MAXHUB Bertransformasi dari Peserta Menjadi Pemimpin, Ajukan Dua Standar Internasional IEC yang Baru

- Pewarta

Rabu, 10 Juni 2026 - 03:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BUDAPEST, Hungaria, 10 Juni 2026 /PRNewswire/ — Pertemuan Chairman’s Advisory Group (CAG) dan kelompok kerja IEC/TC100 (Audio, Video and Multimedia Systems and Equipment) Ke-11 baru saja digelar di Budapest, Hungaria. Para pakar dari lebih dari 10 negara saling bertukar pandangan mengenai penyusunan standar, inisiatif proyek baru, serta berbagai inovasi teknologi. Di ajang tersebut, dua proposal baru mengenai standar internasional yang diajukan ahli teknis MAXHUB, Chen Cai dan Li Qin, memperoleh pengakuan awal dan lolos dalam proses peninjauan CAG. Kedua proposal tersebut kini melangkah ke tahap pengembangan berikutnya dan berlanjut dengan pemungutan suara Preliminary Work Item (PWI). Pencapaian tersebut menjadi momen penting bagi MAXHUB yang sebelumnya berperan sebagai peserta kini menjadi salah satu penggerak dalam pengembangan standar global. Transformasi ini turut memperkuat posisi MAXHUB di industri audio visual dunia.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 087815557788.


ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Proposal yang diajukan Li Qin berjudul "User’s Quality of Experience (QoE) of AI-mediated Visual Interaction on Multimedia Conferencing Services". Proposal ini mengkaji dampak interaksi visual berbasis AI terhadap kualitas pengalaman pengguna dalam layanan konferensi multimedia. Selain itu, proposal tersebut ingin membangun metode evaluasi yang terstandardisasi untuk menilai pengalaman pengguna dalam berbagai skenario interaksi visual berbasis AI. Jika resmi diadopsi, standar ini akan menjadi landasan teoretis dan panduan praktis bagi optimalisasi pengalaman pengguna, serta pengembangan produk layanan konferensi multimedia cerdas berbasis AI di tingkat global.

Sementara itu, proposal yang disusun Chen Cai berjudul "Audio, Video and Multimedia Systems and Equipment for Education and Training". Proposal tersebut ingin menetapkan kerangka standar terpadu untuk berbagai skenario pendidikan dan pelatihan. Menurut MAXHUB, karakteristik sektor pendidikan yang unik membuat penelitian standar internasional untuk perangkat maupun sistem pendukung pendidikan masih sangat terbatas. Proposal tersebut akan menyusun seperangkat standar yang mencakup seluruh rantai industri, mulai dari konfigurasi perangkat keras hingga pengalaman interaktif bagi pengguna akhir.

Hingga saat ini, MAXHUB telah memimpin dan berpartisipasi dalam penyusunan lebih dari 100 standar nasional, industri, dan asosiasi. Dengan mengajukan dua proposal standar internasional IEC terbaru, MAXHUB ingin menyumbangkan pengalaman industri dan keahlian Tiongkok untuk mendukung pengembangan industri pendidikan cerdas dan konferensi pintar global yang bermutu tinggi.


 

Berita Terkait

CBME China 2026 Digelar 15-17 Juli, Jadi Ajang Utama di Industri Ibu, Bayi, dan Anak Global untuk Menentukan Arah Pasar Masa Depan
Hach Luncurkan DR4900 Spectrophotometer Generasi Terbaru, Menetapkan Standar Industri Baru untuk Analisis Air yang Cepat dan Bebas Kesalahan
TMRW Vault® Memperoleh Sertifikasi CE Berdasarkan Regulasi Perangkat Medis Eropa (MDR)
Hong Kong Hadirkan Karnaval Skala Besar Bertema Toy Story 5 “FOREVER TOYS @ Harbour City”
Hikvision Jadi Produsen Pertama yang Meraih Sertifikasi EUCC untuk Network Camera
Radisson Hotel Group Luncurkan Teknologi “Price Matching” Berbasis AI yang Bekerja Otomatis
Hisense Hadirkan Solusi Penyejuk Udara yang Lebih Cerdas dan Praktis untuk Hunian di Eropa, Dorong Pertumbuhan Pasar
CGTN: Apa yang Membuat Partai Komunis Tiongkok Mendapat Kepercayaan Luas dari Publik?
Berita ini 6 kali dibaca
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 02:00 WIB

CBME China 2026 Digelar 15-17 Juli, Jadi Ajang Utama di Industri Ibu, Bayi, dan Anak Global untuk Menentukan Arah Pasar Masa Depan

Selasa, 7 Juli 2026 - 02:00 WIB

Hach Luncurkan DR4900 Spectrophotometer Generasi Terbaru, Menetapkan Standar Industri Baru untuk Analisis Air yang Cepat dan Bebas Kesalahan

Senin, 6 Juli 2026 - 18:45 WIB

TMRW Vault® Memperoleh Sertifikasi CE Berdasarkan Regulasi Perangkat Medis Eropa (MDR)

Senin, 6 Juli 2026 - 06:20 WIB

Hong Kong Hadirkan Karnaval Skala Besar Bertema Toy Story 5 “FOREVER TOYS @ Harbour City”

Senin, 6 Juli 2026 - 03:14 WIB

Hikvision Jadi Produsen Pertama yang Meraih Sertifikasi EUCC untuk Network Camera

Sabtu, 4 Juli 2026 - 08:37 WIB

Hisense Hadirkan Solusi Penyejuk Udara yang Lebih Cerdas dan Praktis untuk Hunian di Eropa, Dorong Pertumbuhan Pasar

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:43 WIB

CGTN: Apa yang Membuat Partai Komunis Tiongkok Mendapat Kepercayaan Luas dari Publik?

Kamis, 2 Juli 2026 - 07:58 WIB

HYXI Perkuat Jangkauan di Thailand Lewat Solusi Energi Terbaru untuk Segmen Residensial di Ajang ASEW 2026

Berita Terbaru