Tak Ada Peristiwa Signifikan yang Berpotensi Turunkan Elektabilitas Prabowo Subianto

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 31 Oktober 2022 - 13:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. (Tim Media Prabowo Subianto)

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. (Tim Media Prabowo Subianto)

HALLOUPDATE.COM – Peneliti Senior Indonesia Survey Center (ISC) Chairul Ansari megatakan lembaga-lembaga survei yang diekspos di 2020 lalu trend elektabilitas Prabowo Subianto meningkat.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 087815557788.

Sebagian besar publik yang menjadi pendukung Prabowo juga tidak terlihat gusar dan memahami manuver politik yang diambil Prabowo.

“Lagi pula tidak ada peristiwa yang  luar biasa atau signifikan yang dipublish di media yang dapat mendowngrade, menurunkan elektabilias Prabowo,” kata Chairul.

Dikutip Halloupdate.com dari Indonesiaraya.co.id, Senin, 31 Oktober 2022,  Choirul menyebut elektabilitas Pabowo cenderung positif.

“Kami menduga elektabilitas Prabowo dalam tren meningkat namun masih perlahan,” imbuhnya.

Hal ini terjadi, menurut Chairul,  karena Prabowo saat ini masih lebih fokus terhadap tugas dan perannya sebagai Menteri Pertahanan RI.

“Bisa dibaca dari emuan lembaga-lembaga survei yang melakukan public expose  trend elektabilitas Pabowo terus meningkat,” ujar Chairul.

Sebelumnya survei litbang Kompas menjadi sorotan utama dan perbincangan dalam beberapa hari belakangan ini.

Pasalnya temuan rilis survei versi Kompas tersebut menunjukkan penurunan elektabilitas prabowo ke angka 17% di Bawah ganjar 23,2%.

Padahal dalam banyak temuan survei lembaga-lembaga lain posisinya berada di puncak klasemen dan bahkan tembus 30%

Analis politik menduga diantaranya penurunan ini terjadi akibat kekecewaan pemilih Prabowo.

“Menurut pengamatan kami, alasan dugaan kekecewaan pemilih Prabowo 2019 kurang tepat.” tutup Chairul. ***

Klik Google News untuk mengetahui aneka berita dan informasi dari editor Hallo Media Network, semoga bermanfaat

2

Berita Terkait

Presiden Terpilih Periode 2024 – 2029 Prabowo Subianto Tanggapi Putusan Gugatan Sengketa Pilpres di MK
Utamakan Keutuhan dan Persatuan Bangsa, Prabowo Subianto Imbau Pendukung Tak Turun ke Jalan
Survei Indikator Politik Indonesia: Mayoritas Publik Tak Setuju Pembatalan Hasil Pemilu atas Prabowo-Gibran
Tanggapi Pertemuan Mardiono dengan Aìrlangga di acara Halalbihalal Golkar, Ganjar Pranowo: Tidak Apa-apa
Budiman Sudjatmiko Ungkap Perkembangan Terbaru Mengenai Penyusunan Kabinet Presiden Terpilih Prabowo
PDIP Beri Tanggapan Terkait Pertemuan Puan Maharani dengan Rosan Roeslani di Acara Buka Bersama
PDIP Tanggapi Soal Megawati Soekarnoputri Belum Tampil di Publik Selama Perselisihan PHPU di MK
PSI Ungkap Alasan Ajukan 2 Nama Kader untuk Calon Gubernur DKI Jakarta, Salah Satunya Kaesang Pangarep
Berita ini 0 kali dibaca
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Selasa, 23 April 2024 - 16:02 WIB

Presiden Terpilih Periode 2024 – 2029 Prabowo Subianto Tanggapi Putusan Gugatan Sengketa Pilpres di MK

Senin, 22 April 2024 - 11:54 WIB

Utamakan Keutuhan dan Persatuan Bangsa, Prabowo Subianto Imbau Pendukung Tak Turun ke Jalan

Senin, 22 April 2024 - 10:51 WIB

Survei Indikator Politik Indonesia: Mayoritas Publik Tak Setuju Pembatalan Hasil Pemilu atas Prabowo-Gibran

Kamis, 11 April 2024 - 15:28 WIB

Budiman Sudjatmiko Ungkap Perkembangan Terbaru Mengenai Penyusunan Kabinet Presiden Terpilih Prabowo

Rabu, 3 April 2024 - 14:48 WIB

PDIP Beri Tanggapan Terkait Pertemuan Puan Maharani dengan Rosan Roeslani di Acara Buka Bersama

Selasa, 2 April 2024 - 11:50 WIB

PDIP Tanggapi Soal Megawati Soekarnoputri Belum Tampil di Publik Selama Perselisihan PHPU di MK

Minggu, 31 Maret 2024 - 09:52 WIB

PSI Ungkap Alasan Ajukan 2 Nama Kader untuk Calon Gubernur DKI Jakarta, Salah Satunya Kaesang Pangarep

Kamis, 28 Maret 2024 - 11:10 WIB

Yakin Rakyat Indonesia Ingin Dipimpin Prabowo Subianto, SBY Turun Gunung Saat Kampanye Pilpres

Berita Terbaru