Ganjar Pranowo Nyatakan Siap Dicapreskan 2024, Inikah Manuver Oligarkhi Menekan PDIP?

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 22 Oktober 2022 - 12:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ganjar Pranowo menyatakan siap untuk maju pada kompetisi pilpres 2024. (Instagram.com/@bapakganjar)

Ganjar Pranowo menyatakan siap untuk maju pada kompetisi pilpres 2024. (Instagram.com/@bapakganjar)

HALLOUPDATE.COM – Ganjar Pranowo akhirnya menyatakan siap untuk maju pada kompetisi pilpres 2024.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 087815557788.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam sebuah wawancara di media.

Nama Ganjar Pranowo memang selalu muncul dalam survey politik presiden 2024.

Survey ini tentunya menjadi modal politik Ganjar untuk mencoba peruntungan maju pada pilpres 2024.

Meskipun secara prestasi dalam memimpin Jawa Tengah Ganjar bisa dianggap gagal, karena Jawa Tengah masuk dalam propinsi termiskin di Pulau Jawa.

Juga munculnya kasus Wadas dimana menjadi catatan pelanggaran HAM di Jawa Tengah.

Jadi sebetulnya tidak alasan yang kuat bagi PDIP untuk memberikan tiket capresnya untuk Ganjar Pranowo. Karena minimnya prestasi Ganjar.

Disamping nama Ganjar juga pernah disebut oleh tersangka korupsi E KTP yang juga mantan Ketua DPR Setya Novanto.

Nama Ganjar memang melejit dari survey survey politik. Tapi siapa pun tahu bahwa survey survey politik itu penuh dengan kepentingan politik juga.

Sehingga adalah hal yang wajar jika keistimewaan PDIP sebagai satu satunya Partai yang dapat mencalonkan presiden sendiri.

Karena suara di parlemen melebihi 20% tidak mau terburu buru mengumumkan siapa capres yang mendapat tiket dari PDIP.

Megawati Soekarnoputri sendiri sebagai Ketua Umum PDIP tentunya akan belajar dari pencapresan Jokowi oleh PDIP.

2

Dimana saat itu tercium kuat bahwa pemberian tiket PDIP kepada Jokowi karena adanya tekanan eksternal kepada PDIP untuk memberikan tiket capresnya kepada Jokowi.

Dan begitu pun yang terjadi saat ini. Terlihat sudah ada semacam pergerakan eksternal orang orang yang mendukung Ganjar sebagai capres.

Baik lembaga survey, kanal kanal sosial media tertentu dan gerakan gerakan di masyarakat yang terlihat sekali ada gerakan yang diorkestrasi untuk mendukung Ganjar sebagai capres dari PDIP.

Gerakan ini bahkan terkesan menekan Megawati dan PDIP untuk memberikan tiket Partainya kepada Ganjar.

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Gubernur yang miskin prestasi tapi mencuat di survey.

Oleh: Achmad Nur Hidayat, Pakar Kebijakan Publik Narasi Institute.***

Klik Google News untuk mengetahui aneka berita dan informasi dari editor Hallo Media Network, semoga bermanfaat

Berita Terkait

Partai NasDem Ungkap Alasan Tak Usung Kader Internalnya untuk Maju di Pilkada DKI Jakarta 2024
Pilkada Jateng, Partai Gerindra Buka Peluang Dukung Pasangan Kaesang Pangarep dan Ahmad Luthfi
Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep Sambangi DPP Partai Golkar, Bahas Seputar Koalisi Partai Politik
Kaesang Pangarep Lebih Berpeluang Menang di Pilkada Jateng Dibanding Jakarta, Begini Penjelasan Pengamat
Soal Usung Kader PDIP Tri Rismaharini untuk Cslon Wagub pada Pilkada Jatim 2024, PKB Beri Penjelasan
Presiden Jokowi Dituding Cawe-cawe Tawarkan Kaesang dalam Pilkada Jakarta, Istana Beri Tanggapan
Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2024, Mohamad Sohibul Iman Diusung PKS Jadi Calon Gubernur Jakarta
Soal PDI Perjuangan Tak Undang Presiden Jokowi di Rakernas, Begìni Respons Tenaga Ahli Utama KSP
Berita ini 6 kali dibaca
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Selasa, 23 Juli 2024 - 07:58 WIB

Partai NasDem Ungkap Alasan Tak Usung Kader Internalnya untuk Maju di Pilkada DKI Jakarta 2024

Kamis, 11 Juli 2024 - 18:01 WIB

Pilkada Jateng, Partai Gerindra Buka Peluang Dukung Pasangan Kaesang Pangarep dan Ahmad Luthfi

Rabu, 10 Juli 2024 - 14:15 WIB

Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep Sambangi DPP Partai Golkar, Bahas Seputar Koalisi Partai Politik

Minggu, 7 Juli 2024 - 17:56 WIB

Kaesang Pangarep Lebih Berpeluang Menang di Pilkada Jateng Dibanding Jakarta, Begini Penjelasan Pengamat

Sabtu, 29 Juni 2024 - 13:49 WIB

Soal Usung Kader PDIP Tri Rismaharini untuk Cslon Wagub pada Pilkada Jatim 2024, PKB Beri Penjelasan

Sabtu, 29 Juni 2024 - 10:55 WIB

Presiden Jokowi Dituding Cawe-cawe Tawarkan Kaesang dalam Pilkada Jakarta, Istana Beri Tanggapan

Senin, 24 Juni 2024 - 08:33 WIB

Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2024, Mohamad Sohibul Iman Diusung PKS Jadi Calon Gubernur Jakarta

Sabtu, 18 Mei 2024 - 10:57 WIB

Soal PDI Perjuangan Tak Undang Presiden Jokowi di Rakernas, Begìni Respons Tenaga Ahli Utama KSP

Berita Terbaru