputasi,ć
PERSRILIS.COM – SapuLangit Media Center dapat mendistribusikan dan mempublikasikan siaran pers (press release) baik personal, korporasi, ataupun organisasi ke lebih dari 150+ portal berita.
Mulai dari media ekonomi dan bisnis umum (termasik media bisnis khusus), media entertainment, media nasional, hingga pers daerah di seluruh Indonesia.
Lewat produk unggulan “Press Release Broadcast”, SapuLangit dapat menyebarluaskan dan menerbitkan siaran pers secara serentak ke lebih dari 150 portal berita, dalam hitungan menit.
Sangat penting untuk manajemen reputasi: promosi dan branding, sosialisasi dan kampanye, bahkan klarifikasi untuk image restoration (atau pemulihan nama baik).
Cek daftar media online atau portal beritanya di situs Jasasiaranpers.com, dan untuk informasi dapat menghubungi WhatsApp Center 0853 1555 7788. Terima kasih. ****
CGTN: Mengapa Perhatian Dunia Tertuju pada Pertemuan Xi-Trump: Penentuan Arah Hubungan Tiongkok-AS hingga Masa Depan Global
CGTN mengulas kunjungan kenegaraan Presiden Tiongkok Xi Jinping ke Amerika Serikat (AS). Mengangkat kisah sejumlah anak muda AS yang memiliki pengalaman berinteraksi dengan Tiongkok serta pengumuman terbaru Xi yang mengundang 100.000 anak muda Amerika untuk berkunjung ke Tiongkok dalam lima tahun ke depan, artikel tersebut menyoroti peran diplomasi kepala negara dalam menentukan arah hubungan Tiongkok-AS sekaligus membahas arti penting kerja sama kedua negara bagi dunia.
BEIJING, 27 September 2026 /PRNewswire/ — Marlon Forrester dan Joey Zhang tidak menyangka surat yang mereka kirim kepada Presiden Tiongkok Xi Jinping akan mendapat balasan.
Kedua sosok ini merupakan bagian dari sekitar 100 mahasiswa di 10 universitas di Amerika Serikat yang mengikuti program pertukaran pemuda di Tiongkok. Setelah kembali dari perjalanan tersebut, Forrester dan Zhang menulis surat kepada Xi. Balasan dari Presiden Tiongkok itu tiba sehari sebelum kunjungan kenegaraan Xi ke Amerika Serikat.
Dalam wawancara eksklusif dengan CGTN, Forrester, seorang dosen di Harvard University, dan Zhang, mahasiswa Columbia University, berbagi pengalaman mengenai program pertukaran tersebut. Menurut mereka, keterlibatan Xi dengan generasi muda turut "menanam benih" dan "meletakkan fondasi" bagi generasi baru untuk melanjutkan hubungan antarmasyarakat kedua negara.
Dalam upacara penyambutan di Gedung Putih pada 24 September, Xi mengumumkan bahwa Tiongkok akan mengundang 100.000 anak muda Amerika untuk mengikuti program pertukaran dan studi di Tiongkok selama lima tahun ke depan.
Komitmen tersebut menggambarkan bagaimana keputusan di tingkat tertinggi dapat diterjemahkan menjadi pengalaman nyata dalam kehidupan bermasyarakat. Karena itu, dunia terus mencermati langkah Tiongkok dan AS dalam menata masa depan hubungan bilateral.
Menentukan arah hubungan Tiongkok-AS
Sepanjang 2026, interaksi antara Xi dan Presiden AS Donald Trump berlangsung cukup intens dan turut menentukan arah hubungan Tiongkok-AS.
Dalam percakapan via telepon pada Februari, Xi dan Trump sepakat untuk "mencapai lebih banyak hal besar dan positif". Xi juga menyerukan agar 2026 menjadi tahun untuk mendorong sikap saling menghormati, hidup berdampingan secara damai, serta kerja sama yang saling menguntungkan.
Tiga bulan berselang, Trump pun berkunjung ke Tiongkok. Pertemuan yang berlangsung hampir sembilan jam itu menghasilkan konsensus politik penting untuk membangun "hubungan Tiongkok-AS yang konstruktif dan memiliki stabilitas strategis".
Bagi Xi, menetapkan arah hubungan hanyalah langkah awal. Ia menegaskan bahwa membangun hubungan Tiongkok-AS "bukanlah langkah sementara dan tidak dapat selesai dalam semalam". Di Washington, Xi juga menyerukan "semangat untuk terus bersikap konsisten" sebagai gambaran perlunya kegigihan dalam mempererat hubungan bilateral.
Hubungan antarmasyarakat juga menjadi bagian penting dari upaya tersebut. Di Lincoln High School, Washington State, serta di kalangan anak muda di Maryland dan Florida, pesan-pesan Xi kepada generasi muda Amerika mendorong mereka untuk menjadi penghubung persahabatan antara kedua negara.
Di bidang ekonomi, Kementerian Perdagangan Tiongkok mencatat bahwa perusahaan-perusahaan Amerika Serikat telah mendirikan lebih dari 84.000 perusahaan penanaman modal asing (PMA) di Tiongkok hingga Juli 2026. Nilai investasi mereka meningkat 7,8% secara tahunan pada Semester I-2026. Sementara itu, survei US-China Business Council terhadap 175 perusahaan Amerika menunjukkan bahwa 95% responden menilai aktivitas usaha di Tiongkok berperan penting bagi daya saing global perusahaan.
Tanggung jawab yang melampaui dua negara
Hubungan bilateral Tiongkok-AS memiliki dampak yang jauh melampaui kedua negara.
Dalam pidatonya di Gedung Putih, Xi mengatakan "Kerja sama Tiongkok-AS tidak dapat menyelesaikan setiap persoalan dunia, namun tanpa kerja sama kedua negara, banyak persoalan global akan sulit teratasi."
Xi menyerukan kedua negara agar "memperpanjang daftar kerja sama dan memperpendek daftar persoalan". Agenda tersebut mencakup berbagai bidang, mulai dari perdagangan dan investasi hingga kecerdasan buatan (AI), pemberantasan narkotika, penegakan hukum, dan penerbangan langsung.
Menurut Sun Taiyi, Associate Professor di Christopher Newport University, kerja sama bilateral dapat mengurangi ketidakpastian pasar, mengelola risiko teknologi, dan memperbaiki komunikasi dalam menghadapi krisis. "Bahkan, kerja sama yang cakupannya terbatas dapat memberikan dampak positif bagi stabilitas global," ujarnya.
Tata kelola AI juga menjadi salah satu bidang yang mendapat perhatian global. Xi mengatakan bahwa "Tiongkok dan AS merupakan dua negara terdepan dalam AI" dan memiliki tanggung jawab bersama untuk memastikan AI tetap "berada di bawah kendali manusia dan melayani kesejahteraan manusia".
Wang Honggang, Direktur Institute of Peaceful Development, Chinese Academy of Social Sciences, menilai bahwa tata kelola AI yang bersifat kolektif merupakan salah satu contoh utama kerja sama yang dapat memberikan manfaat bagi dunia.
Survei CGTN di 39 negara menunjukkan bahwa 75% responden menilai stabilitas hubungan Tiongkok-AS berperan penting bagi masyarakat internasional. Angka tersebut mencapai 78,3% di negara-negara berkembang.
Tahun ini, Tiongkok menjadi tuan rumah Pertemuan Pemimpin Ekonomi APEC, sementara AS menjadi tuan rumah KTT G20. Perhatian dunia pun tertuju pada bagaimana para pemimpin kedua negara berinteraksi, mempertahankan komunikasi, dan memperluas kerja sama.
Dalam pidatonya di Gedung Putih, Xi mengatakan, "Tiongkok dan AS sebagai dua negara besar mengemban tanggung jawab historis untuk mendorong pembangunan dan kemajuan umat manusia."
https://news.cgtn.com/news/2026-09-25/Why-the-world-is-watching-the-Xi-Trump-meeting-1QIgAZq6BMY/p.html
Meneruskan kekayaan lebih mudah daripada mempersiapkan pewaris untuk mengelolanya, menurut studi Sun Life Asia
- Di antara mereka yang khawatir kekayaannya tidak akan bertahan hingga generasi berikutnya, 52% menilai kesiapan penerima manfaat dalam mengelola warisan sebagai kekhawatiran utama, melampaui volatilitas pasar (49%) dan konflik keluarga terkait aset (44%).
- Sebanyak 70% khawatir kekayaan mereka tidak akan bertahan hingga generasi berikutnya, meskipun jumlah rencana yang terdokumentasi telah meningkat dua kali lipat sejak 2025.
- Hampir tiga perempat (74%) keluarga yang merencanakan warisan finansial berniat mewariskan nilai-nilai, pengetahuan, atau pelajaran hidup bersama dengan aset finansial.
- Keluarga terkaya di Asia tidak terlalu mencemaskan konflik keluarga, tetapi lebih mengkhawatirkan risiko investasi, kompleksitas perpajakan, dan kepercayaan terhadap penasihat mereka
HONG KONG, 27 September 2026 /PRNewswire/ — Riset terbaru Sun Life Asia mengungkapkan bahwa ancaman terbesar terhadap keberlangsungan kekayaan dari generasi ke generasi mungkin bukan volatilitas pasar atau konflik keluarga, melainkan kesiapan penerima manfaat dalam mengelola harta yang mereka warisi. Meskipun perencanaan warisan semakin umum di Asia, hanya satu dari lima orang yang merasa benar-benar siap untuk mewariskan kekayaan mereka saat ini.
Laporan terbaru Passing the Torch: When legacy means more than money, menunjukkan bahwa pandangan masyarakat di Asia tentang warisan yang ingin mereka tinggalkan telah banyak berubah. Hampir tiga perempat (74%) responden berencana mewariskan nilai-nilai, pengetahuan, atau pelajaran hidup sebagai bagian dari rencana warisan mereka, selain aset finansial. Pada saat yang sama, 70% khawatir kekayaan mereka tidak akan bertahan hingga generasi berikutnya dan hanya 20% yang merasa benar-benar siap mewariskan kekayaan mereka saat ini. Hal ini semakin menegaskan bahwa warisan yang bertahan lintas generasi tidak hanya bergantung pada apa yang diwariskan, tetapi juga pada kesiapan generasi berikutnya untuk mengelolanya.
Studi tersebut juga menunjukkan bahwa perencanaan warisan semakin berkembang di seluruh kawasan. Proporsi masyarakat yang telah memiliki rencana warisan yang terdokumentasi sepenuhnya dan dikomunikasikan kepada pihak terkait meningkat lebih dari dua kali lipat, dari 10% pada 2025 menjadi 22% pada 2026. Sementara itu, mereka yang sama sekali belum memiliki rencana turun dari 31% menjadi 15%.
David Broom, Chief Client and Distribution Officer di Sun Life Asia, mengatakan: "Rencana warisan belum bisa dianggap lengkap hanya karena sudah dibuat secara tertulis. Rencana tersebut perlu memastikan seluruh keluarga memiliki pemahaman yang sama tentang tujuan kekayaan tersebut, prinsip yang menjadi pedoman dalam mengelolanya, serta bagaimana generasi berikutnya dapat melanjutkan tanggung jawab itu. Dengan begitu, rencana yang telah disusun tidak hanya berhenti di atas kertas, tetapi juga dapat diterapkan dan bertahan dalam jangka panjang."
Warisan bukan sekadar soal uang
Bagi sebagian besar keluarga, warisan bukan sekadar soal uang. Selain uang dan properti, keterampilan dan pendidikan (33%), nilai-nilai keluarga (32%), serta pelajaran hidup (31%) termasuk hal yang paling ingin diwariskan. Memberikan kesempatan melalui pendidikan dianggap sangat penting dan termasuk dalam tiga prioritas utama di kawasan ini (48%). Bahkan di antara mereka yang berencana mewariskan aset finansial, membiayai pendidikan (45%) menempati urutan setelah memenuhi kebutuhan pokok keluarga (52%) dan memberikan dukungan finansial kepada anggota keluarga semasa hidup (50%).
Hal yang ingin dicapai keluarga melalui kekayaan mereka juga menunjukkan gambaran yang sama. Enam dari 10 orang (61%) ingin kekayaan mereka membuka peluang jangka panjang bagi orang-orang yang mereka sayangi, sementara 52% ingin kekayaan tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok seperti tempat tinggal dan layanan kesehatan. Uang tetap penting, tetapi kini semakin dipandang sebagai sarana untuk memberikan rasa aman dan membuka peluang bagi generasi berikutnya, bukan sebagai warisan itu sendiri.
Perencanaan semakin matang, tetapi tingkat keyakinan masih tertinggal
Perencanaan semakin terstruktur, tetapi tingkat keyakinan belum meningkat seiring dengan perkembangannya. Jumlah orang yang memiliki rencana yang sepenuhnya terdokumentasi dan telah dikomunikasikan meningkat lebih dari dua kali lipat dalam setahun, dari 10% pada 2025 menjadi 22% pada 2026, sementara mereka yang sama sekali belum memiliki rencana turun dari 31% menjadi 15%. Namun, tingkat keyakinan belum meningkat dengan laju yang sama. Saat ini, hanya 20% yang merasa benar-benar siap, hampir tidak berubah dari 19% setahun lalu. Saran profesional turut berperan dalam meningkatkan kesiapan. Hampir separuh responden (46%) telah berkonsultasi dengan tenaga profesional mengenai perencanaan warisan, naik dari 37% pada 2025. Di antara mereka, 79% merasa siap secara finansial untuk mewariskan kekayaan mereka, dibandingkan dengan 44% dari mereka yang belum berkonsultasi dengan tenaga profesional, tetapi ingin melakukannya.
Kekhawatiran justru paling tinggi di kalangan mereka yang masih memiliki banyak waktu untuk melakukan perencanaan. Tiga perempat (76%) Gen Z dan Milenial khawatir kekayaan mereka tidak akan bertahan hingga generasi berikutnya, dibandingkan dengan 66% Gen X dan 59% Baby Boomer. Namun, generasi muda juga paling optimistis mengenai dampak kekayaan yang mereka wariskan. Sebanyak 65% Gen Z dan 67% Milenial yakin bahwa kekayaan yang mereka wariskan akan terus memberikan manfaat bagi generasi mendatang, dibandingkan dengan 51% Baby Boomer.
Setiap generasi cenderung menilai generasi lainnya memiliki literasi keuangan yang lebih baik. Lebih dari separuh (58%) Gen X dan Baby Boomer menilai anggota keluarga yang lebih muda lebih melek finansial daripada mereka, sementara 61% Gen Z dan Milenial justru berpandangan bahwa generasi sebelumnya lebih melek finansial.
Pandangan positif terhadap satu sama lain ini tetap diiringi kekhawatiran nyata mengenai kesiapan mereka. Kesiapan penerima manfaat dalam mengelola harta yang mereka warisi menjadi kekhawatiran terbesar keluarga, yang disebutkan oleh 52% dari mereka yang khawatir kekayaannya tidak akan bertahan, melampaui volatilitas pasar (49%) dan konflik terkait aset (44%). Lebih dari seperempat (27%) menyebut kurangnya literasi keuangan pada generasi berikutnya sebagai salah satu risiko terbesar terhadap keberlangsungan kekayaan keluarga, sementara 25% lainnya khawatir generasi berikutnya tidak memiliki keyakinan yang cukup untuk mengelola kekayaan yang akan mereka terima. Para penasihat semakin berperan dalam membantu keluarga memulai pembicaraan mengenai hal-hal tersebut. Empat dari 10 orang mengatakan bahwa komunikasi dengan generasi berikutnya telah dilakukan, setidaknya sebagian, melalui penasihat keuangan, meningkat dari 15% pada 2025.
David Broom menambahkan: "Mewariskan kekayaan mungkin merupakan keputusan yang cukup mudah, tetapi mempersiapkan seseorang untuk mengelolanya membutuhkan proses yang jauh lebih panjang. Keluarga yang melibatkan generasi berikutnya sejak dini dapat memanfaatkan pembicaraan tersebut untuk membangun kemampuan dalam mengambil keputusan finansial, memperjelas ekspektasi, dan mengurangi ketidakpastian sebelum tanggung jawab beralih kepada mereka. Penasihat keuangan tepercaya dapat membantu keluarga menjalani pembicaraan tersebut dengan lebih yakin dan mewujudkan niat baik menjadi rencana yang dipahami oleh seluruh anggota keluarga."
Bagi keluarga kaya, mengelola kompleksitas lebih penting daripada mengelola konflik
Bagi keluarga terkaya di Asia, situasinya berbeda. Jika masyarakat umum lebih mengkhawatirkan kesiapan keluarga dan risiko konflik terkait aset, individu dengan kekayaan bersih tinggi justru jauh lebih tidak khawatir akan kemungkinan terjadinya perselisihan dalam keluarga. Seperlima (20%) menilai perselisihan sebagai ancaman besar terhadap keberlangsungan kekayaan, dibandingkan dengan 34% dari seluruh masyarakat umum yang disurvei. Sebaliknya, mereka lebih mengkhawatirkan hal-hal mendasar dalam menjaga keberlangsungan kekayaan, yaitu mengambil keputusan investasi yang tepat, mengelola kompleksitas perpajakan dan hukum, serta memiliki kepercayaan terhadap lembaga yang mengelola kekayaan mereka.
Keputusan investasi yang kurang tepat dipandang sebagai risiko oleh 37% responden dengan kekayaan bersih tinggi, dibandingkan dengan 24% masyarakat umum, sementara 29% menyoroti kompleksitas perpajakan atau hukum, dibandingkan dengan 18% masyarakat umum. Di antara mereka yang khawatir kekayaannya tidak akan bertahan hingga generasi berikutnya, 40% menyebut kepercayaan terhadap penasihat atau lembaga yang mengelola kekayaan mereka sebagai salah satu kekhawatiran, dibandingkan dengan 25% pada kelompok responden secara keseluruhan.
Lebih dari delapan dari 10 (83%) individu dengan kekayaan bersih tinggi yang disurvei meyakini bahwa penasihat perlu berperan dalam perencanaan warisan, dan 63% menilai penasihat seharusnya mengambil peran utama. Hal ini menunjukkan bahwa penasihat memiliki peran yang jauh lebih sentral bagi kelompok ini dibandingkan bagi masyarakat umum. Bagi keluarga-keluarga ini, menjaga kekayaan agar tetap bertahan lintas generasi kini tidak hanya membutuhkan keharmonisan keluarga, tetapi juga tata kelola yang baik dan penasihat yang dapat dipercaya.
Sujoy Ghosh, CEO Sun Life Private Wealth, mengatakan: "Bagi keluarga dengan kekayaan bersih tinggi, menjaga kekayaan agar tetap bertahan lintas generasi bukan hanya soal menghindari konflik keluarga. Hal yang tak kalah penting adalah keyakinan bahwa setiap keputusan terkait kekayaan tersebut, mulai dari investasi hingga penataannya untuk generasi berikutnya, telah diambil dengan tepat. Karena itu, nasihat dari pihak yang tepercaya menjadi sangat penting. Keluarga semakin membutuhkan penasihat yang dapat menggabungkan berbagai keahlian yang tepat, membantu mereka menghadapi berbagai kompleksitas, dan mengambil keputusan yang bijak untuk kekayaan mereka di berbagai negara dan lintas generasi."
Di semua tingkat kekayaan, riset ini menunjukkan perubahan mendasar yang sama: keluarga semakin mempertimbangkan bukan hanya apa yang akan mereka wariskan, tetapi juga apakah generasi berikutnya siap menerimanya.
Laporan selengkapnya tersedia sini.
Tentang survei ini
Ini merupakan survei tahunan kedua Sun Life Asia mengenai perencanaan warisan, setelah survei tahun 2025 Passing the Torch: Building Lasting Legacies in Asia. Pengumpulan data dilakukan pada Agustus 2026 di enam pasar, yaitu Hong Kong, Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Vietnam, dengan melibatkan 3.073 responden dari berbagai tingkat kekayaan dan generasi.
Tentang Sun Life
Sun Life adalah organisasi jasa keuangan internasional terkemuka yang menyediakan solusi manajemen aset, pengelolaan kekayaan, asuransi, dan kesehatan bagi Klien individu maupun institusi. Sun Life beroperasi di sejumlah pasar di seluruh dunia, termasuk Kanada, AS, Inggris Raya, Irlandia, Hong Kong, Filipina, Jepang, Indonesia, India, Tiongkok, Australia, Singapura, Vietnam, Malaysia, dan Bermuda. Per 30 Juni 2026, total aset kelolaan Sun Life mencapai $1,70 triliun. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.sunlife.com.
Saham Sun Life Financial Inc. diperdagangkan di bursa saham Toronto (TSX), New York (NYSE), dan Filipina (PSE) dengan simbol ticker SLF.
Catatan untuk editor: Semua angka dalam dolar Kanada
The Coffee Bean & Tea Leaf® dan Al-Ghunaim Rayakan Pembukaan Kafe Ke-130 di Kuwait
Kemitraan selama 20 tahun yang bertumpu pada sumber daya manusia, loyalitas pelanggan, dan komitmen bersama menghadirkan pengalaman kafe yang luar biasa.
KUWAIT CITY, 25 September 2026 /PRNewswire/ — The Coffee Bean & Tea Leaf® (CBTL) dan Al-Ghunaim Trading Co. merayakan pembukaan kafe ke-130 CBTL di Kuwait. Pencapaian ini menandai lebih dari 20 tahun kemitraan yang telah terjalin, serta memperkuat ekspansi bisnis CBTL di negara yang berpenduduk sekitar lima juta orang. Saat ini, aktivitas operasional CBTL di Kuwait didukung lebih dari 1.135 karyawan yang bekerja di jaringan kafe, operasional, dan fungsi pendukung. Jumlah tersebut mencerminkan skala bisnis yang telah dibangun Al-Ghunaim Trading Co. selama beroperasi di pasar Kuwait.

Al-Ghunaim Trading Co. membuka kafe pertama The Coffee Bean & Tea Leaf® di Salmiya pada 16 Desember 2004. Sejak saat itu, perusahaan mengembangkan CBTL menjadi salah satu merek kafe premium terkemuka di Kuwait. Dari satu gerai, jaringan tersebut kini tumbuh dan hadir di berbagai komunitas di seluruh negeri, dengan komitmen menyajikan kopi dan teh terbaik serta menghadirkan pengalaman sehari-hari yang berkesan bagi pelanggan.
Abdulghani Al-Ghunaim, Chairman, Al-Ghunaim Trading Co., memegang peran penting dalam perjalanan tersebut. Di bawah visi dan kepemimpinannya, bisnis ini melewati fase ekspansi pesat, perubahan preferensi konsumen, pandemi COVID-19, hingga kondisi regional yang tak menentu dan masih berlangsung, tanpa mengesampingkan fokus pada pengalaman pelanggan.
"Pencapaian ini menjadi tonggak penting bagi Al-Ghunaim Trading Co. Namun, lebih penting lagi, pencapaian ini mencerminkan kepercayaan pelanggan serta dedikasi orang-orang yang telah membangun bisnis ini selama lebih dari dua dekade. Kami bangga atas apa yang telah kami capai bersama The Coffee Bean & Tea Leaf® dan berterima kasih kepada semua pihak yang telah menjadi bagian dari perjalanan ini. Kami akan terus membangun fondasi yang kuat ini dan melanjutkan komitmen untuk melayani pelanggan serta komunitas di seluruh Kuwait."
— Mishary Al-Ghunaim, Chief Executive Officer, Al-Ghunaim Trading Co.
"Kemitraan kami dengan Al-Ghunaim Trading Co. mencerminkan komitmen bersama terhadap pelanggan, merek, dan pertumbuhan berkelanjutan. Kami bangga merayakan pencapaian ini dan menantikan perjalanan berikutnya."
— Ken Lingan, Chief Executive Officer, The Coffee Bean & Tea Leaf®
Di balik pencapaian tersebut terdapat para karyawan yang setiap hari menjadi ujung tombak, mulai dari barista dan manajer kafe hingga tim operasional, rantai pasok, dan fungsi pendukung. Di setiap kafe, tim yang ramah dan hangat membuat hari pelanggan menjadi lebih menyenangkan. Komitmen terhadap kualitas, layanan, dan keunggulan operasional turut mendorong pertumbuhan bisnis Al-Ghunaim Trading Co., serta menjaga pengalaman yang selama ini diharapkan pelanggan dari CBTL. Lebih dari sekadar tempat menikmati kopi dan teh, kafe-kafe tersebut menjadi ruang bagi pelanggan untuk beristirahat, berkreasi, dan bersosialisasi, serta menjadi bagian dari berbagai momen keseharian mereka.
Kedekatan dengan pelanggan tersebut juga mendapat pengakuan. Di tahun 2025, The Coffee Bean & Tea Leaf di Kuwait meraih "First Café Award 2025" dan tercantum dalam daftar "Top 10 Brands 2025" versi Service Hero Kuwait, indeks kepuasan pelanggan independen yang menilai lebih dari 900 merek di 18 industri. Penghargaan tersebut melanjutkan kesuksesan CBTL Kuwait sebagai salah satu merek dengan kinerja terbaik selama tiga tahun berturut-turut.
Selain mengembangkan jaringan kafe, Al-Ghunaim Trading Co. juga terus berkontribusi terhadap komunitas dengan menciptakan lapangan kerja dan menjalankan berbagai inisiatif sosial. Di tahun 2026, perusahaan kembali menegaskan komitmen tersebut dengan memberikan kontribusi US$1 juta kepada Kuwait Emergency Response Fund.
Setelah proyek ini, Al-Ghunaim Trading Co. dan CBTL akan terus memperkuat posisi merek sebagai salah satu merek kafe terkemuka di Kuwait. Keberhasilan akan diukur dari kekuatan jaringan, preferensi pelanggan, dan ekuitas merek secara keseluruhan. Investasi berkelanjutan pada inovasi, sumber daya manusia, dan keunggulan operasional akan menjadi fondasi bagi pertumbuhan bisnis pada tahap berikutnya.
Tentang The Coffee Bean & Tea Leaf®
Berkantor pusat di Asia dan menjadi bagian dari Jollibee Group, The Coffee Bean & Tea Leaf® merupakan merek kopi dan teh spesialti global dengan konsep modern. Berawal dari California Selatan pada 1963, The Coffee Bean & Tea Leaf® kini memiliki lebih dari 1.000 gerai di lebih dari 20 negara. Perusahaan memperoleh kopi dan teh berkualitas terbaik dari komunitas lokal, kemudian meracik setiap minuman secara langsung untuk menghadirkan cita rasa yang segar. Sebagai pencipta The Original Ice Blended®, perusahaan terus berinovasi agar masyarakat di seluruh dunia dapat menikmati minuman klasik maupun cita rasa baru, baik di kafe maupun di rumah.
Informasi lebih lanjut: corporate.thecoffeebeanandtealeaf.com
Milliken Memamerkan MAXCELL® di Data Centre World Asia 2026, Membantu Asia Tenggara Memenuhi Kebutuhan Infrastruktur AI yang Terus Meningkat
SINGAPURA, 26 September 2026 /PRNewswire/ — Seiring dengan meningkatnya investasi dalam AI, komputasi awan, dan infrastruktur digital di seluruh Asia Tenggara, Milliken & Company akan memamerkan solusi manajemen kabel MAXCELL® di Data Centre World Asia 2026, membantu pemilik, operator, insinyur, dan kontraktor pusat data membangun jaringan berdensitas tinggi yang dapat diskalakan dan dirancang untuk mendukung pertumbuhan di masa depan.
Permintaan akan kapasitas pusat data di seluruh kawasan terus meningkat seiring organisasi memperluas layanan digital, menerapkan beban kerja AI, dan memperkuat infrastruktur cloud. Di Data Centre World Asia, Milliken akan menunjukkan bagaimana solusi innerduct fleksibel MAXCELL® membantu pelanggan meningkatkan kapasitas saluran yang dapat digunakan, menyederhanakan manajemen kabel, dan menyediakan ruang untuk ekspansi di masa depan tanpa perlu memasang saluran tambahan.
Dirancang untuk lingkungan pusat data dengan kebutuhan tinggi, MAXCELL® membantu operator memanfaatkan ruang jalur yang tersedia secara lebih efisien, meningkatkan efisiensi instalasi, dan beradaptasi dengan kebutuhan konektivitas yang terus berkembang.
"Di seluruh Asia, operator pusat data dituntut untuk membangun infrastruktur dengan lebih cepat sekaligus mempertahankan fleksibilitas untuk beradaptasi seiring perubahan kebutuhan," kata Zach Huckabay, Direktur Penjualan Senior untuk bisnis tekstil teknis Milliken. "MAXCELL® membantu pelanggan memaksimalkan aset saluran yang ada guna meningkatkan kesiapan jaringan dalam memenuhi kebutuhan konektivitas AI, cloud, dan digital yang berkembang pesat. Kami sangat menantikan kesempatan untuk bertemu dengan para pelanggan di Data Centre World Asia dan membahas solusi yang dapat kami tawarkan untuk membantu mengatasi tantangan infrastruktur mereka."
Partisipasi Milliken di Data Centre World Asia mencerminkan komitmen berkelanjutan Milliken dalam mendukung pelanggan melalui keahlian lokal, layanan teknis, dan kolaborasi dalam proyek. Tim Milliken di seluruh Asia berkolaborasi erat dengan pelanggan untuk memenuhi kebutuhan jaringan dan pusat data yang semakin kompleks dengan memadukan produk inovatif dan keahlian teknis di lapangan.
Seiring dengan terus meningkatnya investasi pada pusat data hiperskala dan jaringan digital generasi berikutnya di seluruh kawasan, Milliken terus berupaya mengembangkan kemampuan manajemen kabel, mempererat kemitraan dengan pelanggan, serta membantu berbagai organisasi meningkatkan kinerja dan efisiensi infrastruktur mereka.
Pengunjung dapat menemui tim Milliken di Booth C105 pada Data Centre World Asia 2026 yang akan digelar pada 29-30 September di Marina Bay Sands, Singapura, untuk mengenal lebih jauh solusi MAXCELL® serta upaya Milliken dalam mendukung masa depan infrastruktur digital.
Tentang Milliken
Milliken memanfaatkan ilmu material untuk menghadirkan terobosan masa depan hari ini. Kenali lebih jauh berbagai inovasi Milliken di bidang tekstil, lantai, bahan kimia khusus, dan solusi perawatan kesehatan melalui milliken.com, Facebook, Instagram, dan LinkedIn.
Rianlon Ekspansi ke Malaysia, Perkuat Pasar Global
JOHOR BAHRU, Malaysia, SHANGHAI dan HANGZHOU, Tiongkok, 24 September 2026 /PRNewswire/ — Artikel berita dari China Daily:
Bagi Li Haiping, Chairman & CEO, Rianlon Corp, menjual produk ke pasar global belum cukup untuk membawa sebuah perusahaan menjadi pemain global.
"Jika kegiatan riset, produksi, dan pengiriman masih terpusat di Tiongkok, sementara pelanggan tersebar di berbagai negara, kami akan sulit menjadi perusahaan global," ujar Li di Tianjin, Tiongkok utara.
Setelah mengevaluasi sejumlah lokasi, Rianlon Corp akhirnya memilih Johor, Malaysia, sebagai lokasi proyek yang dinilai akan mengubah pola operasional perusahaan di pasar global.
Produsen bahan kimia khusus yang bermarkas di Tianjin itu mulai membangun pusat riset dan manufaktur di Johor pada Januari lalu. Menurut Malaysian Investment Development Authority, proyek senilai sekitar US$300 juta tersebut merupakan fasilitas terpadu berskala besar pertama Rianlon di luar Tiongkok.

From top: A groundbreaking ceremony for the Rianlon Malaysia R&D and Manufacturing Base in January. A rendering of Rianlon’s R&D and manufacturing base in Malaysia. PHOTOS PROVIDED TO CHINA DAILY
Pusat riset dan lini produksi fasilitas tersebut ditargetkan rampung pada Triwulan I-2027. Rianlon menyiapkan proyek ini untuk mendekatkan kegiatan riset, manufaktur, dan pengiriman dengan pelanggan di luar negeri, serta membangun tim lokal yang akan mengelola operasional fasilitas.
Mengapa Johor
Stabilitas menjadi pertimbangan utama Rianlon saat mencari lokasi. Perusahaan menilai kondisi politik dan sosial Malaysia, konsistensi kebijakan, serta kemampuan pemerintah setempat dalam menjalankan kebijakan tersebut secara efektif.
Johor kemudian menawarkan keunggulan lain karena menjadi bagian dari Johor-Singapore Special Economic Zone. Kawasan ini memberikan akses bagi perusahaan terhadap keunggulan yang dimiliki Malaysia maupun Singapura.
Malaysia dan Singapura membentuk kawasan ekonomi khusus tersebut pada Januari 2025 untuk mendorong investasi, serta memperlancar arus barang dan orang lintasnegara. Kawasan ini mencakup sektor manufaktur, logistik, pendidikan, energi, dan sejumlah sektor lainnya.
Lokasi Johor juga menghubungkan aktivitas operasional Rianlon di Tiongkok dengan pasar Asia Tenggara dan pasar global. Dengan menempatkan fungsi riset, produksi, dan pengambilan keputusan di Johor, Rianlon menargetkan respons yang lebih cepat terhadap pelanggan, waktu pengiriman yang lebih singkat, serta membangun model yang dapat diterapkan dalam ekspansi internasional berikutnya.
Keputusan tersebut mendapat dukungan dari pemerintah federal dan pemerintah negara bagian Malaysia. Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim bertemu dengan Li di Tianjin pada September 2025. Saat itu, Ibrahim mengatakan pabrik dan pusat riset Rianlon diharapkan menciptakan lapangan kerja dengan keterampilan tinggi bagi masyarakat Malaysia.

Malaysian Prime Minister Anwar Ibrahim (left) meets Li Haiping, chairman and CEO of Rianlon Corp, at the Shanghai Cooperation Organization Summit 2025 in Tianjin.
Ekspansi di Luar Tiongkok
Rianlon didirikan di Tianjin pada 2003 dan mengembangkan teknologi untuk memperpanjang masa pakai polimer. Produk perusahaan mencakup antioksidan, light stabilizer, dan campuran khusus untuk berbagai aplikasi pada plastik, karet, pelapis, serat, dan perekat. Rianlon lalu memperluas portofolionya ke bahan aditif pelumas, material elektronik, dan ilmu hayati.
Rianlon menilai rantai pasok global akan tetap menjadi bagian penting dari bisnisnya meski jaringan regional juga semakin berkembang. Bagi pemasok yang melayani berbagai pasar, ketergantungan pada satu negara untuk riset, produksi, dan pengiriman dapat meningkatkan risiko keterlambatan dan gangguan lainnya.
"Pembangunan fasilitas kami di Johor bukan sekadar pendirian pabrik di luar negeri dan bukan pula langkah jangka pendek untuk merespons tarif perdagangan atau persaingan bisnis," ujar Li. "Fasilitas ini akan menjadi basis jangka panjang untuk kegiatan riset, manufaktur, dan pengiriman produk ke pasar global."
Di fasilitas yang berlokasi di Johor, perusahaan akan membangun pusat riset, pusat manufaktur, dan pusat pengiriman. Produk yang dikembangkan di Malaysia nantinya ditujukan untuk pasar internasional, bukan sekadar menjadi sarana untuk menyalurkan kapasitas produksi dari Tiongkok.
Malaysian Investment Development Authority menyebut proyek tersebut sebagai fasilitas riset dan manufaktur terpadu. Menurut lembaga tersebut, investasi Rianlon sejalan dengan rencana Malaysia untuk mengembangkan kapabilitas di bidang material maju dan kimia hijau.
Menyiapkan Talenta Lokal
Pengembangan teknologi kimia dan bioteknologi tidak cukup hanya mengandalkan peralatan. Perusahaan juga membutuhkan ahli kimia, insinyur, dan manajer yang memahami teknologi, serta karakter pasar tempat teknologi tersebut digunakan.
Rianlon berencana menjalankan fasilitas Johor dengan tenaga kerja lokal, alih-alih mengandalkan tim besar yang dikirim secara permanen dari Tiongkok. Perusahaan juga perlu menyesuaikan aturan internal, praktik manajemen sehari-hari, dan budaya kerja dengan hukum Malaysia serta praktik ketenagakerjaan setempat.
Untuk mendukung rekrutmen lokal, Rianlon akan menggandeng universitas. Perusahaan telah lama menjalin hubungan dengan Tianjin University, tempat Li pernah mengajar dan banyak anggota tim manajemen Rianlon, baik pada masa awal maupun saat ini, menempuh pendidikan.
Pada Maret, Rianlon menyumbangkan RMB900.000 atau sekitar US$132.550 untuk program beasiswa bagi mahasiswa Malaysia di universitas tersebut. Program ini ditujukan untuk membantu mahasiswa memperoleh pengetahuan teknis, pengalaman internasional, serta kemampuan bekerja lintas budaya.
Rianlon juga menawarkan kesempatan magang dan pekerjaan kepada mahasiswa Malaysia agar mereka memperoleh pengalaman praktis, serta mempersiapkan diri untuk mengisi posisi teknis dan manajemen di fasilitas Johor pada masa mendatang. Perusahaan juga berencana membentuk asosiasi alumni Tianjin University di Malaysia. Jaringan tersebut akan mempertemukan mahasiswa Malaysia yang sedang menempuh pendidikan di universitas tersebut dengan para alumninya yang kini bekerja di Malaysia, sekaligus mendorong pertukaran Tiongkok-Malaysia dalam bidang sains, teknologi, dan pengembangan SDM.
"Globalisasi bukan berarti kami harus meninggalkan akar kami di Tiongkok," ujar Li. "Bagi kami, globalisasi berarti hadir dan tumbuh bersama masyarakat setempat, tetap mematuhi aturan internasional, serta menciptakan nilai tambah bagi semua pihak."