“Dear You” Tayang di Thailand dan Indonesia, Tuai Sambutan Hangat Penonton

- Pewarta

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GUANGZHOU, Tiongkok, 12 Agustus 2026 /PRNewswire/ — Artikel berita dari South:

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 087815557788.

Usha, who portrays elderly Nanzhi, attends the "Dear You" premiere in Thailand
Usha, who portrays elderly Nanzhi, attends the "Dear You" premiere in Thailand

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah sukses di box office Tiongkok, film berdialek Chaoshan "Dear You" melanjutkan penayangannya di sejumlah negara dan mendapat sambutan hangat dari penonton di Thailand dan Indonesia. Film ini mulai tayang di Thailand pada 6 Agustus dan Indonesia pada 7 Agustus setelah hadir di Singapura dan Malaysia.

Sejak dirilis pada 30 April, "Dear You" telah meraup pendapatan box office lebih dari RMB 2 miliar di Tiongkok dan lebih dari RMB 100 juta dari pasar luar negeri. Berlatar Thailand pada pertengahan abad ke-20, film ini mengisahkan cinta, persahabatan, tanggung jawab, dan ikatan keluarga melalui kehidupan orang-orang yang terpisah karena migrasi.

Film ini mengikuti kisah Musheng, pemuda keturunan Teochew dari wilayah Chaoshan, Provinsi Guangdong, yang baru menikah dengan Shurou. Ia meninggalkan kampung halamannya dan pergi ke Thailand untuk mencari penghidupan. Musheng tetap berkomunikasi dengan istrinya melalui surat sekaligus mengirimkan uang untuk keluarga, sebuah kebiasaan yang dikenal sebagai Qiaopi. Namun, setelah Musheng meninggal dunia, sahabatnya, Nanzhi, merahasiakan kabar tersebut dari keluarga Musheng. Selama hampir dua dekade, Nanzhi terus menuliskan surat kepada Shurou dan mengirim uang atas nama Musheng.

Sebagai bagian dari penayangannya di Thailand, film tersebut menggelar pemutaran khusus bersama Teochew Association of Thailand pada 4 Agustus. Berlangsung di lokasi yang menjadi bagian dari latar kisah film "Dear You", acara tersebut mempertemukan pejabat pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat setempat.

Duta Besar Tiongkok untuk Thailand Zhang Jianwei menyebut "Dear You" sebagai film yang "sederhana namun sangat menyentuh". Menurut dia, film tersebut menampilkan unsur budaya Tiongkok sekaligus menggambarkan persahabatan yang telah terjalin lama antara Tiongkok dan Thailand.

"Film ini menghubungkan masyarakat Tiongkok dan Thailand," ujar Menteri Kebudayaan Thailand Sabida Thaised kepada South. Ia berencana menonton film tersebut bersama keluarganya. Menurutnya, film ini mengangkat kisah tentang cinta, tanggung jawab, dan nilai-nilai yang tetap relevan sepanjang zaman.

Dhanin Chearavanont, Senior Chairman, Charoen Pokphand Group (CP Group) di Thailand, juga memuji film tersebut seusai pemutarannya. Kepada South, ia mengatakan kisah dalam film mengingatkannya pada sang ayah yang datang ke Thailand dan membangun bisnis dari nol.

Di Indonesia, "Dear You" juga mendapat sambutan hangat. Film tersebut pertama kali diputar di Jakarta.

Wang Siping, Konselor Kebudayaan di Kedutaan Besar Tiongkok untuk Indonesia, mengatakan, tema kasih sayang dan kesetiaan dalam film mencerminkan pengalaman orang-orang yang meninggalkan kampung halaman demi membangun kehidupan baru di Asia Tenggara. Ia berharap film tersebut dapat mempererat pertukaran budaya antara Tiongkok dan Indonesia dengan mengajak penonton mengenang kisah serta pengalaman yang diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Seniman pertunjukan Indonesia Sukmawati Sukarnoputri, putri Presiden pertama Indonesia Sukarno, mengatakan kepada South bahwa dirinya sangat tersentuh oleh persahabatan dua tokoh perempuan dalam film tersebut. Menurutnya, pertemuan kembali kedua tokoh di akhir film menjadi bagian yang paling membekas.

"Di tengah dunia yang berubah begitu cepat, film ini mengingatkan generasi muda bahwa cinta dan komitmen seumur hidup masih ada," ujarnya.

Seorang penonton Indonesia yang menghadiri pemutaran film tersebut mengatakan kepada South bahwa "Dear You" sangat menyentuh dan mengingatkannya pada generasi sebelumnya yang telah meninggalkan kampung halaman untuk membangun kehidupan yang lebih baik bagi keluarga mereka di luar negeri.

"Kita perlu mengingatkan generasi berikutnya bahwa kehidupan yang mereka nikmati saat ini merupakan buah dari perjuangan," ujarnya.

Pengusaha asal Singapura Pan Yan yang sebelumnya telah menonton film tersebut di Singapura, juga menghadiri pemutaran film di Jakarta bersama sejumlah temannya. "Saya sudah menonton film ini di Singapura. Namun, ketika mengetahui film ini diputar di Indonesia, saya mengajak beberapa teman untuk menontonnya lagi," katanya kepada South. Ia menilai kisah film tersebut hangat dan tulus, serta layak untuk ditonton kembali.

2

Berita Terkait

Himel Raih Technology Excellence Award, Hadirkan Inovasi pada Produk Kelistrikan Sehari-hari
Farizon Resmikan Pabrik Perakitan Kendaraan Niaga Pertama di Luar Negeri yang Berlokasi di Indonesia, V8E Hasil Rakitan Lokal Mulai Diproduksi
PEI-Genesis Memperluas Kapabilitas di Asia-Pasifik dengan Fasilitas Produksi Bernilai Tambah Keenam di Pune, India
LX Pantos Thailand Resmikan Kantor yang Telah Direnovasi di Bangkok untuk Dukung Pertumbuhan Bisnis
SINGAPURA MEMPERKUAT PERANNYA SEBAGAI GERBANG BISNIS TERPERCAYA DI ASIA PASIFIK PADA BNI SINGAPORE NATIONAL CONFERENCE 2026
HUAWEI WATCH D3 Debut di ESC Congress 2026, Hadirkan Inovasi Baru untuk Pemantauan Tekanan Darah dari Pergelangan Tangan
Arclin Akan Memamerkan Solusi Perlindungan Kevlar® dan Nomex® di Oil & Gas Asia 2026
Huasun Perluas Jangkauan di Pasar Asia Tenggara dengan Pasokan Modul Himalaya PLUS 13,7 MW untuk Proyek di Myanmar
Berita ini 4 kali dibaca
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 03:08 WIB

Himel Raih Technology Excellence Award, Hadirkan Inovasi pada Produk Kelistrikan Sehari-hari

Selasa, 1 September 2026 - 02:46 WIB

Farizon Resmikan Pabrik Perakitan Kendaraan Niaga Pertama di Luar Negeri yang Berlokasi di Indonesia, V8E Hasil Rakitan Lokal Mulai Diproduksi

Selasa, 1 September 2026 - 02:00 WIB

PEI-Genesis Memperluas Kapabilitas di Asia-Pasifik dengan Fasilitas Produksi Bernilai Tambah Keenam di Pune, India

Selasa, 1 September 2026 - 01:57 WIB

LX Pantos Thailand Resmikan Kantor yang Telah Direnovasi di Bangkok untuk Dukung Pertumbuhan Bisnis

Selasa, 1 September 2026 - 01:00 WIB

SINGAPURA MEMPERKUAT PERANNYA SEBAGAI GERBANG BISNIS TERPERCAYA DI ASIA PASIFIK PADA BNI SINGAPORE NATIONAL CONFERENCE 2026

Minggu, 30 Agustus 2026 - 23:07 WIB

Arclin Akan Memamerkan Solusi Perlindungan Kevlar® dan Nomex® di Oil & Gas Asia 2026

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:36 WIB

Huasun Perluas Jangkauan di Pasar Asia Tenggara dengan Pasokan Modul Himalaya PLUS 13,7 MW untuk Proyek di Myanmar

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:18 WIB

XCMG Luncurkan Ring Crane 14.000 Ton Pertama di Dunia, Inovasi Baru dalam Ultra-Heavy Lifting

Berita Terbaru