Emil Salim Institute Sebut Transisi Menuju Energi Terbarukan Berjalan Bila Pemerintah Memiliki ‘Political Will’

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 10 Juni 2024 - 11:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mantan Menteri Lingkungan Hidup, Emil Salim. (Dok. Kominfo.jatimprov.go.id)

Mantan Menteri Lingkungan Hidup, Emil Salim. (Dok. Kominfo.jatimprov.go.id)

HALLOUPDATE.COM – Emil Salim Institute menyoroti pentingnya pemanfaatan energi bersih berbasis sumber daya alam dalam buku berjudul, “Transisi Energi, Energi Baru Terbarukan”.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 087815557788.

Transisi energi baru dan terbarukan baru akan berjalan dengan lancar bila pemerintah memiliki “political will” yang sangat peduli.

Melalui political will tersebut seluruh target yang telah ditetapkan baru bisa terpenuhi.

“Selama ‘political will’ dari pemerintah hanya setengah hati, maka jangan berharap target itu bisa tercapai,” kata Roosdinal dikutip Minergi.com

Ketua Dewan Pembina Emil Salim Institute Roosdinal Salim menyampaikan hal itu dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Minggu (8/6/2024).

Proses transisi energi menuju energi baru dan terbarukan membutuhkan kerja sama antar-sektor dan pemangku kepentingan yang fokus pada target bersama yang ditentukan.

“Hal ini (transisi energi) akan lebih menciptakan ketahanan ekonomi melalui ketersediaan energi-energi yang berkelanjutan.”

“Tentunya dengan harga yang terjaga,” kata mantan Menteri Lingkungan Hidup Emil Salim.

“Diperlukan adaptasi teknologi dan infrastruktur yang tahan terhadap Perubahan iklim. Sehingga pasokan energi bisa lebih terjamin.”

“Tentunya lewat serangkaian pendekatan. Dan, yang paling penting, tak boleh ada yang saling menyalahkan antara satu dengan yang lainnya,” kata Emil Salim.

Emil Salim Institute akan terus bergerak dan berkontribusi signifikan menjalankan mitigasi dan adaptasi perubahan iklim.

“Tentunya dengan berkolaborasi bersama pemerintah, dunia usaha, sektor pendidikan, dan civil society,” kata Presiden Emil Salim Institute E. Kurniawan Padma.

2

E. Kurniawan Padma berharap semoga buku tersebut akan menjadi referensi dan literasi yang cukup berarti.

Untuk program transisi energi dan pengembangan energi baru dan terbarukan di Indonesia.

Selain itu, ia juga berharap agar buku yang diluncurkan mampu menjadi motivasi terkait serangkaian aksi nyata bersama dari berbagai pihak.

“Agar keberhasilan program transisi energi dan pengembangan energi baru dan terbarukan segera terwujud di Indonesia,” kata Kurniawan.***

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Mediaagri.com dan Harianekonomi.com

Jangan lewatkan juga menyimak berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Infoekspres.com dan Hellotangerang.com

Sedangkan untuk publikasi press release di media ini atau serentak di puluhan media lainnya, klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional)

WhatsApp Center: 085315557788, 087815557788, 08111157788.

Pastikan download aplikasi portal berita Hallo.id di Playstore (android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik.

Berita Terkait

Termasuk Investasi Industri Petrokimia, Tiongkok Diminta Dukung Implementasi Kawasan Industri Kaltara
Muhammadiyah Tanggapi Terkait Konsesi Tambang yang Ditawarkan Pemerintah kepada Ormas Keagamaan
BNSP Serahkan SK Lisensi kepada LSP Perikanan Hias Indonesia di Pameran Nusatic 2024: Dorong SDM Kompeten
Menteri ESDM Ungkap Sebanyak 6 Wilayah Tambang Sudah Disiapkan untuk Ormas Keagamaan
OJK dan Kemnaker RI Satukan Langkah: Prakonvensi RSKKNI Bidang Jasa Keuangan di Bandung
Meningkatkan Kapasitas Penilaian: Pelatihan Asesor Kompetensi LSP Pembiayaan Indonesia
Menkeu Sri Mulyani Sebut Ekonomi Indonesia Tumbuh Kuat 5,1 Persen di Tengah Tantangan Global
Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi Minta Bulog Serap Sebanyak-banyaknya Produksi Dalam Negeri
Berita ini 3 kali dibaca
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Selasa, 18 Juni 2024 - 11:51 WIB

Termasuk Investasi Industri Petrokimia, Tiongkok Diminta Dukung Implementasi Kawasan Industri Kaltara

Senin, 10 Juni 2024 - 11:36 WIB

Muhammadiyah Tanggapi Terkait Konsesi Tambang yang Ditawarkan Pemerintah kepada Ormas Keagamaan

Senin, 10 Juni 2024 - 11:09 WIB

Emil Salim Institute Sebut Transisi Menuju Energi Terbarukan Berjalan Bila Pemerintah Memiliki ‘Political Will’

Minggu, 9 Juni 2024 - 22:57 WIB

BNSP Serahkan SK Lisensi kepada LSP Perikanan Hias Indonesia di Pameran Nusatic 2024: Dorong SDM Kompeten

Minggu, 9 Juni 2024 - 07:28 WIB

Menteri ESDM Ungkap Sebanyak 6 Wilayah Tambang Sudah Disiapkan untuk Ormas Keagamaan

Rabu, 22 Mei 2024 - 13:43 WIB

OJK dan Kemnaker RI Satukan Langkah: Prakonvensi RSKKNI Bidang Jasa Keuangan di Bandung

Rabu, 8 Mei 2024 - 21:55 WIB

Meningkatkan Kapasitas Penilaian: Pelatihan Asesor Kompetensi LSP Pembiayaan Indonesia

Rabu, 8 Mei 2024 - 10:07 WIB

Menkeu Sri Mulyani Sebut Ekonomi Indonesia Tumbuh Kuat 5,1 Persen di Tengah Tantangan Global

Berita Terbaru