Polisi Bubarkan Massa yang Bikin Keributan dalam Kegiatan Diskusi Partai Golkar di Pulau Dua Restaurant

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 27 Juli 2023 - 08:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolsek Tanah Abang, Kompol Patar Bona. (Dok. Polseksawahbesar.com)

Kapolsek Tanah Abang, Kompol Patar Bona. (Dok. Polseksawahbesar.com)

HALLOUPDATE.COM – Polisi membubarkan massa yang membuat keributan dalam sebuah kegiatan partai politik di Pulau Dua Restaurant, Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Rabu 26 Juli 2023 siang.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 087815557788.

Kapolsek Tanah Abang, Kompol Patar Bona mengatakan pihaknya langsung turun ke lokasi setelah mendapat informasi itu untuk membubarkan dsn memastikan tidak ada keributan lagi.

“Kami mendapatkan laporan bahwa di Restoran Pulau Dua terjadi cekcok atau terjadi keributan sehingga saya selaku Kapolsek beserta tim baik itu yang terbuka maupun yang tertutup dari Reskrim datang.”

“Untuk memastikan di Restoran Pulau Dua tidak ada lagi terjadi keributan tersebut. Jadi kita lakukan peleraian, kedua kelompok kita minta bubar,” kata Bona di lokasi kepada wartawan, Rabu 26 Juli 2023.

Baca artikel lainnya di sini: Peluang Ketua Umum Golkar, Bahlil Lahadalia: Saya Pikir Semuanya Tepanggil, Tapi Lewat Mekanisme Partai

Bona memastikan keadaan sudah kondusif dan massa yang sempat membuat keributan sudah dibubarkan.

Selain itu Bona mengatakan tidak ada satupun yang diamankan untuk menciptakan suasana kondusif itu.

“Saya tadi langsung memimpin sendiri untuk melakukan pembubaran karena kami tidak ada tendensi apa pun ke kelompok tersebut, dari pihak mana pun.”

“Karena kami hanya memastikan sesuai instruksi bapak Kapolda, dalam hal ini bapak Kapolres Metro Jakarta Pusat, kami memastikan di wilayah Polda Metro Jaya tidak ada keributan, tidak boleh ada hal yang main hakim sendiri,” katanya.

Mengenai kabar adanya wartawan yang mengalami kekerasan saat meliput momen tersebut, Bona mengaku belum menerima laporan.

Meski begitu ia mengimbau jika memang ada peristiwa itu untuk melaporkannya agar bisa ditindak lanjuti.

“Dari kami pihak kepolisian jika memang ada kemudian masyarakat atau siapa pun itu ketika datang untuk memberikan sebuah laporan polisi, kami akan tindak lanjut.”

2

“Namun hingga saat ini belum ada yang melaporkan,” tandasnya.***

Berita Terkait

Presiden Terpilih Periode 2024 – 2029 Prabowo Subianto Tanggapi Putusan Gugatan Sengketa Pilpres di MK
Utamakan Keutuhan dan Persatuan Bangsa, Prabowo Subianto Imbau Pendukung Tak Turun ke Jalan
Survei Indikator Politik Indonesia: Mayoritas Publik Tak Setuju Pembatalan Hasil Pemilu atas Prabowo-Gibran
Tanggapi Pertemuan Mardiono dengan Aìrlangga di acara Halalbihalal Golkar, Ganjar Pranowo: Tidak Apa-apa
Budiman Sudjatmiko Ungkap Perkembangan Terbaru Mengenai Penyusunan Kabinet Presiden Terpilih Prabowo
PDIP Beri Tanggapan Terkait Pertemuan Puan Maharani dengan Rosan Roeslani di Acara Buka Bersama
PDIP Tanggapi Soal Megawati Soekarnoputri Belum Tampil di Publik Selama Perselisihan PHPU di MK
PSI Ungkap Alasan Ajukan 2 Nama Kader untuk Calon Gubernur DKI Jakarta, Salah Satunya Kaesang Pangarep
Berita ini 18 kali dibaca
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Selasa, 23 April 2024 - 16:02 WIB

Presiden Terpilih Periode 2024 – 2029 Prabowo Subianto Tanggapi Putusan Gugatan Sengketa Pilpres di MK

Senin, 22 April 2024 - 11:54 WIB

Utamakan Keutuhan dan Persatuan Bangsa, Prabowo Subianto Imbau Pendukung Tak Turun ke Jalan

Senin, 22 April 2024 - 10:51 WIB

Survei Indikator Politik Indonesia: Mayoritas Publik Tak Setuju Pembatalan Hasil Pemilu atas Prabowo-Gibran

Kamis, 11 April 2024 - 15:28 WIB

Budiman Sudjatmiko Ungkap Perkembangan Terbaru Mengenai Penyusunan Kabinet Presiden Terpilih Prabowo

Rabu, 3 April 2024 - 14:48 WIB

PDIP Beri Tanggapan Terkait Pertemuan Puan Maharani dengan Rosan Roeslani di Acara Buka Bersama

Selasa, 2 April 2024 - 11:50 WIB

PDIP Tanggapi Soal Megawati Soekarnoputri Belum Tampil di Publik Selama Perselisihan PHPU di MK

Minggu, 31 Maret 2024 - 09:52 WIB

PSI Ungkap Alasan Ajukan 2 Nama Kader untuk Calon Gubernur DKI Jakarta, Salah Satunya Kaesang Pangarep

Kamis, 28 Maret 2024 - 11:10 WIB

Yakin Rakyat Indonesia Ingin Dipimpin Prabowo Subianto, SBY Turun Gunung Saat Kampanye Pilpres

Berita Terbaru