HALLOUPDATE.COM – DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) memberikan tanggapan terkait kabar partai tersebut akan akan segera bergabung dengan koalisi Partai Gerindra.
Sebelumnya Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani menyebut PSI akan segera memberikan dukungan kepada bakal calon presiden Prabowo Subianto.
Wakil Ketua Dewan Pembina DPP PSI Grace Natalie mengatakan pernyataan tersebut seperti doa dari Partai Gerindra.
“Itu kan pernyataan atau mungkin doanya Mas Ahmad Muzani, Kita jalin komunikasi terus, tapi PSI kita ikut arahan Jokowi,” ujar Grace Natalie.
Baca Juga:
Komisi Pemberantasan Korupsi Periksa 2 Orang Mantan Direktur Utama PT Pertamina (Persero)
KLB Partai Gerindra Calonkan Prabowo Subianto pada Pilpres 2029, PAN Dipastikan Beri Dukungan
Salah satu kriteria penting capres-cawapres yang akan didukung PSI adalah komitmen untuk melanjutkan kebijakan Presiden Jokowi.
Baca artikel lainnya di sini: Soal Dukungan PSI Terhadap Calon Presiden 2024, Grace Natalie Sebut Ada Pilihan Jomblo Saja
“Komunikasi jalan terus. Konklusi akhir belum sampai karena situasinya masih sangat cair. Kami tegak lurus (dengan) Pak Jokowi,” tambah Grace Natalie.
Grace Natalie mengatakan PSI terus menjalin komunikasi dengan berbagai pihak sebelum menyatakan dukungan kepada capres-cawapres tertentu pada Pemilu 2024.
Baca Juga:
Prabowo Subianto Sebut Ada Pihak-pihak yang Berupaya untuk Memisahkan Dirinya dengan Jokowi
Ada Pihak-pihak yang Berupaya untuk Memisahkan Dirinya dengan Jokowi, Begini Sikap Prabowo Subianto
Grace Natalie menyampaikan hal itu usai diterima Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin malam, 4 September 2023.
Presiden Jokowi berpesan agar partainya tidak terburu-buru dalam menentukan dukungan resmi pada Pemilu 2024 karena masih banyak “drama sinetron” yang akan terjadi.
“Kita masih pantau terus, seperti Pak Jokowi katakan netral saja dulu, ojo kesusu, ini masih ada banyak drama sinetron kata Pak Jokowi,” ujar Grace Natalie
Grace Natalie mengatakan partainya tegak lurus dengan arahan Jokowi.
Baca Juga:
Prabowo Perintahkan Penegak Hukum Tindak Tegas Koruptor Usai Lebih dari 100 Hari Pemerintahannya
Akan Langsungkan Initial Public Offering, Sebanyak 18 Perusahaan dengan Aset di Atas Rp250 Miliar
Terkait Kasus Rita Widyasari, Penyidik KPK Sita Uang Senilai Rp59,49 di Rumah Japto Soerjosoemarno
Pengarahan dari Jokowi masih masuk akal dan relevan dengan kondisi situasi politik saat ini.
“Koalisi yang hari ini terbentuk masih sewaktu-waktu bisa berubah.”
“Jangan-jangan, bahkan capres-cawapres yang kemarin diumumkan kalau belum resmi akad di KPU (Komisi Pemilihan Umum) itu masih bisa berubah juga,” katanya.
Menurut Grace, justru tidak bijak bagi PSI jika memutuskan arah dukungan pada saat situasi politik belum jelas dan dibayangi berbagai manuver politik.***
Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.