Hari Kekayaan Intelektual Sedunia 2026: PitchMark Luncurkan Ideas.Exchange, Bantu Kreator Lindungi dan Lisensikan Ide di Era AI

- Pewarta

Senin, 27 April 2026 - 08:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINGAPURA, 27 April 2026 /PRNewswire/ — Memperingati Hari Kekayaan Intelektual Sedunia 2026, PitchMark® meluncurkan Ideas.Exchange, sebuah platform inovatif yang membantu kreator melindungi kekayaan intelektual, memanfaatkan ide secara komersial, serta menata proses komunikasi kreatif di tengah ekonomi yang semakin berbasis pada kecerdasan buatan (AI).

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 087815557788.

Platform ini diluncurkan PitchMark® dalam acara "Safeguard Your IP in the Age of AI" yang dihadiri kalangan media, serta dipandu Sri Jegarajah dari CNBC. Kehadiran Ideas.Exchange menjawab kekhawatiran bahwa ide kerap digunakan, didaur ulang, atau bahkan diserap tanpa atribusi, persetujuan, maupun kompensasi—sering kali tanpa jalur hukum atau komersial.

"AI memperluas jangkauan sekaligus meningkatkan risiko bagi kreator," ujar Mark Laudi, Managing Partner, PitchMark LLP. "Ideas.Exchange memberikan cara bagi kreator untuk melindungi kekayaan intelektual, sekaligus tetap percaya diri menawarkan idenya ke berbagai pihak."

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Platform Ideas.Exchange memberikan tiga solusi utama bagi kreator:

  • Melindungi kekayaan intelektual melalui pembuktian kepemilikan (proof of authorship) dan prioritas ide
  • Memanfaatkan ide secara komersial, bukan memberikannya secara cuma-cuma
  • Menata proses komunikasi agar presentasi ide dan evaluasi berjalan dalam kerangka yang terstruktur

Ideas.Exchange didukung oleh tiga teknologi utama yang dikembangkan PitchMark, yakni sistem clearing house berbasiskan blockchain untuk pencatatan dan lisensi ide, smart contract yang mengotomatisasi ketentuan penggunaan serta meminimalkan sengketa, dan Program Sertifikasi Tata Kelola IP sebagai praktik pengelolaan ide yang bertanggung jawab, terutama dalam konteks korporasi dan AI.

Menurut PitchMark, platform ini menghasilkan tiga dampak konkret: mencegah pencurian ide, membuka peluang monetisasi melalui skema lisensi yang lebih terstruktur, serta menciptakan ekosistem yang lebih adil sehingga kreator dapat menawarkan ide kepada klien maupun platform yang adil.

PitchMark meluncurkan Ideas.Exchange di tengah isu perlindungan kekayaan intelektual yang semakin menjadi sorotan publik di era AI. Meski jarang muncul ke permukaan, praktik pengambilan ide tanpa izin menimbulkan dampak besar—mulai dari kerugian finansial hingga efek jangka panjang seperti hilangnya talenta, tersendatnya inovasi, dan peluang pasar yang terlewat.

"Sebagian besar praktik pencurian ide terjadi secara informal dan jarang berlanjut ke ranah hukum," ujar David Llewelyn, Guru Besar Emeritus Ilmu Hukum, Singapore Management University. "Kita membutuhkan tata kelola, penelusuran, dan standar yang lebih jelas agar celah ini bisa ditutup."

Selain Prof. Llewelyn, sejumlah narasumber seperti ahli hukum dan advokat di sektor teknologi Bryan Ghows dan Mark Laudi tersedia untuk sesi wawancara lebih lanjut.

Tentang PitchMark 

PitchMark® mencegah pencurian ide sekaligus membantu kreator memperoleh nilai ekonomi dari karya mereka dengan menyediakan metode yang tepercaya untuk membagikan dan melisensikan ide kepada calon klien maupun mitra bisnis.

Berita Terkait

Hisense Lansir Strategi Pertumbuhan Berbasis AI untuk Mewujudkan Era Baru Gaya Hidup Cerdas
Haier Biomedical Tampilkan Platform Digital untuk Pengelolaan Bank Darah di Ajang ISBT Congress 2026, Perkuat Transformasi sebagai Mitra Solusi Menyeluruh
Solusi Optik dan DCI Ribbon Memungkinkan PT Jala Lintas Media (JLM) Memanfaatkan Kapasitas Jaringan Bawah Laut dan Metro Antara Indonesia dan Singapura
HunterLab luncurkan Vista® L2 dengan rentang pengukuran yang diperluas menjadi 710 nm
FLIN Rilis Layanan Mediasi Utang, Jadi Platform Credit Wellness Pertama di Indonesia
DJI Matrice 4E dan DJI Terra Petakan Lereng Es Khumbu di Gunung Everest Selama Musim Pendakian 2026
TMGM Perkuat Kemitraan dengan Chelsea FC Lewat Tur Pramusim 2026 di Asia-Pasifik
Ruang Pamer Produk Pelapis Terbesar di Dunia — 3TREES Catat Guinness World Record
Berita ini 5 kali dibaca
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 00:00 WIB

Hisense Lansir Strategi Pertumbuhan Berbasis AI untuk Mewujudkan Era Baru Gaya Hidup Cerdas

Selasa, 21 Juli 2026 - 23:58 WIB

Haier Biomedical Tampilkan Platform Digital untuk Pengelolaan Bank Darah di Ajang ISBT Congress 2026, Perkuat Transformasi sebagai Mitra Solusi Menyeluruh

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:09 WIB

Solusi Optik dan DCI Ribbon Memungkinkan PT Jala Lintas Media (JLM) Memanfaatkan Kapasitas Jaringan Bawah Laut dan Metro Antara Indonesia dan Singapura

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:52 WIB

HunterLab luncurkan Vista® L2 dengan rentang pengukuran yang diperluas menjadi 710 nm

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:08 WIB

FLIN Rilis Layanan Mediasi Utang, Jadi Platform Credit Wellness Pertama di Indonesia

Selasa, 21 Juli 2026 - 05:00 WIB

TMGM Perkuat Kemitraan dengan Chelsea FC Lewat Tur Pramusim 2026 di Asia-Pasifik

Selasa, 21 Juli 2026 - 01:25 WIB

Ruang Pamer Produk Pelapis Terbesar di Dunia — 3TREES Catat Guinness World Record

Senin, 20 Juli 2026 - 23:43 WIB

Jazz Hipster Perkenalkan “3-Way Bookshelf Speaker” dengan Desain “Sealed Bass” untuk Tingkatkan Pengalaman Audio Desktop

Berita Terbaru