KPK Perpanjang Penahanan Tersangka Helmut Hermawan, Penyuap Edward Omar Sharif Hiariej

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 2 Januari 2024 - 15:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Edward Omar Sharif Hiariej.  (Dok. Kemenkumham.go.id)

Edward Omar Sharif Hiariej. (Dok. Kemenkumham.go.id)

HALLOUPDATE.COM   – Penyidik KPK perpanjangan penahanan terhadap tersangka penyuap eks Wamenkumham Edward Omar Sharif Hiariej.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 087815557788.

Direktur Utama PT Citra Lampia Mandiri Helmut Hermawan, akan ditahan selama 40 hari ke depan di Rutan KPK.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri menjelaskan, Helmut akan ditahan sampai dengan 4 Februari 2024.

Perpanjangan penahanan dilakukan guna mengumpulkan bukti di dalam proses penyidikan.

“Proses melengkapi berkas perkara penyidikan melalui pengumpulan alat bukti masih terus berlanjut.”

Baca artikel lainnya di sini :Kementerian PUPR Beri Penjelasan Soal Kabar Retakan di Terowongan Cisumdawu Akibat Gempa Sumedang

“Di antaranya memanggil saksi-saksi yang mengetahui persis dugaan perbuatan pidana dari tersangka dimaksud,” katanya, Selasa 2 januari 2024.

KPK telah menetapkan Wamenkumham Edward Omar Sharif Hiariej sebagai tersangka korupsi.

Eddy ditetapkan tersangka dalam kasus suap pengurusan administrasi Hukum Umum di Kemenkumham RI.

Lihat juga konten video, di sini: Bupati Cianjur Herman Suherman Sampaikan Keprihatinan atas Terjadinya Gempa di Sumedang

Komisi antirasuah juga menjerat Yogi Arie Rukmana yang merupakan asisten pribadi Eddy.

Seorang pengacara bernama Yosi Andika Mulyadi pun juga ditetapkan sebagai tersangka.

2

Eddy diduga menerima suap sebesar Rp8 miliar dari Helmut melalui Yogi dan Yosi.

Suap sebesar Rp4 miliar diberikan kepada Eddy untuk membantu Helmut menyelesaikan sengketa kepemilikan PT CLM.

Adapun suap Rp3 miliar diberikan agar Eddy membantu menghentikan penanganan kasus yang menjerat Helmut di Bareskrim Polri.

Helmut juga memberikan sekitar Rp1 miliar agar Eddy maju dalam pencalonan ketua Pengurus Pusat Persatuan Tenis Seluruh Indonesia. ***

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Berita Terkait

9 Orang Pelaku Ancam Pekerja Proyek Pembangunan Bandara VVIP IKN, Polisi Ungkap Kronologinya
Polda Metro Jaya Masih Periksa Beberapa Ahli, Penyidikan Terhadap Aiman Witjaksono Terus Berjalan
Longsor Melanda Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Sebanyak 4 Orang Meninggal Dunia
Tak Hadir Penuhi Panggilan Penyidikdi Bareskrim Polri, Mantan Ketua KPK Firli Bahuri Diminta Kooperatif
Hak Angket Tak Bisa Batalkan Hasil Pemilihan Umum 2024, Begini Penjelasan Pakar Hukum Tata Negara
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto Tekankan Indonesia dan Australia adalah Tetangga yang Baik
Prabowo Subianto Terima Wakil Perdana Menteri Australia, Diberi Ucapan Selamat, Unggul di Pilpres 2024
Daftar Lengkap Susunan Kabinet Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka, Berdasarkan Poster Viral
Berita ini 12 kali dibaca
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Rabu, 28 Februari 2024 - 15:05 WIB

9 Orang Pelaku Ancam Pekerja Proyek Pembangunan Bandara VVIP IKN, Polisi Ungkap Kronologinya

Rabu, 28 Februari 2024 - 11:53 WIB

Polda Metro Jaya Masih Periksa Beberapa Ahli, Penyidikan Terhadap Aiman Witjaksono Terus Berjalan

Selasa, 27 Februari 2024 - 09:03 WIB

Longsor Melanda Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Sebanyak 4 Orang Meninggal Dunia

Senin, 26 Februari 2024 - 11:02 WIB

Hak Angket Tak Bisa Batalkan Hasil Pemilihan Umum 2024, Begini Penjelasan Pakar Hukum Tata Negara

Sabtu, 24 Februari 2024 - 14:40 WIB

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto Tekankan Indonesia dan Australia adalah Tetangga yang Baik

Sabtu, 24 Februari 2024 - 14:30 WIB

Prabowo Subianto Terima Wakil Perdana Menteri Australia, Diberi Ucapan Selamat, Unggul di Pilpres 2024

Rabu, 21 Februari 2024 - 07:08 WIB

Daftar Lengkap Susunan Kabinet Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka, Berdasarkan Poster Viral

Senin, 19 Februari 2024 - 17:46 WIB

Partai NasDem Tanggapi Isu Surya Paloh akan Gabung dengan Koalisi Prabowo – Gibran Usai Bertemu Jokowi

Berita Terbaru