Polisi Telusuri Motif Ekonomi dalam Kasus Pembunuhan Berantai, Aliran Dana Capai Rp1 Miliar

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 24 Januari 2023 - 01:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi Telusuri Motif Ekonomi Pembunuhan Berantai. (Dok. Halloupdate.com/M. Rifai Azhari)

Polisi Telusuri Motif Ekonomi Pembunuhan Berantai. (Dok. Halloupdate.com/M. Rifai Azhari)

HALLOUPDATE.COM – Polisi akan menelusuri awal mula motif ekonomi yang terdapat dalam kasus pembunuhan berantai di Bekasi-Cianjur yang saat ini telah menewaskan dan teridentifikasi sebanyak 9 orang.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 087815557788.

Dikatakan bahwa terdapat motif ekonomi dalam kasus tersebut yang digunakan pelaku sebagai modus untuk mengambil harta uang milik korbannya yang saat itu dikatakan kebanyakan adalah tenaga kerja wanita (TKW).

“Sejak kapan motif ekonomi itu dimulai, yang kemudian dengan motif janji-janji supranatural sehingga korban menyerahkan uang ataupun harta lainnya,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko dalam keterangannya, Senin 23 Januari 2023.

Total aliran dana yang keluar dan masuk yang rekapitulasi ke rekening milik tersangka disebut mencapai nominal Rp1 miliar.

“Terkait dengan motif ekonomi, rilis penyidik sudah menyampaikan ada nilai nominal satu milyar, tentu ini merupakan rekapitulasi sepanjang waktu, sehingga penyidik harus mendalami keluar masuk keuangan pada buku rekening,” ucapnya.

“Terkait motif dan modus ini bagaimana pelaku meyakinkan kepada para korban, khususnya para TKW ini masih terus intensif kita lakukan proses penyidikan,” tandasnya.***

Klik Google News untuk mengetahui aneka berita dan informasi dari editor Hallo Media Network, semoga bermanfaat.

Berita Terkait

BNSP, Kementerian PUPR, dan LPJK Dorong Penerapan Teknologi dalam Proses Sertifikasi Tenaga Kerja
Era Baru Profesionalisme: Bank Mandiri Terima Sertifikat Lisensi LSP
Seorang WNA Taiwan Hilang, Kapal Pari Kudus dengan 35 Penumpang Terbalik di Perairan Kepulauan Seribu
Penandatanganan MoU Kadin-BNSP: Penguatan Sertifikasi Kompetensi Kerja Nasional
Dugaan Pelecehan Siswi SMP di Jakarta Selatan, Polisi Mulai Periksa Terlapor Seorang Oknum Pejabat
Panglima TNI Minta Maaf Terkait Viral di Medsos Oknum Tentara Tendang Pemotor Wanita di Bekasi
Polisi Gerebek Rumah Penjual Tabung Gas LPG yang Lakukan Kecurangan di Cilincing
Libur Panjang, Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Siaga 24 Jam
Berita ini 0 kali dibaca
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Selasa, 26 Maret 2024 - 17:28 WIB

BNSP, Kementerian PUPR, dan LPJK Dorong Penerapan Teknologi dalam Proses Sertifikasi Tenaga Kerja

Kamis, 21 Maret 2024 - 22:44 WIB

Era Baru Profesionalisme: Bank Mandiri Terima Sertifikat Lisensi LSP

Rabu, 13 Maret 2024 - 04:39 WIB

Seorang WNA Taiwan Hilang, Kapal Pari Kudus dengan 35 Penumpang Terbalik di Perairan Kepulauan Seribu

Senin, 5 Februari 2024 - 18:33 WIB

Penandatanganan MoU Kadin-BNSP: Penguatan Sertifikasi Kompetensi Kerja Nasional

Kamis, 2 November 2023 - 12:00 WIB

Dugaan Pelecehan Siswi SMP di Jakarta Selatan, Polisi Mulai Periksa Terlapor Seorang Oknum Pejabat

Selasa, 25 April 2023 - 17:04 WIB

Panglima TNI Minta Maaf Terkait Viral di Medsos Oknum Tentara Tendang Pemotor Wanita di Bekasi

Rabu, 19 April 2023 - 16:50 WIB

Polisi Gerebek Rumah Penjual Tabung Gas LPG yang Lakukan Kecurangan di Cilincing

Selasa, 18 April 2023 - 15:23 WIB

Libur Panjang, Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Siaga 24 Jam

Berita Terbaru