Sceye Selesaikan Penerbangan Stratosfer Bersejarah Selama 12 Hari Sejauh 6.400 Mil, Memajukan Lapisan Infrastruktur Baru Bagi Umat Manusia

- Pewarta

Senin, 13 April 2026 - 12:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Misi Sceye menegaskan kemajuan pengoperasian stratosfer jangka panjang menjelang penerbangan telekomunikasi pra komersial pada musim panas ini.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 087815557788.

MORIARTY, N.M., 13 April, 2026 /PRNewswire/ — Sceye adalah perusahaan kedirgantaraan dan ilmu material asal AS dengan spesialiasi High-Altitude Platform Systems (HAPS) untuk telekomunikasi dan pemantauan lingkungan di waktu nyata. Hari ini Sceye mengumumkan keberhasilan penyelesaian Program Endurance, di mana HAPS "SE2" milik Sceye menempuh jarak lebih dari 6.400 mil di stratosfer dari New Mexico ke pantai Brasil, mencatat rekor waktu penerbangan selama lebih dari 12 hari. Sceye berhasil menghabiskan lebih dari 88 jam di atas area operasional, termasuk satu kali penerbangan diurnal penuh di atas New Mexico dan tiga kali penerbangan diurnal berturut-turut di atas pantai Brasil sebelum menyelesaikan penghentian penerbangan terencana dan terkendali.

Image of Sceye’s “SE2” HAPS on ascent in New Mexico on March 25, 2026.
Image of Sceye’s “SE2” HAPS on ascent in New Mexico on March 25, 2026.

Program Endurance dibuat berdasarkan Program Control Dynamics 2024 Sceye, di mana HAPS Sceye menjadi yang pertama menjaga keberlanjutan siklus energi di stratosfer dengan memastikan ketersediaan pasokan daya di sepanjang siklus siang-malam penuh selagi mempertahankan posisi di atas area operasional. Misi ini menunjukkan kemajuan signifikan perusahaan menuju penerapan komersial, dengan menghadirkan konfigurasi, protokol operasi, dan data yang diperlukan untuk beralih ke penerbangan berbulan-bulan.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

"Ini adalah langkah yang menentukan menuju pembukaan stratosfer sebagai lapisan infrastruktur baru," kata Mikkel Vestergaard Frandsen, Pendiri dan CEO Sceye. "Hal ini terjadi karena daya tahan. Kemampuan untuk tetap berada di suatu area dalam jangka waktu lama memungkinkan konektivitas tanpa henti dan pemantauan di waktu nyata ketika jaringan tradisional dan teknologi yang ada tidak dapat melakukannya. Melalui stratosfer, kita dapat memperluas jangkauan jaringan yang ada di seluruh dunia kepada miliaran orang yang tidak terhubung dan memberikan wawasan yang dapat ditindaklanjuti di waktu nyata yang jauh lebih meningkatkan cara kita mempersiapkan diri untuk menghadapi dan menanggapi kebakaran hutan atau bencana alam lainnya."

Selama penerbangan SE2 Sceye yang diluncurkan pada tanggal 25 Maret 2026 jam 08.26 MT dari New Mexico, Sceye:

  • Beroperasi selama lebih dari 12 hari, lepas landas dari New Mexico dan menyelesaikan misi di perairan internasional di lepas pantai Brasil.
  • Selama lebih dari 88 jam berada di beberapa lokasi terpilih dalam penerbangan sejauh 6.400 mil dengan mempertahankan posisi dan ketinggian, mencapai radius pencarian stasiun serendah 1 km.
  • Menjamin keberlanjutan siklus energi sekaligus mempertahankan daya, posisi, dan ketinggian secara konsisten selama setiap siklus siang malam. Sceye memanfaatkan tenaga surya di siang hari, yang mengisi daya baterai yang beroperasi di malam hari.
  • Mempertahankan siklus tekanan, menjaga tekanan kendaraan selama setiap siklus siang dan malam, memastikan desain lambung pertama perusahaan yang sepenuhnya diproduksi sendiri.

Penerbangan ini mengakhiri Program Endurance Sceye, yang berfokus pada penyelarasan durasi penerbangan dengan persyaratan komersial dan menetapkan konfigurasi platform yang stabil untuk pengoperasian jangka panjang. Kini Sceye memiliki semua persyaratan data dan konfigurasi yang diperlukan untuk melanjutkan ke penerbangan selama berbulan-bulan dan pada akhirnya bertahun-tahun.

"Berdasarkan misi ini, dengan percaya diri kami melanjutkan ke uji terbang pra komersial yang akan diluncurkan pertama kalinya pada musim panas ini," kata Frandsen. "Pencapaian penting ini adalah hasil kerja keras kami." Ini adalah pencapaian yang luar biasa bagi Sceye maupun industri stratosfer yang berkembang pesat. Terima kasih kepada para investor, mitra, pelanggan, tim, dan agensi yang telah memungkinkan kesuksesan ini."

Dalam Program Endurance, Sceye mengembangkan sistem inti yang canggih, termasuk manajemen daya, kontrol penerbangan, manajemen termal dan manufaktur sehingga mengurangi risiko dan meningkatkan kesiapan operasi komersial. Baru-baru ini, Sceye meluncurkan SceyeCELL, yakni antena "menara seluler di langit" pertama di jenisnya yang dirancang untuk menyediakan konektivitas berkecepatan tinggi dan dalam skala besar dari stratosfer.

Saat ini Sceye mempersiapkan uji terbang pra komersial pertama di Jepang untuk menyediakan koneksi backhaul yang sukses ke jaringan inti SoftBank Corp., dan melakukan demonstrasi untuk konektivitas lebih luas selama skenario tanggap darurat dan tanggap bencana.

Tentang Sceye
Didirikan pada tahun 2014, Sceye (dibaca "sky") adalah perusahaan kedirgantaraan yang berkomitmen untuk memajukan teknologi stratosfer guna menghubungkan manusia dan melindungi bumi. Sceye memimpin industri High-Altitude Platform Systems (HAPS) dengan berfokus pada konektivitas universal, pemantauan iklim, pengelolaan sumber daya alam, dan pencegahan bencana.

Kontak Media: press@sceye.com

Foto – https://mma.prnasia.com/media2/2953516/Sceye_Historic_12_Day_6400_Mile_Stratospheric_Flight.jpg?p=medium600 
Logo – https://mma.prnasia.com/media2/2484213/sceye_logo_suitcase_logo_full_colour_rgb_1000px_72ppi_ID_a12cb870d06f_Logo.jpg?p=medium600

Berita Terkait

Bank of America Pertemukan Pemimpin Dunia di Asia Pasifik Melalui Forum Breakthrough Technology Dialogues
Advantech Pamerkan Solusi Edge AI dan Inspeksi Wafer di SEMICON SEA 2026, Dorong Inovasi Semikonduktor
ATxSummit 2026 Hadirkan Pemimpin Global di Singapura untuk Bahas Masa Depan AI di Asia
SINGAPORE INTERNATIONAL FESTIVAL OF ARTS 2026 HADIRKAN TEMA “LET’S PLAY!”
“2026 Campus Open Day” di CityUHK (Dongguan) Tarik Lebih dari 50.000 Peserta
Canton Fair Ke-139: AI, Kustomisasi Kreatif, dan Desain Berbasiskan Detail Dorong Inovasi Produk Alat Tulis dan Perkantoran
ITE Hong Kong 2026: Tawarkan Beragam Peluang Baru bagi Industri Pariwisata Asia
Cathay Financial Holdings Pertahankan Posisinya dalam Dow Jones Best-in-Class World Index dan Emerging Markets Index
Berita ini 3 kali dibaca
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:44 WIB

Bank of America Pertemukan Pemimpin Dunia di Asia Pasifik Melalui Forum Breakthrough Technology Dialogues

Rabu, 6 Mei 2026 - 09:30 WIB

Advantech Pamerkan Solusi Edge AI dan Inspeksi Wafer di SEMICON SEA 2026, Dorong Inovasi Semikonduktor

Rabu, 6 Mei 2026 - 07:30 WIB

ATxSummit 2026 Hadirkan Pemimpin Global di Singapura untuk Bahas Masa Depan AI di Asia

Rabu, 6 Mei 2026 - 01:18 WIB

SINGAPORE INTERNATIONAL FESTIVAL OF ARTS 2026 HADIRKAN TEMA “LET’S PLAY!”

Rabu, 6 Mei 2026 - 01:14 WIB

“2026 Campus Open Day” di CityUHK (Dongguan) Tarik Lebih dari 50.000 Peserta

Selasa, 5 Mei 2026 - 02:30 WIB

ITE Hong Kong 2026: Tawarkan Beragam Peluang Baru bagi Industri Pariwisata Asia

Selasa, 5 Mei 2026 - 01:00 WIB

Cathay Financial Holdings Pertahankan Posisinya dalam Dow Jones Best-in-Class World Index dan Emerging Markets Index

Senin, 4 Mei 2026 - 22:44 WIB

Brookfield dan The Nuclear Company Bermitra Untuk Mendirikan Perusahaan Baru Guna Mempercepat Pengembangan Nuklir di A.S.

Berita Terbaru