NABR: Untuk Kedua Kalinya, Dinas Perikanan dan Satwa Liar A.S. Tolak Petisi Aktivis Untuk Mencantumkan Monyet Ekor Panjang Ke Dalam Undang-Undang Spesies Terancam Punah

- Pewarta

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WASHINGTON, 15 Juli 2026 /PRNewswire/ — Tanggal14 Juli 2026, untuk kedua kalinya Dinas Perikanan dan Satwa Liar A.S. ("USFWS" atau "Dinas") menolak petisi People for the Ethical Treatment of Animals (PETA) dan kelompok aktivis lainnya yang meminta mencantumkan monyet ekor panjang (long-tailed monkeys/"LTM") (Macaca fascicularis) ke dalam Undang-Undang Spesies Terancam Punah (Endangered Species Act/ESA) A.S.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 087815557788.


ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dinas Perikanan dan Satwa Liar A.S. (U.S. Fish and Wildlife Service) memutuskan bahwa permohonan PETA1 untuk mencantumkan monyet ekor panjang ke daftar ESA A.S. tidak menyajikan informasi ilmiah yang memadai sehingga tidak memerlukan peninjauan lebih lanjut. Dalam tiga tahun terakhir, untuk kedua kalinya USFWS menolak permohonan dari PETA untuk mencantumkan spesies primata bukan manusia ini ke dalam daftar ESA A.S.2.

"National Association for Biomedical Research memuji USFWS karena telah melakukan tinjauan menyeluruh dan berbasis ilmiah terhadap petisi kelompok aktivis dan atas keputusannya bahwa monyet ekor panjang tidak memenuhi kriteria untuk dicantumkan dalam daftar berdasarkan ESA," kata Matthew R. Bailey, Presiden National Association for Biomedical Research (NABR).

"Dari catatan yang ada, jelas bahwa kelompok aktivis seperti PETA telah berupaya memanfaatkan ESA dan berbagai proses perlindungan lingkungan lainnya untuk menghambat atau menghalangi penelitian medis di Amerika Serikat dan di seluruh dunia. Tindakan tersebut membahayakan kesehatan dan keselamatan manusia sekaligus mengurangi nilai proses perlindungan lingkungan hidup bila digunakan sebagai alat untuk memajukan agenda politik," kata Mr. Bailey.

"NABR akan terus terlibat dalam proses ini untuk melindungi penelitian medis di A.S. dan di seluruh dunia guna memastikan bahwa keputusan mengenai perlindungan spesies adalah berdasarkan data ilmiah dan data komersial terbaik yang ada."

Monyet ekor panjang banyak digunakan di seluruh dunia dalam penelitian biomedis karena kemiripannya dengan manusia. Impor dan penggunaan spesies primata non manusia ini dalam penelitian biomedis diatur secara ketat oleh badan-badan internasional dan lembaga federal A.S.

Penelitian medis yang menggunakan monyet ekor panjang berperan penting bagi kemajuan pengobatan regeneratif3, imunologi4, kanker5, pengembangan vaksin6, dan farmakologi7.Belum lama ini, National Institutes of Health (NIH) menerbitkan tinjauan yang menegaskan pentingnya monyet ekor panjang dalam penelitian biomedis8.

"Karena memiliki kesamaan fisiologis dan biologis dengan manusia, monyet ekor panjang adalah sumber daya yang sangat penting bagi penelitian biomedis pra klinis. "Mereka berperan pada pengembangan terapi sebelum tahap uji klinis pada manusia," kata Mr. Bailey. "Monyet ekor panjang berperan penting dalam pengembangan dan penilaian keamanan maupun kemanjuran banyak obat dan terapi yang ada saat ini. Peran mereka tetap tak ternilai bagi kemajuan biomedis."

Tentang National Association for Biomedical Research
Didirikan pada tahun 1979, National Association for Biomedical Research (NABR) adalah satu-satunya asosiasi nirlaba 501(c)(6) yang didedikasikan untuk kebijakan publik yang tepat tentang pemanfaatan hewan secara manusiawi dalam penelitian biomedis, pendidikan, dan pengujian. Anggotanya terdiri lebih dari 280 universitas, sekolah kedokteran dan kedokteran hewan, rumah sakit pendidikan, perusahaan farmasi dan bioteknologi, kelompok pasien, perkumpulan akademis dan perkumpulan profesional yang mengandalkan penelitian hewan secara manusiawi dan bertanggung jawab untuk memajukan kesehatan manusia dan hewan di seluruh dunia. Ketahui lebih lanjut tentang kami di www.nabr.org.


1 https://www.peta.org/media/news-releases/peta-primate-experts-file-legal-petitions-to-new-administration-to-protect-monkeys-not-profits/
2 https://www.nabr.org/about-nabr/news/fish-wildlife-service-long-tailed-macaques-esa
3 https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC8848615/#:~:text=Non%2Dhuman%20primates%20play%20a,organs%20affected%20by%20degenerative%20diseases. pengobatan regeneratif
4 https://www.nature.com/articles/s41577-018-0005-7. imunologi
5 https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC9808758/#:~:text=Furthermore%2C%20NHP%20naturally%20develop%20cancers,and%20patients%20with%20human%20cancer. terapi kanker
6 https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC8402317/. pengembangan vaksin
7 https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5886327/. farmakologi
8 https://orip.nih.gov/about-orip/research-highlights/nonhuman-primate-evaluation-and-analysis-final-report 

Eva Maciejewski
emaciejewski@nabr.org
(202) 967-8305

Berita Terkait

Ajang Tahunan Financial Street Resmi Dibuka
YINGFA Pamerkan Sel Surya TOPCon 3.0 Multi-Cut dan XBC 2.0 di REI 2026
Hanwha Life Invitational Hadirkan Talenta Muda Golf Putri dari 6 Negara Asia di Panggung Internasional
Comarch Loyalty Mengubah Program Loyalitas Azerbaijan Airlines Menjadi Ekosistem Teknologi Finansial
Tianneng Luncurkan Portofolio Baterai dengan Berbagai Bahan Kimia, Perkuat Ekosistem Energi Baru yang Dirancang Menurut Kebutuhan Pasar Lokal
Mewujudkan pengalaman hidup yang lebih baik, EZVIZ memulai roadshow-nya di Indonesia untuk mendefinisikan ulang konsep rumah pintar, dimulai dengan sistem akses yang lebih cerdas melalui portofolio produk smart lock yang memenangkan penghargaan
BLUETTI Pamerkan Solusi Energi Inovatif di Ajang 140th Canton Fair
Jungheinrich Luncurkan Forklif Listrik EFG M Generasi Baru di Asia Pasifik
Berita ini 7 kali dibaca
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:17 WIB

Ajang Tahunan Financial Street Resmi Dibuka

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:14 WIB

YINGFA Pamerkan Sel Surya TOPCon 3.0 Multi-Cut dan XBC 2.0 di REI 2026

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:19 WIB

Hanwha Life Invitational Hadirkan Talenta Muda Golf Putri dari 6 Negara Asia di Panggung Internasional

Selasa, 20 Oktober 2026 - 07:00 WIB

Comarch Loyalty Mengubah Program Loyalitas Azerbaijan Airlines Menjadi Ekosistem Teknologi Finansial

Selasa, 20 Oktober 2026 - 06:05 WIB

Tianneng Luncurkan Portofolio Baterai dengan Berbagai Bahan Kimia, Perkuat Ekosistem Energi Baru yang Dirancang Menurut Kebutuhan Pasar Lokal

Selasa, 20 Oktober 2026 - 01:49 WIB

BLUETTI Pamerkan Solusi Energi Inovatif di Ajang 140th Canton Fair

Selasa, 20 Oktober 2026 - 01:00 WIB

Jungheinrich Luncurkan Forklif Listrik EFG M Generasi Baru di Asia Pasifik

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:06 WIB

Festival Film Internasional Pemuda Delta Sungai Yangtze 2026 Resmi Dibuka di Ningbo

Berita Terbaru

Pers Rilis

Ajang Tahunan Financial Street Resmi Dibuka

Selasa, 20 Okt 2026 - 12:17 WIB